Mohon tunggu...
Akmal Faza Qurhaj Laksono
Akmal Faza Qurhaj Laksono Mohon Tunggu... mahasiswa produktif dan unggul

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga 20107030014 Tangerang Kota, Banten Sepak Bola, Futsal, badminton SUCCES IS MY RIGHT

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kalahkan PSG, Manchester City Lolos Melaju Partai Final

5 Mei 2021   07:44 Diperbarui: 5 Mei 2021   07:51 65 1 0 Mohon Tunggu...

Pertandingan sengit kembali terjadi pada leg kedua antara PSG vs Manchester City dini hari tadi. Bertandang ke kandang Manchester city, PSG membawa keyakinan penuh untuk bisa meraih poin penuh dan bisa meraih tiket menuju partai final. Alih- alih demikian ternyata harapan tersebutpun kandas, PSG malah harus kembali bertekuk lutut pada sang tuan rumah dengan skor yang menjanjikan 2-0, sehingga tim asuhan Maurichio Pochetino tersebut harus pulang kampung lebih dulu.

Sebelumnya pada leg pertama, Manchester city berhasil memanfaat kesempatan emas dengan memenangkan pertandingan tandang dengan skor 2-1, bertandang ke kandang PSG, Manchester city berhasil tampil apik sehingga membuat tuan rumah kualahan. Jadi, agregat pada pertandingan semifinal liga champions tahun ini antara PSG dan Manchester city yaitu 4-1, dengan demikian Manchester city berhasil lolos ke babak final.

Bermain di kandang sendiri Manchester city tampil dengan sangat dominan, anak asuhan Pep Guardiola sering kali menciptakan peluang yang berarti, serangan demi serangan terus di gencarkan ke pertahanan PSG, akhirnya pada menit ke 11 manchester city berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Riyad Mahrez memanfaatkan bola muntahan dari shootingan Kevin De Bruyen yang masih berhasil dihalau oleh salah satu tembok pertahanan PSG sehingga akhirnya bola berada di kaki Mahrez lalu ia menembakan bola tersebut dengan keras, keler Navas pun tidak mampu menghalau bola, sehingga gol pun terjadi untuk keunggulan Manchester City 1-0.

PSG yang berupaya mengejar ketertinggalan terus selalu mencari cara untuk membongkar pertahanan Manchester city, pada menit ke 17, sundulan Marquinhos yang mendapatkan umpan silang dari Angel Dimaria masih membentur tiang gawang, lalu semenit kemudian gentian giliran Angel Dimaria yang memanfaatkan ketelodoran dari Kevin De Bruyne, Dimaria berhasil merebut bola darinya kemudian melepaskan shootingan dari jarak jauh, namun sayangnya shootingannya tersebut masih melebar.

Manchester city mebiarkan para pemain PSG untuk mendominasi pertandingan, menguasai ball possesion dengan tenang, namun tidak sedikitpun para pemain Manchester city memberikan cela yang menguntungkan bagi pemian PSG. Pertahankan manchester city cukup rapat dan disiplin sehingga membuat para pemain PSG kesulitan untuk menembusnya. Skor 1-0 bertahan sampai waktu babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, para pemain PSG masih menguasai penguasaan bola bahkan mereka berani untuk memain-mainkan bola di pertahanan sendiri, namun mereka tidak satupun berhasil menciptakan peluang yang berarti ke gawang Ederson. Justru sebaliknya pertahanan PSG harus menerima gempuran dari serangan-serangan yang dilontarkan oleh para pemain Manchester city sampai-sampai Keler Navas harus susah payah jatuh bangun untuk menepis shootingan shootingan dari Foden dan kawan-kawan.

Merasa kurang puas dengan kinerja ujung tombak pemain-pemain PSG, Maurichio pochetino akhirnya menarik keluar dua pemain sekaligus yaitu dengan mengganti Icardi yang digantikan oleh Moise Kean serta Ander Herrera yang digantikan oleh Julian Draxler, dengan tujuan agar bisa memberikan hasil yang lebih baik dan memerikan angin segar bagi serangan-serangan PSG di waktu-waktu yang tersisa. 

Ternyata niat baik seperti itu pupus, setelah Mahrez berhasil mencetak gol yang keduanya menggandakan keunggulan Manchester city. Berawal dari serangan balik yang di bangun melalui kaki De Bruyne dan Foden yang bisa umpan satu dua, lalu akhirnya didepan gawang Foden mengirim umpan tarik ke tiang jauh yang sudah ditunggu oleh Mahrez sehingga gol pun terjadi lagi pada menit ke 63, Coach Pep Guardiola berselebrasi atas gol yang telah diciptakan oleh anak asuhnya.

Selanjutnya, PSG semakin terpuruk dengan ketertinggalan agregat yang semakin menjauh 4-1, para pemain PSG pun mulai terpancing emosi dengan situasi keadaan yang ada, terbukti pada menit ke 69 Angel Dimaria terpaksa harus keluar lapangan terlebih dahulu sebelum pertandingan usai, karena wasit menghukumya dengan kartu merah atas perilaku yang tidak sepantasnya ia lakukan yaitu menginjak kaki Fernandinho di luar lapangan saat ingin melakukan Throw in.

Kemudian, setelah tragedi tersebut para pemain dari masing-masing tim baik pemain-pemain PSG maupun pemain-pemain Manchester City sama-sama saling terpancing emosi satu sama lain, sehingga sering kali kontak fisik terjadi bahkan sampai adu mulut sehingga ada beberapa pemain yang diberikan kartu kuning oleh wasit, diantaranya 3 pemain dari PSG yaitu Danilo Pereira, Kimpembe dan Marco Verratti serta dua pemain dari Manchester city yaitu Kevin De Bruyne dan Oleksandr Zinchenko.

Pada menjelang akhir pertandingan babak kedua, Pep Guardiola mengatur strategi cerdik dengan memasukan dua pemain sekaligus yaitu Raheem Sterling dan Gabril Jesus yang menggantikan Bernando Silva dan Kevin De Bruyne, hal tersebut untuk menjaga-jaga agar masing-masing pemain bisa menjaga stamina, atau juga itu sebagai strategi untuk mengulur-ngulur waktu atau bahkan coach Pep ingin menambah pundi-pundi gol bagi mancheter city dengan memasukkan amunisi tenaga-tenaga baru, jiwa-jiwa muda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN