Mohon tunggu...
Akbar Hidayat
Akbar Hidayat Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Ingin meningkatkan wawasan dan menjadi penulis yang baik dan benar.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tradisi Balapan Kuda Kota Bima: Mengukir Kepiawaian dalam Kecepatan dan Kebudayaan

4 November 2023   09:58 Diperbarui: 4 November 2023   11:50 307
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Pacuan Kuda diKota Bima (sumber: https://images.app.goo.gl/jmdc8JVyDQH7VSmx6) 

Di tengah hamparan indah Pulau Sumbawa, Indonesia, terletak sebuah kota yang menyimpan tradisi unik dan menarik dalam balapan kuda yang dikenal sebagai Kota Bima. Artikel ini akan membahas tradisi balapan kuda yang khas di Kota Bima, serta makna dan kebudayaan yang melekat pada acara ini.

Balapan kuda di Kota Bima adalah warisan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad. Sejarahnya mencerminkan hubungan erat antara masyarakat setempat dan kuda sebagai hewan berharga. Kuda tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai simbol status dan kekuatan dalam masyarakat. Balapan kuda di Kota Bima memiliki akar yang dalam dan menjadi bagian penting dari budaya dan tradisi suku Bimanese. Selama berabad-abad, balapan kuda telah menjadi pusat perhatian dalam berbagai acara adat, festival, dan perayaan yang merayakan keberhasilan pertanian, pernikahan, dan berbagai momen penting dalam kehidupan masyarakat.

Makna dan Signifikansi Balapan Kuda di Kota Bima

Balapan kuda di Kota Bima memiliki banyak makna dan signifikansi bagi masyarakat setempat:

1. Budaya dan Identitas : Tradisi balapan kuda adalah bagian integral dari identitas masyarakat suku Bimanese. Ini membantu menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya, sejarah, dan keterampilan tradisional dari satu generasi ke generasi berikutnya.

2. Kompetisi dan Kepiawaian : Balapan kuda adalah bentuk kompetisi yang memamerkan kecepatan dan keterampilan kuda serta kemampuan joki. Ini memungkinkan pemilik kuda untuk membuktikan kualitas kuda mereka.

3.  Konservasi Ras Kuda Lokal : Balapan kuda membantu melestarikan dan mempromosikan ras kuda lokal yang telah berkembang selama bertahun-tahun. Ini mendukung upaya pelestarian dan pemuliaan kuda lokal yang kuat dan tahan terhadap kondisi lingkungan setempat.

Proses Balapan Kuda di Kota Bima

Balapan kuda di Kota Bima memiliki beberapa tahapan yang menarik, termasuk:

1. Persiapan Kuda : Sebelum balapan, kuda-kuda yang akan bertanding dipersiapkan dengan baik. Ini termasuk latihan, perawatan, dan pemberian makanan yang tepat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun