Mohon tunggu...
Alfika InayatulMasruroh
Alfika InayatulMasruroh Mohon Tunggu... Freelancer - Profil

Bio

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Korupsi dalam Perspektif Islam

22 Mei 2019   00:06 Diperbarui: 22 Mei 2019   00:18 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hukum. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Bicara mengenai korupsi yang ada difikiran kita kebanyakan pasti perilaku buruk, memperkaya diri sendiri dengan cara yang tidak baik. Korupsi adalah penyalahgunaan kepercayaan yang diberikan publik atau pemilik untuk kepentingan pribadi. Sehingga, korupsi menunjukkan fungsi ganda yang kontradiktif, yaitu memiliki kewenangan yang diberikan publik yang seharusnya untuk kesejahteraan publik, namun digunakan untuk keuntungan diri sendiri.


Menggukan harta kekayaan dari hasil tindak pidana korupsi sama saja dengan hasil rampasan, hasil curian dan hasil haram lainnya dengan cara mendapatkannya yang sama maka hukum memakainnya juga sama. Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 188. Yang artinya : Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain  diantara kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa urusan hartau itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian dari pada harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa, padahal kamu mengetahui. 

Dalam ayat ini sudah tetulis dengan jelas bahwa larangan mengambil harta orang lain yang didapat dengancara yang batil misalnya dengan cara korupsi, menipu dan mencuri. Harta yag didapat dari hasil korupsi juga bisa disebut dengan harta kekayaan yang didapatkan dari hasil riba. Orang yang menggunakan uang dari hasil yang kharam maka akan mengakibatkan menghalangi terkabulnya sebuah doa, hartanya tidak akan menjadi berkah walaupun sekaya apapun. Allah SWT juga tidak akan menerima sodaqoh seseorang dari hasil korupsi.


Seseorang yang diberi amanah untuk kepentingan masyarakat, maka seharusnya amanah tersebut dijalankan dengan semestinya dan tidak meminta suatu imbalan, karena mengambil sesuatu yang bukan haknya dan lebih mementingkan nafsunya untuk mempunyai sesuatu kekayaan untuk memperkaya diri sendiri dan meminta imbalan yang seharusnya itu bukan haknya adalah sebuah kecurangan.

Korupsi harus ditindak tegas dan diberi hukuman yang pantas dan jangan  angkat orang yang melakukan tindak korupsi. Korupsi apabila kita diamkan akan berdampak sangat buruk bagi kehidupan bangsa dan negara.
Setiap muslim memiliki kewaiban yang sama yaitu untuk memberantas korupsi, karena korupsi adalah salah satu bentuk kemungkaran yang harus diberantas. Maka dari itu kita sebagai muslim kita harus cerdas memilih pemimpin.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun