Mohon tunggu...
ade pian arista
ade pian arista Mohon Tunggu... mahasiswa

supir gojek, yang doyan nulis

Selanjutnya

Tutup

Humor

Agnes Mo Bukanlah Pancasilais, tapi Sebatas Jurkam Jokowi-Amin

27 November 2019   13:40 Diperbarui: 27 November 2019   13:56 0 1 0 Mohon Tunggu...
Agnes Mo Bukanlah Pancasilais, tapi Sebatas Jurkam Jokowi-Amin
tribunnews.com

Nama mantan penyanyi cilik tanah air, Agnes Monica atau dikenal sebagai Agnes Mo menarik untuk saya tulis pada artikel kali ini. Apa sebab? karena ada kaitannya dengan visi dan misi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada slogan 'saya Pancasilais' saat kampanye pemilihan umum Presiden April lalu.

Jika dituliskan nama Agnes Mo pada mesin pencarian situs Google, banyak artikel berita menyajikan soal ucapan kontroversial wanita berdarah Jepang dan Jerman tersebut dalam salah satu wawancara media di Amerika.

Dari potongan video wawancara tersebut diberi judul 'After Growing Up In Indonesia, Agnez Mo Is All About Inclusivity' (Setelah Bertumbuh Besar di Indonesia, Agnez Mo Menjadi Sosok yang Inklusif) yang tersebar di jagat maya, Agnez Mo seperti tidak mengakui bahwa ia terkenal dan memiliki nama besar di Indonesia. 

Sangat bertentangan sekali di saat pesinetron 'Pernikahan dini' tersebut masih menjadi juru kampanye dari pasangan petahana Joko Widodo- Maruf Amin yang begitu lantang menyebut dirinya sebagai seorang penjunjung tinggi kandungan pada sila-sila yang terdapat pada pancasila (pancasilais). Jadi arti pancasilais itu hanya untuk pencitraan saja? Dalam realitas nya tidak demikian.

Sejak merantau ke Amerika sebagai penyanyi dunia, seolah-olah Agnes Mo lupa akan tanah lahirnya. Bisa jadi karena malu memiliki Presiden yang terpilih dari Pemilu curang. Entahlah! Hanya dia dan Tuhan saja yang tahu.

Berikut saya tampilkan kutipan pernyataan Agnes Mo yang viral tersebut:

"Ya, karena saya sebenarnya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya campuran Jerman, Jepang, dan Chinese. Saya hanya lahir di Indonesia.

 Saya juga beragama Kristen, dan di Indonesia mayoritas adalah Muslim. Saya tidak bilang saya tidak berasal dari sana, karena saya merasa diterima. Tetapi saya merasa tidak seperti yang lain,".

Tak sedikit yang mencibir atas pernyataannya tersebut. Banyak spekulasi bermunculan atas video yang viral di media sosial Facebook tersebut. Bahkan, ada yang berpendapat video tersebut sudah disunting. Adapula yang menganggap, ini permainan media dengan memplintir isi dari transkrip percakapan Agnes Mo dengan presenter acara itu. Cuma yang pasti, artis ini sudah ternoda dengan pancasilais yang digembor-gemborkan di saat kampanye paslon Presiden dan wakil presiden 01 lalu.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x