Mohon tunggu...
Aditya Nuryuslam
Aditya Nuryuslam Mohon Tunggu... Auditor - Menikmati dan Mensyukuri Ciptaan Ilahi

Menjaga asa untuk senantiasa semangat berikhtiar mengadu nasib di belantara Megapolitan Ibukota Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Mengurai Penyebab Kemiskinan Ekstrim dan Bagaimana Menanggulanginya

7 Desember 2023   15:22 Diperbarui: 12 Desember 2023   23:13 784
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Yunita, tukang rongsokan, tengah istirahat di kawasan Jalan MH Thamrin | KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam 2 tahun terakhir ini mencanangkan 4 prioritas utama yang wajib dicapai hingga pemerintahan beliau berakhir di Oktober 2024 yaitu Penurunan Stunting, Peningkatan Investasi, Penurunan Tingkat Inflasi dan Penurunan Kemiskinan Ekstrim. 

Untuk prioritas terakhir ini memang target yang diberikan Presiden Joko Widodo cukup fantastis yaitu pencapaian Tingkat Kemiskinan Ekstrim di 0% atau tahun 2024 Indonesia terbebas dari Kemiskinan Ekstrim. 

Sebenarnya apa sih kemiskinan ekstrim tersebut, apa penyebabnya, dan bagaimana kiat-kiat untuk menurunkan bahkan menghilangkan kemiskinan ekstrim? 

Kemiskinan ekstrim adalah kenyataan pahit yang dihadapi oleh jutaan orang di seluruh dunia dengan segala kekurangan yang ada, kalau dalam istilah bahasa indonesia adalah fakir dan miskin.

Kondisi ini tidak hanya mencakup kekurangan materi, tetapi juga keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. 

Masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrim sering kali terjebak dalam lingkaran sulit di mana sulit bagi mereka untuk keluar dari situasi sulit tersebut. Upaya bersama dan solusi yang tepat serta berkelanjutan diperlukan untuk mengatasi tantangan kompleks dari pengentasan kemiskinan ekstrim.

Penyebab kemiskinan ekstrim sangat kompleks dan multifaktorial. Beberapa faktor utama mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan politik. Termasuk di antaranya adalah kurangnya akses terhadap pendidikan, pekerjaan yang tidak stabil atau minimnya upah yang diterima, adanya konflik bersenjata yang tak berkesudahan, ketidaksetaraan gender, dan kurangnya infrastruktur penggerak ekonomi.

Solusi untuk mengatasi kemiskinan ekstrim harus melibatkan berbagai pihak baik dari semua lapisan masyarakat hingga pemerintah sebagai penentu kebijakan. 

Upaya bersama tersebut dilakukan dalam bentuk kegiatan-kegiatan prioritas seperti peningkatan akses pendidikan, penciptaan lapangan kerja yang layak, perbaikan sistem distribusi pendapatan, dan mengurangi stratifikasi sosial dalam masyarakat.

Secara lebih detil dapat kita petakan kegiatan-kegiatan apa saja yang memberi kontribusi signifikan dalam penurunan tingkat kemiskinan ekstrim yang dilakukan secara terpadu dan kolaboratif. 

Beberapa strategis yang dapat diimplementasikan diataranya sebagai berikut :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun