Hijau

Dinas Pertanian Bondowoso Tidak "Atanih Pencitraan"

9 Agustus 2017   00:59 Diperbarui: 9 Agustus 2017   01:05 298 0 0
Dinas Pertanian Bondowoso Tidak "Atanih Pencitraan"
kepekkeran botanik

Apa kabar Pertanian Bondowoso ?

Apa kabar Program Satu Kecamatan Sepuluh Hektar Lahan Organik yang dimotori Dinas Pertanian ?,

Ya, semoga bukan sekedar pencitraan saja agar dicap telah bekerja dgn baik, amin.

Sekelumit tentang Pertanian Organik di Bondowoso (baca ya he)...

Konsep Bondowoso Pertanian Organik atau disingkat "Botanik" pertama kali digagas Bupati Amin Said Husni pada 2008 lalu.

Dan, saat ini, sudah ada sekitar 40 hektar lahan pertanian ORGANIK MURNI yang ada di Bondowoso.

Rinciannya tercatat, sampai saat ini, jumlah lahan pertanian organik di Bondowoso berjumlah 128 hektare lahan bersertifikat organik nasional dan 40 hektare diantaranya masih dalam proses mendapatkan sertifikat organik.

Dari tahun 2008 sampai 2016 akhir-2017 awal, jumlah lahan pertanian organik dalam jangka waktu 9 tahun tersebut masih sampai pada jumlah 128 hektar.

Kenapa ya 9 tahun baru 128 hektar ?

Nah, untuk pengembangan lahan pertanian organik harus dilakukan uji kelaikan lahan yang akan menjadi tempat penanaman tanaman organik. TAK MUDAH, karena banyak persyaratannya. (silahkan googling)

Kembali ke Program 10 Hektar Per Kecamatan. Jika 10 hektar per Kecamatan, artinya,

10 x 23 kecamatan di Bondowoso, hasilnya 230 hektar lahan pertanian organik baru di Bondowoso.

Oh ya, dikurangi satu kecamatan Sempol/Ijen tak masuk program pengembangan tersebut. Jadi, ada 220 hektar lahan baru nih.

Jadi total garapan yang AKAN (entah jadwal pastinya kapan he) dikerjakan sejumlah 220 hektar. Catat !!!


Lanjut ya he...


Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Munandar, di tahun 2017 ini berjanji mulai mengerjakan program Satu Kecamatan Sepuluh Hektar Lahan Pertanian Organik.

Sayangnya pernyataan itu jauh dari kepastian. Bersembunyi dibalik kata mencanangkan, akan mengerjakan, dst...

Jika memang serius mengimplementasikan program Botanik yang digagas Bupati, jelaskan juga kepada masyarakat di desa apa saja di tiap tiap kecamatan itu dan lengkap dengan jadwal pengerjaannya ya he

Semoga pernyataan tersebut bukan pernyataan yang hanya sebatas pencitraan belaka.


Selamat bekerja. Bravo Botanik he


#alangalangbws