Mohon tunggu...
Alex Raharjo
Alex Raharjo Mohon Tunggu... Freelancer - Laki-Laki

Freelancer, Followback, Comment back.

Selanjutnya

Tutup

Bola

Ade Armando Salahkan Aremania atas Tragedi Kanjuruhan

4 Oktober 2022   21:43 Diperbarui: 4 Oktober 2022   22:12 99 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar : Screenshot CokroTV

Pegiat media sosial Ade Armando kritik keras oknum supporter Aremania yang turun ke lapangan. 

Melalui konten video YouTube di chanel CokroTV Ade Armando terlihat menyalahkan supporter sepakbola Indonesia yang keterlaluan. Hal ini membuat murka pecinta sepakbola bahkan masyarakat umum lantaran dinilai kurang empati terhadap korban.

"Mereka sombong, bergaya preman, menantang, merusak dan menyerang. Gara-gara merekalah peristiwa itu terjadi", ungkap Ade Armando.

Terlihat Ade Armando tidak menyalahkan aparatur keamanan pertandingan sedikitpun.

"Apakah polisi memukuli supporter, menganiaya, menembaki pendukung Arema? Sama sekali tidak ada," Ucap Ade.

Berlawanan dengan banyak video yang beredar di media sosial bahkan tidak sedikit yang mengecam tindakan berlebihan yang dilakukan kepolisian karena menembak gas air mata ke tribun yang jelas-jelas keadaan di tribun aman dan nyaman, tidak adanya kericuhan terjadi.

Atas tragedi memilukan yang terjadi di Kanjuruhan, kini menjadi tragedi terbesar kedua dunia setelah tragedi di Peru yang memakan korban jiwa 328 dan tragedi Kanjuruhan memakan korban 187 korban jiwa.

Korban Gambar - Seastats
Korban Gambar - Seastats

Semoga dengan tragedi Kanjuruhan menjadi titik balik sepakbola Indonesia dengan mampu belajar dari kejadian yang menyayat hati seluruh masyarakat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan