Mohon tunggu...
Naufal Alfarras
Naufal Alfarras Mohon Tunggu... leiden is lijden

Blogger. Jurnalis. Pesilat. Upaya dalam menghadapi dinamika global di era digitalisasi serta membawa perubahan melalui tulisan. Jika kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah. Ig: @naufallfarras

Selanjutnya

Tutup

Digital Artikel Utama

Antara Google Maps dan Mitigasi Bencana Indonesia

12 Juni 2019   11:44 Diperbarui: 12 Juni 2019   13:37 0 7 0 Mohon Tunggu...
Antara Google Maps dan Mitigasi Bencana Indonesia
Sumber ilustrasi: Pixabay.com/Tumisu

Selain dikenal akan keindahan alamnya, Indonesia juga dikenal sebagai negara yang rawan terhadap bencana alam. Berada di ring of fire sebuah jalur tempat dan berkembangnya gunung api serta berada di jalur gempa bumi teraktif di dunia.

Disamping itu, potensi terjadinya bencana letusan gunung api, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, dan banjir bisa hadir setiap saat. Untuk meminimalisir dampak kerugian bencana alam yang terjadi maka diperlukan mitigasi bencana yang terencana.

UU Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana, mitigasi adalah suatu rangkaian upaya yang dilakukan untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun memberikan kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi bencana.

Sering dijumpai adanya dampak lanjutan selepas terjadinya bencana alam maupun ketika bencana alam tersebut sedang berlangsung. Salah satu yang kerap terjadi adalah gangguan terhadap akses lalu lintas jalan.

Meningkatnya volume kendaraan menjadi penyebab kemacetan hingga putusnya akses jalan akibat bencana alam yang terjadi. Untuk mengatasi hal ini, masyarakat biasanya memanfaatkan smartphone yang menyediakan berbagai kemudahan.

Fitur Terbaru Google Maps
Aplikasi Gogle Maps telah menawarkan berbagai kemudahan yang membantu pengguna saat berkendara atau berpergian ke suatu lokasi. Salah satu fitur yang cukup membantu adalah menunjukkan jalur lalu lintas tercepat.

Dalam meningkatkan pelayanannya, Google Maps telah memperbarui fitur SOS Alert dengan tujuan memberi informasi kepada penggunanya berkaitan daerah yang mengalami musibah bencana alam dengan tepat.

Sebelumnya, SOS Alert yang dimiliki Google Maps telah diperkenalkan sejak dua tahun lalu. Fitur tersebut akan menyajikan informasi penting apabila di wilayah tersebut sedang terjadi bencana alam.

Pembaruan fitur berupa informasi visual selama bencana alam dan sistem peringatan navigasi yang akan membantu pengguna dalam menentukan rute terbaik di wilayah terkena dampak bencana alam.

Adapun tiga jenis bencana alam yang baru dapat diinformasikan adalah bencana gempa bumi, badai, dan banjir.

The Verge mengungkapkan, pasca kejadian gempa bumi, informasi yang akan ditampilkan Google Maps berupa dengan menunjukkan jarak lokasi pengguna dengan pusat gempa, kekuatan gempa, dan daerah yang terkena dampak gempa bumi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x