Mohon tunggu...
Agung Han
Agung Han Mohon Tunggu... Ordinary People

One of Fruitaholic of The Year 2017/2018 | Danone Blogger Academy 2017 | 2nd Wing's Journalist Award 2016 | Twitter @_agunghan | IG @agunghan_ | FB; Agung Han Email | agungatv@gmail.com blog www.sapadunia.com

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan Pilihan

Nasi Tumpuk a la Bu Iis, Bisa Dibayar dengan Non-Tunai

19 Mei 2019   05:40 Diperbarui: 19 Mei 2019   05:41 0 2 2 Mohon Tunggu...
Nasi Tumpuk a la Bu Iis, Bisa Dibayar dengan Non-Tunai
Bu Iis penjual nasi tumpuk-dokpri

Alhamdulillah, nikmatnya menunggu waktu berbuka, bisa kumpul bareng teman-teman blogger. Ngobrol ngalor-ngidul, ketawa ketiwi tak ada yang disembunyikan.  Semua beban dan persoalan hidup sejenak ditanggalkan, yang ada adalah perasaan senang dan gembira.

Dan, Yummy, lezatnya menu buka puasa saya sore itu, adalah nasi tumpuk ditemani sebotol juice buah naga (no sugar), saya membeli dari sebuah lapak di arena ngabuburit.

Seminggu yang lalu, kebetulan saya ada acara di daerah Senayan, memilih berbuka puasa nasi (porsinya sedikit) dengan lauk daging sapi bumbu lada hitam.

Olahan daging sapi-nya sangat empuk, belum sampai daging digigit dengan sempurna, seratnya terasa lembut di gigi (alias tidak alot). Kuahnya yang kecokelatan pekat ditambah irisan bawang bombay, membuat taste-nya mirip beef lada hitam yang dijual di restoran cepat saji ala Jepun ternama (biasanya restonya ada di mall).

Dan sayurnya yang kaya serat, terdiri dari potongan Brocoly, kol putih, wortel dan baso diolah tumis, tekstur sayuran sangat empuk dan menyatu dengan rasa di daging sapi lada hitam. Sungguh, menu yang sangat pas untuk berbuka, saya berani rekomendasikan, sebaiknya disantap setelah sholat maghrib, biar makannya bisa jenak alias tidak buru-buru.

nasi tumpuk-dokpri
nasi tumpuk-dokpri
"Namanya nasi tumpuk" ujar Istariyah sang penjual.

Sore itu, saya membeli nasi tumpuk di salah satu lapak tenda, yang ada di arena Halal Park di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta. Pemilik lapak biasa disapa ibu Iis, mengaku baru kali pertama berjualan di area ngabuburit di komplek olahraga terbesar di Indonesia ini.

Nasi tumpuk yang dijual dengan dua pilihan, satu nasi dengan daging sapi lada hitam (yang saya beli), dan lainnya nasi dengan ayam tepung model pok-pok (menurut mas yang jaga, disebut nasi tumpuk kukuruyuk). Nasi tumpuk ala bu Iis dikemas cukup bagus, dipacking di tempat makan berbentuk lingkaran dengan tutup warna putih warna senada dan diberi label 'Nusantara Catering Service'   

Selain menu nasi berbuka sebagai makanan utama, Bu Iis juga menjual gorengan ukuran jumbo, yaitu risol dan bakwan (udang di atas bakwan itu lo, berhasil bikin saya mupeng) dan ada juga kue rasa cokelat. 

snack di lapak bu Iis- dokpri
snack di lapak bu Iis- dokpri
Makan dan nyamil saja tidak lengkap tanpa minum, maka di tenda yang sama tersedia juga aneka minuman dingin, seperti Thai Tea, Green Tea, Lecy Yakult, Red Velvet, Ovaltine, Coffe, serta minuman dingin lainnya, serta ada dessert puding. Selain makanan, minuman dan camilan untuk berbuka, tersedia aneka rupa kue kering dan syrup, bisa dijadikan parcel untuk persiapan hari lebaran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3