Mohon tunggu...
Mohamad Agus Yaman
Mohamad Agus Yaman Mohon Tunggu... Seniman

Ketua Sanggar Seni Rebang Emas Sungailiat Bangka, Prov. Kep. Bangka Belitung. Koreografer, Artistic Director, Kreator Tari Tradisional & kontemporer.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Suka Duka Penari Tari Sambut Daerah Bangka

7 Oktober 2019   07:58 Diperbarui: 7 Oktober 2019   11:18 0 1 1 Mohon Tunggu...
Suka Duka Penari Tari Sambut Daerah Bangka
Penari sambut dari Sanggar Seni Rebang Emas/dokpri

Tari Sambut di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Bangka merupakan tarian yg berarti sopan santunnya untuk menyambut para tamu yang datang ke Bangka Belitung. 

Biasanya tarian ini menyambut para tamu pemerintah ataupun swasta, menyambut kepala negara, menteri dan pejabat-pejabat dalampemerintahan, namun tidak dilarang untuk menyambut para tamu swasta, artis, turis dan sebagainya apabila ada yg menghendaki tarian sambut untuk menyambut tamu swasta tersebut. 

Penari sambut biasanya berjumlah 5 orang penari wanita salah satunya adalah pembawa tepa sirih atau penari inti dan keempatnya adalah dayang-dayang yang berada di samping belakang kanan kirinya dan 1 penari pria pembawa payung untuk memayungi penari utama yang kemudian memayungi tamu yang hendak masuk melangkah  saat para dayang menghamburkan bunga sebagai ucapan selamat datang. 

Kemudian ada 2 pesilat sebagai pembuka awal tarian. Silat ini bermakna agar para tamu tidak perlu khawatir selama berada di pulau Bangka, karena sudah dipastikan akan selalu aman.

Tarian ini semakin berkembang setelah banyaknya peminat dalam penyambutan-penyambutan, seperti para pengantin yg menginginkan tarian dalam pesta pernikahannya, tari sambut yang notabene berbusana khas busana adat daerah Bangka Belitung yang biasa digunakan para pengantin ingin ada tari sambut pada acara resepsi pernikahannya. 

Busana Pengantin Bangka Belitung
Busana Pengantin Bangka Belitung

Lambat laun tari sambut pada acara pengantin ini dirobah oleh para koreografer daerah menjadi tari sambut pengantin, agar terlihat berbeda dari tari sambut tamu daerah, tari ini khusus untuk pengantin saat memasuki gedung resepsi atau saat menyambut mempelai pria saat datang ke rumah mempelai wanita.

Perubahan tari sambut pengantin dan menyambut tamu penting lebih daerah lebih sakral dibandingkan tari sambut pengantin. Sakral disini bukan pada aura mistis tapi lebih irama musik dan gerak lebih mendayu-dayu, lebih lembut, lebih elegan dan tidak dibenarkan merubah busana dan asesoris di kepala penari sambut.

Tari sambut tamu seperti sudah diharuskan agar para penarinya cantik-cantik dan tinggi semampai terutama penari pembawa tepa sirih (tempat untuk menyirih). 

Busana tari Sambut pada acara Cultural KJRI Festival Indonesia, di Melbourne Aussie
Busana tari Sambut pada acara Cultural KJRI Festival Indonesia, di Melbourne Aussie

Tepa sirih ini berisikan daun sirih, pinang muda, kapur sirih dan lain-lain yang semuanya dibungkus dlm satu lembar daun sirih yg kemudian diberikan kepada tamu (kapur sirih ini tidak untuk tari sambut pengantin). Tamu yang diberikan makan ini agar selamat dan merasa tentram selama berada di pulau Bangka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN