Mustafa Kamal
Mustafa Kamal pegawai negeri

Abdinegara/Apa adanya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Kartu Kuning untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

13 Februari 2018   22:45 Diperbarui: 15 Februari 2018   04:28 1144 5 2
Kartu Kuning untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Foto ilustrasi (TRIBUN MEDAN/JEFRI SUSETIO)

Persoalan pendidikan bukan persoalan main-main. Pendidikan adalah soal serius yang mestinya dikelola juga dengan serius.  Tapi yang terjadi malah terkesan main-main. Kementerian pendidikan selalu sering membuat program coba-coba.  Program coba-coba itu antara lain:

1) Pelaksanaan Kurikulum 2013.

Setelah dilaksanakan bertahap pada awalnya, lalu datang instruksi dilaksanakan menyeluruh. Kemudian muncul berbagai kritikan dan keluhan, akhirnya di hentikan. Setelah ganti menteri dilanjutkan kembali secara bertahap kini ada rumor lagi bakal lagi diganti dengan kurikulum baru.  What?

2) Program Full Day

Sempat heboh sekolah full day bahkan beberapa sekolah sudah melaksanakan, karena mucul berbagai permasalahan akhirnya di tangguhkan pelaksanaannya, lalu tiada lagi kabar beritanya. Di lapangan satu-satu sekolah mulai melaksanakan full day sendiri. Lalu untuk apa ditangguhkan? kalau pada akhirnya dibebaskan begitu saja, terserah sekolah masing-masing mau full day atau tidak. Tak jelas!

Ilustrasi: Shutterstock
Ilustrasi: Shutterstock

3) Ujian Nasional (UN)

Ujian Nasional sebelumnya penentu kelulusan, lalu datang demo yang memprotes bagaimana mungkin kelulusan hanya ditentukan oleh UN yang hanya beberapa hari, lalu apa gunanya sekolah bertahun-tahun? Akhirnya UN tidak lagi penentu kelulusan. UN hanya untuk pemetaan. Lucunya hingga kini hasil pemetaan itu tidak nampak kemanfaatannya. Sedang UN terus dilaksanakan setiap tahun dengan biaya yang tidak sedikit tapi hasilnya tidak ada. Parah!

4) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)

Sekarang muncul lagi instruksi baru semua mata pelajaran di USBN-kan. Menurut POS-nya Akan ada soal dari pusat sebanyak 25%, sedang 75% nya lagi disusun oleh MGMP. Persoalannya hingga kini soal dari pusat tersebut belum dirilis. Jangan kan soal, kisi-kisi soal pun masih banyak yang belum dirilis oleh BSNP terutama mapel Dasar Kejuruan untuk SMK. 

Para guru sudah risau apalagi guru-guru yang di kabupaten/kota nya tidak ada MGMP seperti guru-guru produktif di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seperti diketahui dalam satu kabupaten/kota jarang ada MGMP guru mata pelajaran produktif. Sedang jadwal untuk tiga kegiatan ujian seperti USBN. UN dan UKK  harus dilaksanakan dalam rentang waktu 19 Maret - 28 April 2018. 

 Kapan pelaksanaanya terserah satuan pendidikan masing-masing-masing. Bertanya ke dinas pendidikan provinsi jawabannya selalu kita semua menunggu dari pusat.  USBN ini pun terkesan mendadak di instruksikan,  sehingga semua terkejut dan kalang kabut! 

5) Tindak Kekerasan oleh Siswa/wali murid terhadap guru

Terakhir, masalah kekerasan siswa/wali murid terhadap guru bahkan ada guru yang meninggal juga persoalan sangat serius yang harus dicari permasalahannya. Kenapa bisa terjadi? 

Demikianlah raport kementrian pendidikan, yang barangkali memang pas untuk dikasih kartu kuning!