Mohon tunggu...
Meirri Alfianto
Meirri Alfianto Mohon Tunggu... Seorang Ayah yang memaknai hidup adalah kesempatan untuk berbagi

Ajining diri dumunung aneng lathi (kualitas diri seseorang tercermin melalui ucapannya). Orang Teknik yang jatuh cinta dengan sastra adalah saya

Selanjutnya

Tutup

Viral Pilihan

Viral, Warga Tuban Mendadak Jadi Miliarder Hasil Jualan Tanah untuk Proyek Minyak

18 Februari 2021   08:37 Diperbarui: 18 Februari 2021   08:54 591 55 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Viral, Warga Tuban Mendadak Jadi Miliarder Hasil Jualan Tanah untuk Proyek Minyak
Iring-iringan truk pengangkut mobil yang dibeli warga desa. Gambar: Tribunnews.com

Bagaimana bila tiba-tiba anda menjadi miliarder? Anda memiliki kekayaan yang berlimpah. Lebih dari bayangan anda. Mau dipakai untuk apa uang sebanyak itu? Beli rumah mewah, liburan keluar negeri, keliling dunia dengan kapal pesiar, dinner di restoran bintang lima atau apa? Berandai-andai dulu saja tidak apa-apa. Siapa tahu nanti giliran anda berikutnya yang beruntung seperti kabar viral yang datang baru-baru ini.

Selasa (16/02) kemarin beredar kabar viral mengenai warga desa di Tuban yang memborong 176 mobil. Kabar ini pun telah dikonfirmasi kebenarannya. 

Media beramai-ramai meliput kisah viral tersebut. Warga beramai-ramai membeli mobil setelah mendapatkan uang dari hasil jual tanah yang akan digunakan untuk proyek kilang minyak Pertamina yang bekerja sama dengan Rosneft, Perusahaan asal Rusia. 

Warga dari beberapa desa yakni Desa Sumurgeneng, Wadung, dan Kaliuntu yang tanahnya terkena pembebasan lahan mendapatkan uang hasil penjualan dari tanah tersebut. Jumlahnya tidak main-main. 

Menurut Kepala Desa Sumurgeneng Sugiyanto, rata-rata warga mendapatkan 8 miliar rupiah. Bahkan ada warga yang mendapat 26 miliar dan 38 miliar. PT Pertamina bersama Rosneft membeli lahan dengan harga 600.000-800.000 rupiah per meter. Tentu saja harga yang diberikan ini sudah lebih tinggi dari harga pasaran saat ini di lokasi setempat. 

Di desa Sumurgeneng sendiri ada 225 warga yang mendapatkan uang ganti penjualan tanah. Total lahan yang dibebaskan sebesar 370 Ha. Para warga desa yang mendapatkan uang hasil penjualan mendadak menjadi miliarder. Bukan lagi jutawan.

Nilai penjualan yang tidak sedikit diyakini menjadi pemicu warga membeli mobil baru. Masih menurut penuturan kades, bahkan ada warga yang membeli dua hingga tiga mobil baru. Dari video yang beredar, nampak belasan mobil diangkut menggunakan truk menuju ke desa.  Iring-iringan truk tersebut bahkan mendapatkan pengawalan dari polisi.

"Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang, terakhir kemarin ada 17 mobil" ujar Kades. Jumlah ini tentu saja masih berpotensi bertambah.

Lantas proyek apakah yang dimaksud?

Dilansir dari kompas.com, proyek yang menjadi berkah bagi warga tersebut adalah proyek pembangunan dan pengoperasian kilang minyak yang terintegrasi dengan kompleks Petrokimia (New Grass Root Refinery and Petrochemical/NGRR) yang berlokasi di Kabupaten Tuban. Proyek ini merupakan joint venture antara Pertamina dengan Rosneft (Rusia). 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN