Mohon tunggu...
Aini Putri Mahanani
Aini Putri Mahanani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta

-

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pertemuan Tatap Muka Dimulai?

16 Oktober 2021   02:38 Diperbarui: 16 Oktober 2021   05:48 90 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pandemi korona sudah hampir dua tahun berlangsung. Banyak aspek yang terdampak, salah satunya adalah bidang pendidikan, dimana biasanya pembelajran berlangsung dengan tatap muka diubah menjadi pembelajran secara daring. Namun, akhir-akhir ini Pertemuan Tatap Muka sudah dimulai kembali.  Salah satu persyaratan PTM adalah siswa dan guru sudah divaksin. Oleh karena itu kegiatan vaksin semakin digalakkan.

“Kapan sekolah tatap muka dimulai?” Jawaban atas pertanyaan ini terkait dengan kebijakan PPKM berlevel. Berdasarkan pernyataan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, beliau mengatakan bahwa daerah yang berada pada PPKM level satu dan dua dapat memulai Pertemuan Tatap Muka secara bertahap, 

namun untuk daerah yang berada di level tiga dan empat masih harus menggelar Pertemuan secara jarak jauh. Selain vaksin, persyaratan atau persoalan lain mengenai Pertemuan Tatap Muka juga menjadi keputusan orang tua. Meskipun demikian, Mendikbud Nadiem Makarim juga menyebut bahwa PTM bertahap harus segera dilakukan agar anak-anak tidak mengalami learning loss. Selain itu, sekolah daring yang terlalu lama juga dikhawatirkan dapat menyebabkan lost generation dan risiko penurunan minat baca anak.

Kegiatan vaksinansi Covid-19 mulai semakin digalakkan ketika sudah dimulai PTM. Berdasarkan data update 31 Agustus 2021, sebanyak 35.855.211 orang atau 17,22 persen dari total target sasaran vaksinsasi sudah divaksin Covid-19 dosis kedua. Sedangkan untuk dosis pertama, sebanyak 63.111.288 orang atau 30,30 persen. Orang yang sudah divaksin sejauh ini terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas public, masyarakat rentan dan masyarakat umum termasuk anak usia 12-17 tahun. 

Berdasarkan sumber, target vaksinasi kelompok usia 12-17 tahun sebanyak 26.705.490. Hingga saat ini, sebanyak 2.650.801 (9,93 persen) orang telah mendapatkan vaksin pertama dan 1.742.652 (6,52 persen) orang mendapatkan dosis kedua. Dampak pemberian vaksin Covid-19 untuk anak-anak tidak hanya melindungi anak dari infeksi virus Corona, melainkan juga penting untuk mencegah anak-anak menularkannya kepada orang dewasa yang rentan. Dengan begitu rantai penularannya dapat diputus. Oleh karena itu, salah satu persyaratan Pertemuan Tatap Muka diantaranya adalah sudah divaksin minimal dosis pertama

Pertemuan tatap muka memberikan berbagai dampak. Baik dampak dari segi penularan virus maupun dampak kesehatan mental pada anak. Dengan adanya Pertemuan Tatap Muka, maka mobilitas akan semakin padat, dimana anak yang tidak berangkat sendiri akan diantar oleh orang tua dan juga penggunaan transportasi umum. Oleh karena itu penularan virus akan semakin rentan.

Selain dampak penularan virus, dampak dari segi mental juga akan terjadi pada anak. Dimana mereka yang sudah mulai nyaman dengan belajar secara daring harus bisa beradaptasi kembali dengan siituasi belajar secara tatap muka. Terlepas dari risiko yang ditimbulkan, Pertemuan Tatap Muka tetap mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari sudut pandang guru, siswa, ataupun orangtua. Hal tersebut dikarenakan bagi sebagian besar orang berpendapat jika belajar secara tatap muka lebih efektif, baik dari segi pendidikan, budaya dan sosial pada anak tentunya.

Dari segi kesehatan, Pertemuan Tatap Muka tidak terlalu berisiko karena siswa dan guru sudah divaksin, meskipun jika dari segi mobilitas masih rentan menimbulkan penularan virus. Namun jika dilihat dari banyak bidang, Pertemuan Tatap Muka akan lebih banyak memberikan dampak positif. Dimana akan mengembalikan cara pikir anak-anak untuk lebih berkonsentrasi saat belajar, meningkatkan pemahaman, bergaul di lingkungan sosial, dan lain-lainnya. Oleh karena itu, Pertemuan Tatap Muka dapat ditinjau kembali untuk tetap dilaksanakan.

Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan