Mohon tunggu...
AISYAH FITRIANA
AISYAH FITRIANA Mohon Tunggu... mahasiswa

desain interior uns

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19

10 Juli 2020   07:36 Diperbarui: 10 Juli 2020   07:35 9 2 0 Mohon Tunggu...

KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 : Bentuk Nyata Kepedulian Mahasiswa UNS terhadap Wabah Covid-19

Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS 2020 -- tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Akibat pandemic Covid-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta merubah pelaksanaan program KKN 2020. Semua agenda yang telah disusun rapi berubah total akibat adanya pandemi. Kegiatan KKN UNS pada tahun ini mengusung tema UNS Tanggap Wabah Covid-19 dan di laksanakan di wilayah masing-masing mahasiswa demi tetap terlaksananya program KKN yang sesuai dengan himbauan pemerintah untuk tetap Stay at Home. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih selama 32 hari pada bulan Mei-Juni 2020.

Pada Tahun ini, KKN UNS memberikan banyak piihan subtema yang dapat dipilih oleh mahasiswa terkait dengan langkah melawan Covid-19. Diantara banyak pilihan tema yang diberikan, tema yang saya pilih adalah Supporting Pemahaman Masyarakat Terhadap Covid-19. Tema ini bertujuan untuk memberi edukasi, informasi berdasarkan data ilmiah guna mencegah penyebaran dan pegendalian virus Covid-19 yang tengah meresahkan masyarakat saat ini.

Lokasi tempat saya melaksanakan kegiatan ini adalah daerah tempat tinggal saya di Dusun Tlobong RT03/RW09 Tlobong, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Disinilah saya mencurahkan segala bentuk kepedulian saya terhadap warga setempat dalam menghadapi wabah Covid-19 dengan berbagai program yang telah berhasil saya laksanakan dengan bantuan dan kerjasama dari warga setempat dan dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Prof. Dr. Ir. Sudibya, M. S.

Adapun program yang telah berhasil saya laksanakan antara lain : Menambah pengetahuan masyarakat mengenai Covid-19 melalui pembuatan buku saku Paduan pencegahan Covid-19 dan penyebaran informasi melalui sosial media dan grup chat, Peningkatan kesadaran warga untuk senantiasa mengenakan masker melalui pembuatan spanduk dan pembagian poster, Membangun kebiasaan warga untuk senantiasa menjaga kebersihan melalui pembuatan tempat cuci tangan dan kegiatan membuat handsanitizer bersama ibu-ibu PKK.

Dari semua kegiatan tersebut ada kegiatan yang menarik antusiasme masyarakat dan mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun ada satu kegiatan yang kurang mendapat respon masyarakat yaitu mengenai penyampaian informasi melalui sosial media dan grup chat.

VIDEO PILIHAN