Mohon tunggu...
Alin Maghfirotika
Alin Maghfirotika Mohon Tunggu... Lainnya - mahasiswa

menulis

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

7 Tokoh Autisme Pengubah Dunia

17 November 2022   12:07 Diperbarui: 17 November 2022   12:13 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Autisme tidak berarti bodoh atau ber IQ rendah. Hal ini dibuktikan oleh sejumlah tokoh dunia yang dikenal sangat cerdas bahkan penemu sejumlah produk intelektual yang berperan penting dalam sejarah hidup manusia. 

Albert Einstein

Saintis dunia yang lahir 14 Maret 1879 dan wafat pada 18 April 1955. Tidak ada yang meragukan seberapa cerdasnya dia. Namanya disebut sebagai Bapak Sains Modern yang mengembangkan teori relativitas, satu dari dua pilar utama fisika modern bersama mekanika kuantum. Tidak hanya itu, Einstein bahkan disebut sebagai Bapak Ilmu Pengetahuan yang terkenal seantero dunia. Einstein merupakan penemu rumus kesetaraan massa-energi yang tidak lain dan tidak bukan rumusnya adalah E=mc. Hal tersebut melengkapi bukti-bukti betapa jeniusnya Einstein. Einstein juga pernah menerima nobel fisika pada tahun 1921. Namun ternyata dibalik kejeniusannya itu, Albert Einstein menyandang autisme. Tetapi hebatnya, autisme yang di sandangnya tidak menghalangi kecerdasannya yang ekspert mekanika fisika, mekanika kuantum, kosmologi, dan statistika. Meskipun ia sering gagap dalam menjelaskan teori-teorinya di hadapan publik dan dikenal sebagai seseorang yang tidak bisa berinteraksi sosial dengan baik. 

Sir Isaac Newton

Saintis dunia yang lahir di Lincolnshire pada tanggal 4 Januari 1643 dan wafat 31 Maret 1727 di umur nya yang menginjak angka 84 tahun. Dia mengenalnya sebagai seorang fisikawan, matematikawan, kimiawan, ahli astronomi, filsuf alam, dan teolog. Tidak akan ada satu orang pun yang akan menyangkal bahwa Newton sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan ada yang menyebut bahwa dia merupakan Bapak Ilmu Fisika Klasik. Namun dibalik itu semua ternyata Newton menyandang autisme. Kabarnya semasa sekolah, Newton mempunyai reputasi sebagai anak yang suka melamun. Simon Baron Cohen, seorang peneliti dari Pusat Riset Autisme Universitas Cambridge Inggris menyatakan bahwa Newton menyandang Sindrom Asperger. Sindrom Asperger merupakan salah satu bentuk autisme. Newton kabarnya juga merupakan seseorang yang sulit berbicara dan senang menyendiri juga memiliki kesulitan dalam bersosialisasi. 

Charles Darwin

Tokoh teori evolusi yang lahir di Shrewsbury, Shropshire, Inggris pada tanggal 12 Desember 1809 dan wafat di Downe, Kent, Inggris pada tanggal 19 April 1882 di umurnya yangmenginjak angka 72 tahun. Teori evolusi Darwin akhirnya kini di anggap sebagai komponen integral dari diologo. Darwin mulai dikenal sebagai Bapak Evolusi sejak dia merilis buku yang berjudul "The Origin of Species" yang diterbitkan pada tahun 1959. Buku itu menjelaskan tentang evolusi melalui garis keturunan yang sama sebagai penjelasan ilmiah yang dominan mengenai keanekaragaman di dalam alam. Namun ternyata, Darwin juga termasuk dalam orang yang sejak lama dikenal menyandang autisme. Hal itu menjadi alasan mengapa Darwin lebih suka menyendiri dan sulit berinteraksi serta ia sangat terbatas dalam berkomunikasi dengan orang lain. Charles Darwin bahkan diketahui lebih memilih untuk memakai surat sebagai sarana berkomunikasi dibandingkan berbicara secara langsung dengan orang lain. 

Satoshi Tajiri

Pencipta karakter pokemon yang lahir di Machida, Tokyo pada tanggal 28 Agustus 1965 juga merupakan CEO Game Freak. Salah satu game yang diciptakannya adalah game pokemon yang sempat dimainkan oleh hampir seluruh orang di dunia. Hal itu mungkin sudah cukup untuk menyebut bahwa Satoshi Tajiri merupakan orang yang cerdas dan jenius. Namun ternyata, Satoshi Tajiri juga merupakan penyandang Sindrom Asperger atau penyakit yang masuk kedalam spectrum autisme. Semasa ia kecil hingga remaja, ia suka menjelajahi alam bebas dan ia sangat suka serangga. Diketahui juga, ia suka mengumpulkan serangga, berburu dikolam, ladang, maupun hutan untuk mencari serangga baru dan mencari cara baru untuk menangkap serangga seperti kumbang. Ia memiliki minat dalam mengumpulkan dan mempelajari serangga, sehingga ia mendapat julukan Doktor Bug diantara teman-temannya.

Matt Savage

Musisi musik jazz yang lahir tanggal 12 Mei 1992 ini juga di vonis menyandang Pervasive Development Disorder Unspecified. PDD merupakan kelompok gangguan perkembangan yang biasanya terlihat nyata ketika anak berumur tiga tahun, namun tanda-tanda gangguan ini biasanya sudah terlihat sebelum anak berumur tiga tahun. PDD biasanya mengalami tiga gangguan, yakni gangguan komunikasi, gangguan interaksi, dan gangguan perilaku misalnya repetitif, stimming dan obsesif. Nyatanya saat Matt masih berusia tiga tahun, ia membuktikan jika penderita autisme bisa sama hebatnya dengan orang lain. Matt berhasil menjadi seorang pianis jazz yang dijuluki sebagai Mozart of Jazz. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun