Mohon tunggu...
Meirri Alfianto
Meirri Alfianto Mohon Tunggu... Seorang Ayah yang memaknai hidup adalah kesempatan untuk berbagi

Ajining diri dumunung aneng lathi (kualitas diri seseorang tercermin melalui ucapannya). Orang Teknik yang jatuh cinta dengan sastra adalah saya

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Kencan Online? Kakak Saya Mengalaminya dan Hidup Bahagia

19 Oktober 2020   07:48 Diperbarui: 21 Oktober 2020   12:57 1465 59 17 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kencan Online? Kakak Saya Mengalaminya dan Hidup Bahagia
ilustrasi mendapatkan jodoh lewat kencan online. (sumber: Thinkstock via kompas.com)

Apakah menurut anda menemukan jodoh disebuah aplikasi perjodohan itu tabu?

Atau mungkin ada yang beranggapan bahwa orang yang menggunakan situs kencan online adalah orang yang tidak"laku"?

Bagi sebagian orang mungkin masih terasa aneh bagaimana bisa menikah dengan orang yang sebelumnya tidak dikenal. Mungkin ada keraguan karena belum mengenal secara personal. 

Apakah orang yang dikenal lewat aplikasi itu baik atau tidak. Bagaimana jika dia mempunyai masa lalu yang buruk, bagaimana pula bila dia mempunyai tabiat yang buruk, dan segala macam pertanyaan bernada kekhawatiran lainnya. 

Sebenarnya wajar saja karena ini cerita tentang pencarian pasangan hidup, bukan mencari teman. Pasangan hidup dalam hal ini suami atau istri. Tentu saja orang mengidam-idamkan sebuah pernikahan yang berbahagia dan langgeng. 

Pernikahan sekali seumur hidup. Sebuah ikatan percintaan yang hanya bisa terpisahkan oleh maut. Tidak ada bukan yang berkeinginan cerai ketika baru akan menikah?

Sejatinya dulu pun saya juga tidak familiar dengan situs kencan online. Malahan saya tidak tahu ada situs semacam itu. Baru kemudian kisah cinta kakak perempuan terkasih saya membukakan mata saya bahwa situs ini sungguh ada. 

Kisah percintaan kakak saya bak roller coaster. Menghujam turun seakan dihempaskan begitu saja dari langit kemudian diangkat kembali dan menjadi sebuah kisah yang indah pada waktunya. 

Ia sempat mengalami kisah yang amat pahit. Pernikahan yang sudah didepan mata batal akibat calon suaminya tiba-tiba memutuskan membatalkan acara pernikahannya. 

Laki-laki pecundang itu menyatakan keinginannya untuk batal nikah hanya lewat sebuah pesan singkat (SMS)! Ia tak pernah kembali lagi. Itu adalah momen yang amat berat bagi keluarga kami. Sebab acara pernikahan sudah mulai dipersiapkan. 

Walau masih 6 bulan, tapi gedung sudah dipesan, catering sudah dibayar, rias pengantin dan segala macam ubo rampe seserahan (perlengkapannya seserahan) sudah siap. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN