Humor

Sepak Bola dan Nama Pak Judi

7 Oktober 2018   22:08 Diperbarui: 7 Oktober 2018   22:35 697 0 0

Oleh:

Ahmad Raziqi 6 okt 18

Kawan-kawan tentunya sangat kenal dengan permainan yang menjanjikan, permainan yang manipulatif, tapi terkadang cukup masif juga dimainkan. Tidak lain hanya untuk melipat gandakan kapital. Dari kapital kecil yang biasanya digunakan untuk taruhan permen nano-nano, hingga kapital yang besar digunakan untuk taruhan Honda Brio sampai Mobilio.

Di Macau dikenallah casino, di desa  kita dikenallah main domino, atau para fans el-clasico kemarin, pertaruhan gol Messi dan Ronaldo. Seakan-akan kapital dapat berlipat ganda ketika kapital dipertemukan dengan kapital. Kemudian kapital di tentukan pada pengundian nasib. Yang nasibnya baik akan muncul sebagai pemilik kapital, yang nasibnya buruk makin terpuruk hingga tak punya capital.

Nah pada sore hari, ada segerombolan bapak-bapak yang menonton laga timnas Indonesia vs Australia. Saat itu memang dilangsungkan acara nonton bareng di toko pak judi.

Berjalannya laga sepakbola antara Indonesia vs Australia memang cukup seru dan menegangkan. Sampai akhirnya banyak yang rela bertaruhan hanya untuk mendukung timnas Indonesia. Dan tidak luput para bapak-bapak yang sedang nonton bareng di toko pak judi juga ikut bertaruhan. Ada yang pesimis dengan kemenangan Indonesia dan ada yang optimis dengan kemenangan Indonesia.

Banyak bapak-bapak bersepakat untuk men-dealkan perjanjian pertaruhan. Yang optimis berteriak "Indonesia!!! Menang!!!" Yang pesimis memilih diam, karena takut dikatakan tidak nasionalis dan disangkanya tidak cinta terhadap tanah air, karena mendukung timnas lawan. Tapi yang perlu di garis bawahi adalah para suporter rela untuk menaruhkan nasib uangnya dengan pertandingan sepak bola.

Laga berlangsung sangat ketat, hingga pada akhirnya gol! Tercipta dari kaki-kaki terbaik Garuda muda, yang optimispun bersorak gembira. Yang pesimispun makin tegang karena takut uangnya disita. Tapi, babak kedua sekor berubah sama kuat satu-satu. Para suporter optimispun dekdekan. Sampai pada akhirnya Australia membalikkan keadaan menjadi satu-dua. Namun, berselang beberapa saat akhirnya gol Australia seperti mengubur optimisme pendukung timnas Indonesia, sekor menjadi satu-tiga. Namun jantung pendukung Australia di warung pak judi kembali berdebar setelah menit-menit akhir Indonesia berhasil memperkecil ketertinggalannya menjadi dua-tiga, dan Indonesia terus memberikan tekan terhadap pemain Australia yang seperti kelabakan.

Semunya mulai konsentrasi, karena beberapa detik lagi hak kapital hasil taruhan sepertinya akan jatuh terhadap pendukung Australia.

Dan akhirnya...

Pak. Judi........

Judi........

Pak.....

Judi.......

Pak judi.....

Para bapak-bapak yang taruhan di toko pak judi kemudian terkejut dengan suara anak yang sepertinya menuding ada perjudian disitu, tak lama ada intelegen dari kepolisian juga berniat membeli makanan dari toko pak judi.

Pak. judi....(suara Eko)

Judi.....(Eko mengulangi sambil menunjuk-nunjuk pak judi yang sedang memegang uang taruhan sepak bola)

Sontak intelegen itu curiga, melihat ada indikasi perjudian tersebut akhirnya para bapak-bapak penjudi dan pak judi ditangkap polisi.

Bukan gara-gara permainan judinya, para bapak-bapak kepergok gara-gara nama Pak judi dipanggil oleh anak kecil. Pak judi oh pak judi, memang gak bisa diganti namanya. Hiks hiks hiks hiks padahal Eko hanya memanggil pak Judi untuk beli kacang Sukro. Coba Pak Judi berubah nama jadi Sukro, mungkin gak ada yang bisa mengungkap perjudian itu.