Mohon tunggu...
Aji Setiawan
Aji Setiawan Mohon Tunggu... Belajar

Belajar

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Mahasiswa UPGRIS Mengajak Bercocok Tanam di Area Sekolah sebagi Kegiatan Positif di Era New Normal

16 September 2020   19:45 Diperbarui: 16 September 2020   19:54 3 0 0 Mohon Tunggu...

Wiyanto, Mahasiswi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam KKN-Tematik Covid-19 Kelompok 01 melakukan kegiatan  mengajak bercocok tanam diarea sekolah sebagi kegiatan positif di era new normal di wilayah Desa tumbrep  Kecamatan bandar Kabupaten Batang. KKN-Tematik Covi-19 ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Agustus-17 September 2020.

Ilustrasi bercocok tanam, di area skolahan, kegiatan ini di ambil sebelum batang zona Oren,dan siswa masih tetap skolah. meskipun di jadwal masuknya, tujuannya agar tidak terlalu banyak siswa yang di ruangan dan bisa juga memutus rantai penyebarang covid 19 ini.

Pada masa pandemi virus corona di Indonesia ini masyarakat diminta untuk di rumah saja, kecuali keluar rumah untuk hal-hal penting.

Selama di rumah saja, banyak yang mencoba hobi-hobi baru. Di media sosial, berbagai cerita soal aktivitas di rumah saja pun dibagikan. Salah satunya bercocok tanam. Tak sedikit yang menjadi kreatif dalam bercocok tanam, terutama yang memiliki lahan terbatas.  

Ketua Program Studi Magister Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) Hadi Susilo Arifin mengatakan, keterbatasan lahan bukan menjadi alasan untuk tidak bercocok tanam. Menurut dia, ada beberapa teknologi yang bisa dimanfaatkan tanpa membutuhkan lahan luas.

"Karena ada teknologi-teknologi, misalnya vertical garden atau yang biasa dikenal dengan vertikultur, menanam dengan memanfaatkan ruang ke atas," kata Hadi

"Penanaman ini saya terapkan kepada siswa siswa SD kelas 6 SD tumbrep 02 selain itu juga tujuan penanaman yang dilakukan oleh anak-anak SD untuk melakukan edukasi supaya sedikit tau tentang penanaman dengan hidroponik,dan juga bisa di terapkan di rumah masing masih,supaya juga mengurangi bermain hp dan ada tenaga yang di keluarga setidaknya untuk menambah daya tahan tumbuh di masa pandemi ini yang sangat membutuhkan tubuh sehat dan pola hidup sehat supaya tidak terkena virus corona". Kata wiyanto

Kuliah Kwrja Nyata-Tematik (KKN-T) Covid-19 Literasi dan Numerasi 2020 yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) berkolaborasi dengan satuan tugas penanganan covid-19 Bada Nasinal penanggulangan Bencana (BNPB), Asosiasi Institude Pendidikan kedokteran Indonesia (AIPKI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI).

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x