Mohon tunggu...
Ahmad Bintang Berlian
Ahmad Bintang Berlian Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi saya bermain game dan berternak

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Fungsi Masker dan Apakah Masker Lebih Penting daripada Helm

25 September 2022   16:20 Diperbarui: 25 September 2022   16:24 53 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Di tahun 2022 ini keadaan seluruh dunia khusunya indonesia lonjakan virus corona mulai menunurun dan bahkan membaik, di mana yang sebelum tahun 2022 yaitu 2021 lonjakan virus corona semakin meningkat, bersyukur di tahun 2022 ini kita warga indonesia keadaan semakin baik bahkan kegiatan-kegiatan umum seperti ibadah, sekolah, kuliah, kerja, dll, bisa dilakukan secara tatap muka lagi.

Sudah tidak asing lagi bagi kita melihat oknum orang orang di indonesia yang tidak memakai helm saat berkendara sepeda motor. sebagian orang di daerah desa, kecamatan, kabupaten sampai kota.

Baru-baru ini ada kelonggaran dari pemerintah terkait penggunaan masker, yaitu boleh tidak memakai masker saat di luar ruangan atau lingkup terbuka, akan tetapi orang-orang terlanjur nyaman memakai masker bahkan masker menjadi prioritas utama dan item yang tak boleh dilupakan sebagian orang, sampai-sampai ada orang yang saat berkendara lebih mementingkan memakai masker dari pada helm, sangat miris kalau kita melihat seperti itu kita wajib menegurnya dan memberikan penjelasan dalam wajibnya menggunakan helm untuk melindungi kepala saat berkendara karen musibah datangnya sewaktu-waktu dan kita harus selalu berhati-hati saat berkendara.

Karena masker juga dapat dijadikan item fashion, banyak sekali orang-orang di korea dan jepang menjadikan masker sebagai salah satu item fashion dan untuk kesehatan bahkan sebelum virus corona merebak. masker di jepang sebelum pandemi virus corona dipakai untuk kesadaran masing-masing ketika terkena penyakit flu dll, dan juga digunakan untuk menyamar untuk menyembunyikan identitas diri, karena di jepang sangat takut ketika identitasnya tersebar atau terlihat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan