Mohon tunggu...
agus hendrawan
agus hendrawan Mohon Tunggu... Guru - Tenaga Kependidikan

Pendidikan, menulis, berita, video, film, photografi, sinematografi, alam, perjalanan.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Saya Mau Kaya!

3 Maret 2024   09:25 Diperbarui: 4 Maret 2024   20:17 112
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar dokpri

"Kelas menengah", hidup yang serba pas-pasan, rumah type RSSS alias Rumah Sangat Sederhana Sekali hehe... Itukah yang dimaksud? Kalau iya, kayaknya itu saya banget dech.

Lalu bagaimana saya menyikapinya? OK sekalian curhat ya Pemirsa, begini ceritanya:

Ada poin-poin yang bisa dijadikan catatan saya dalam hidup.

1. Bersyukur adalah kunci kebahagiaan

Kebahagian itu datang dari hati yang ikhlash, menerima yang sudah digariskan Yang Maha Kuasa dan bersyukur. Bukan artinya kita tidak boleh kaya, ambilah setiap kesempatan untuk menjadi kaya tapi tidak menjadi seorang ambisius. Kalau memang upaya kita sudah maksimal dan hasilnya masih belum bisa kaya ya harus kita terima.

Untuk bisa lebih bersyukur saya mencoba membalik pola pikir saya dengan cara ini:

Contoh ketika saya mendapatkan hanya bisa mengendarai motor ketika berangkat kerja, saya tidak berpikir harus bisa mengendarai mobil. Tapi saya berpikir bagaimana seandainya saya hanya bisa mengandalkan naik sepeda atau berjalan kaki.

2. Bedakan "kebutuhan" dan "keinginan"

Belilah sesuatu yang benar-benar kita butuhkan, bukan sekedar yang kita inginkan.

Memang apa sih sebenarnya kebutuhan hidup, tidak ada yang luar biasa kok. Cuma makan, minum, punya tempat berteduh, pendidikan anak ya gak usah maksain harus sekolah mahal sekolah di SD Negeri juga ijazahnya sama kok. Saya ajarkan anak juga untuk hidup sederhana, mandiri, dan mengerti keadaan orang tuanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun