Mohon tunggu...
Adinda Nurkholifah
Adinda Nurkholifah Mohon Tunggu... Mahasiswa

Hallo Readers

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Potensi Biofilter-Aquaponik? Menguntungkan!

25 Maret 2021   09:17 Diperbarui: 26 Maret 2021   21:45 151 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Potensi Biofilter-Aquaponik? Menguntungkan!
Biofilter-Aquaponik

credit : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fmeblogerbank.wordpress.com%2F2017%2F06%2F20%2Fakuaponik-biofilter-dan-pupuk-nya%2F&psig=AOvVaw0m-SANRSqYF8wJeaG_M_o3&ust=1616854497761000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCIiVqsmSzu8CFQAAAAAdAAAAABAK

Teknologi biofilter- aquponik budidaya ikan dan sayuran begitu menguntungkan dalam menghasilkan bahan pangan serta dalam cita rasa proses pemeliharaannya dan memperbaiki kualitas air budidaya. Sistem biofilter-akuaponik yang diterapkan sangat membantu peningkatan pendapatan bagi masyarakat karena hanya memerlukan modal sedikit dan mudah dalam pembuatan dan pengelolaannya.

Pengimplementasian sistem kolam biofilter-aquaponik pada budidaya ikan lele (Clarias gariepinus) mampu menghasilkan bahan pangan juga memperbaiki kualitas air media budidaya sehingga menghasilkan ikan dengan perfoma yang mengindikasikan kondisi kesehatan yang lebih baik, akhirnya dihasilkan produk ikan lele yang lebih cepat pertumbuhan  nya serta angka kelulus hidupannya lebih tinggi.

Mengapa Begitu Ya Readerssss ? Mari simak dibawah ini

Sistem teknologi biofilter-akuaponik ini hadir sebagai jawaban atas adanya problem semakin susahnya mendapatkan sumber air yang sesuai untuk budidaya ikan, khususnya di lahan yang sempit, sedangkan sistem akuaponik yang merupakan salah satu teknologi hemat lahan dan air yang dapat dikombinasikan dengan berbagai tanaman sayuran. Menurut Freeman (2011), juga menyatakan bahwa akuaponik merupakan produk alami yang berkualitas untuk dijual serta ramah lingkungan dan terutama dapat diterapkan pada lahan terbatas. 

Contoh Permasalahan yang dihadapi rumah tangga di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang adalah rentannya pangan bagi rumah tangga. Rumah tangga tahan pangan yaitu bila proporsi pengeluaran pangan rendah (kurang dari 60 persen dari pengeluaran rumah tangga) dan cukup mengkonsumsi energi (>80 persen dari syarat kecukupan energi). Di Kelurahan Jabungan banyaknya kegiatan budidaya ikan khususnya ikan lele padahal jika produksi ikan lele dapat dioptimalkan dan dimaksimalkan maka kebutuhan pangan berbasis protein ikan dapat terpenuhi sehingga terwujudnya rumah tangga tahan pangan. 

Namun, berdasarkan hasil survey dan wawancara kegiatan budidaya ikan itu tidak dapat berlangsung sepanjang tahun karena kendala alam, yaitu pada saat musim kemarau terjadi kekeringan dan kesulitan untuk mendapatkan air. Selain itu budidaya ikan tidak lepas dari gangguan hama dan penyakit. Datangnya penyakit disebabkan oleh beberapa hal seperti lingkungan budidaya, teknik budidaya, kendala keterbatasan pengetahuan teknis maupun manajemen dalam budidaya ikan, maka produksi ikan yang dihasilkan belum maksimal, ucap Andi Sagita mahasiswa universitas dipenegoro. Sehingga dilakukan pengembangan-pengembangan baru tentang teknologi budidaya ikan. 

Sistem teknologi biofilter-aquaponik ini Keduanya memiliki potensial dalam beberapa aspek

  • Potensial sosial dan Ekonomi

Penggunaan teknologi biofilter-aquaponik pada budidaya ikan dan sayuran, maka akan dihasilkan kotoran (mengandung nitrogen dan posfor) kemudian akan menjadi pupuk untuk tanaman melalui pemanfaatan air limbah dari bak akuaponik oleh karenya kebutuhan pupuk dan air tidak lagi jadi masalah dan akan menekan biaya produksi. Biaya yang terpangkas dari program ini selain berasal dari biaya bahan baku dan pupuk juga adanya upah tenaga kerja untuk pemeliharaan. Dilain pihak budidaya ikan dengan teknik biofilter-akuaponik juga berpotensi meningkatkan produksi ikan terlebih lagi apabila dilakukan dengan pengelolaan yang intensif contohnya dengan suplementasi probiotik yang dapat meningkatkan kecernaan pakan dan menekan bakteri patogen.

 Hal lain yang menguntungkan budidaya ikan dan sayuran dengan teknologi biofilter-aquaponik adalah dapat dilakukan oleh semua petani karena mudah dan murah, dan sekaligus sebagai pemilik sehingga keseriusan pengelolaan lebih terjamin. Meningkatnya produksi budidaya ikan dan sayuran dengan teknologi biofilter-aqupaonik akan menuju kepada tercukupinya kebutuhan akan ikan dan sayuran sehingga terwujudnya rumah tangga tahan pangan. Peningkatan produksi ikan dan sayuran dengan teknologi ini dengan sendirinya akan meningkatkan kesejahteraan petani sehingga merupakan bentuk antisipasi kerawanan pangan dan kerawanan kemiskinan dan juga akan meningkatkan kegairahan petani ikan dalam melakukan budidaya. Adanya sumber peluang usaha baru yang menjanjikan bagi masyarakat petani pembudidaya ikan maupun masyarakat pada umumnya sebagai bentuk diversifikasi usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan juga sebagai sumber mata pencaharian baru. Disamping itu, Hasil dari budidaya lele dumbo dapat dipasarkan di kolam-kolam pemancingan dan rumah makan, serta dapat didistribusikan untuk memenuhi kebutujan konsumen.

  • Nilai tambah IPTEKS

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x