Mohon tunggu...
akhmedz faqotz
akhmedz faqotz Mohon Tunggu... 19170066

Manusia biasa

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Peran Psikologi Perkembangan dalam Pembelajaran

5 Mei 2020   13:09 Diperbarui: 5 Mei 2020   13:13 21 0 0 Mohon Tunggu...

Teori Belajar

Teori belajar dalam dunia psikologi merupakan konsep kerangka kerja dalam psikologi yang berkaitan dengan bagaimana cara pengetahuan dapat diserap, kemudian diproses dan lalu dipertahankan dalam proses pembelajaran. 

Pengaruh kognitif, emosional dan lingkungan serta pengalaman sebelumnya juga merupakan faktor - faktor yang menjalankan peranan penting dalam memahami atau menggambarkan pandangan global, dan juga merupakan hal-hal yang diperoleh dan pengetahuan serta keahlian dipertahankan lalu dikembangkan.

Selain di dalam dunia psikologi pendidikan, masih terdapat beragam teknik yang digunakan untuk mengamati secara langsung fungsi dari otak manusia pada saat proses belajar mengajar, seperti event-related potential dan functional magnetic resonance imaging yang telah digunakan dalam penerapan ilmu syaraf pendidikan. 

Pada tahun 2012, riset-riset tersebut telah mulai mendukung teori akan adanya kepadaian yang meningkat, di mana pembelajaran dilihat sebagai interaksi di antara berbagai area fungsional yang berbeda dalam otak, masing - masing dengan kekuatan dan kelemahan tertentu yang berbeda-beda antara satu peserta didik dengan peserta didik lainnya.

Adapun berbagai teori-teori dalam belajar secara umum dapat dilihat dalam pembahasan sebagai berikut :

Teori Klasik.Dalam teori ini masih terdapat 2 macam teori, yaitu :

  • Plato (428-347 SM).Dalam teori ini otak digambarkan seperti computer dan pernyataan bahwa pengetahuan sudah ada pada saat lahir dan semua informasi yang dipelajari oleh seseorang semata-mata hanyalah pemusatan perhatian kembali akan sesuatu yang telah dipelajari sebelumnya. Teori ini lalu dinamakan sebagai teori pemusatan perhatian atau Platonic epistemology.

  • Namun teori Plato ini juga menimbulkan lebih banyak pertanyaan tentang pengetahuan. Salah satu pertanyaan yang paling utama adalah, jika manusia hanya dapat mempelajari suatu hal yang sudah kita ketahui sebelumnya di dalam jiwa, lalu bagaimanakah jiwa manusia mendapatkan pengetahuan tersebut pada awalnya? Teori Plato sepertinya agak berbelit-belit akan tetapi tetap juga merupakan teori yang dipakai untuk membantu menjelaskan tentang pengetahuan hingga saat ini

  • John Locke (1632-1704).menawarkan sebuah jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan oleh Plato, . Menurut John Locke, manusia dilahirkan ke dunia ibarat selembar kertas yang putih bersih, yaitu pada saat dilahirkan manusia tidak memiliki pengetahuan apapun. Walaupun demikian, John Locke meyakini bahwa ada sesuatu yang telah dimiliki oleh manusia sehak lahir yaitu kekuatan mental.

  • Menurut pandangan dari John Locke, kekuatan mental tersebut merupakan kemampuan biologis yang telah ada sejak manusia dilahirkan sebagai bayi, seperti bagaimana seorang bayi mengetahui mengenai fungsi biologis tubuhnya pada saat ia dilahirkan. 

  • Begitu seorang bayi dilahirkan, ia akan mendapatkan berbagai pengalaman dari lingkungan sekitarnya yang lalu seluruh pengalaman tersebut tertanam dalam memori sang bayi. Dan seluruh pengalaman tersebut akhirnya akan berujung pada ide-ide yang abstrak dan kompleks. Teori ini masih merupakan sebuah teori yang sering dipergunakan untuk memahami proses belajar pada saat ini.

  • Teori Pengkondisian Klasik.Dalam teori ini Ivan Pavlov secara tidak sengaja menemukan tentang salah satu jenis pembelajaran, yaitu pengkondisian klasik. Riset Pavlov bertujuan untuk dapat mengerti dengan lebih baik mengenai pola pencernaan pada anjing.

  • Pada dasarnya penemuan ini mendukung ide yang menyatakan bahwa manusia dapat membangun respon untuk berbagai stimulus yang  terjadi bukan secara alamiah. Sama pada saat kita menyentuh benda panas seperti api pada kompor, secara naluriah kita akan menarik tangan kita. Hal ini terjadi tanpa melalui proses pembelajaran.

  • Teori Pengkondisian Instrumental.Teori Belajar selanjutnya adalah pengkondisian instrumental. Jenis pembelajaran lainnya memiliki banyak kemiripan dengan jenis pembelajaran dengan pengkondisian klasik seperti yang sudah dibahas sebelumnya, disebut sebagai pengkondisian instrumental atau pengkondisian operant. 

  • Istilah operant yang berasal dari bahasa Inggris yang mengacu kepada bagaimana suatu organisme dapat beroperasi di dalam sebuah lingkungan tersebut. Oleh karena itu, maka pengkondisian instrumental dating dari bagaimana cara suatu individu memberikan respon terhadap apa yang dihadapi dalam lingkungannya. Dari ini dapat disimpulkan sebagai pemikiran bahwa pembelajaran merupakan akibat alamiah dari tindakan kita.

  • Teori Belajar Sosial.Teori belajar ini pada awalnya dikemukan oleh Neil E. Miller dan John Dollard pada tahun 1941. Menurut Miller dan Dollar, individu yang sering belajar perilaku sosial dengan cara mengamati perilaku orang lain dan konsekuensi dari perilaku mereka. Albert Bandura kemudian memperluas pada pekerjaan Miller & Dollard ini, dengan memberikan pernyataan bahwa belajar merupakan proses kognitif yang terjadi dalam konteks sosial dan dapat terjadi secara alamiah melalui observasi atau instruksi langsung, meskipun tanpa adanya perbuatan yang ditirukan atau dihasilkan secara motorik atau penguatan secara langsung.

Teori ini telah memperluas teori-teori tradisional tentang perilaku , yang mengungkapkan bahwa perilaku diatur hanya oleh penguatan, dengan cara menempatkan penekanan pada peran penting dari berbagai macam proses internal dari individu yang sedang dalam proses belajar.

Adapun juga teori belajar lainnya selain yang telah disebutkan, yakni teori yang telah dikembangkan untuk tujuan yang lebih spesifik. Misalnya, andragogy adalah seni dan ilmu untuk membantu orang dewasa belajar. Connectivism merupakan teori baru belajar dalam jaringan yang berfokus pada pembelajaran sebagai pembuat koneksi. Teori belajar sebagai jaringan atau (LaaN) dibangun berdasarkan connectivism, teori kompleksitas, dan pembelajaran double loop. Hal ini dimulai dari para pelajar dan memandang belajar sebagai penciptaan terus-menerus dari jaringan pengetahuan pribadi.

Psikologi perkembangan.

Psikologi perkembangan merupakan ilmu yang mempelajari perilaku individu dalam perkembangannya dan latar belakang yang dapat mempengaruhinya. Definisi psikologi perkembangan juga dapat didefinisikan sebagai suatu ilmu psikologi yang membahas tentang masalah - masalah perkembangan manusia mulai sejak dari usia awal pembentukan sampaidengan usia akhir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x