Adam Afrixal
Adam Afrixal Teknik Industri

Seorang pelajar seumur hidup. Saya ingin berbagi pemikiran dan pengalaman saya lewat berbagai hal. di kompasiana saya ingin belajar menulis lebih lanjut. https://www.emoallim.blogspot.co.id

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Tampak Luar Tipis Tes Psikotes Wardah (Paragon)

9 Maret 2018   06:39 Diperbarui: 10 Maret 2018   01:22 1229 0 0
Tampak Luar Tipis Tes Psikotes Wardah (Paragon)
paragon

Ceritanyaa....
Saya kemarin mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes psikotes dari PT Paragon di Samarinda. PT. Indonesia dan tak jarang memenangkan Top Brands Award. Secara pribadi saya tidak terlalu minat karena memang produk dan pangsa pasarnya memang wanita, namun melihat perkembangan bisnisnya saya ingin mencoba keberuntungan saya disana. 

Paragon sendiri merupakan perusahaan kosmetik yang sedang berkembang pesat. Saya melamar di PT. Paragon dengan menitipkan dokumen lamaran serta berkas untuk ditaroh di Job Fair UNMUL 2017 akhir desember kemarin, kepada adik saya yang kuliah di UNMUL (Universitas Mulawarman) samarinda.

Setelah 3 bulan tidak ada kabar, saya mendapatkan SMS yang mengundang saya untuk hadir ke kantor mereka di Sungai hitam, Samarinda. Paman saya yang kebetulan berada di tenggarong pada saat itu telah memiliki anak laki laki baru, dan kami sekeluarga ingin berkunjung sekalian ke sana sembari menuju tempat tes. Kami pun berangkat satu hari lebih awal dan menghabiskan kurang lebih 4-5 jam perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda untuk jemput adik lalu ke Tenggarong.

Sesampainya di Tenggarong itu sudah malam, dan saya memutuskan untuk beristirahat saja, karena esok paginya kami harus berangkat lebih awal dikarenakan jarak Samarinda Tenggarong memakan waktu sekitar 45- 60 menit. Pukul 5.30 kita berangkat dari daerah taman ulin sentalu dan kita sempat sarapan Nasi Kuning Ikan Haruan di Jalan menuju samarinda dan tetap sampai di lokasi tes pada pukul 7.30 an.

Kesan sama Perusahaan...

Saya yang hadir setengah jam lebih awal ternyata tidak sendirian, sudah ada seorang wanita yang lebih dulu menunggu tes juga dan juga seorang satpam. Disana saya menunggu lumayan lama, dan orang mulai datang ketika pukul 8.00 lewat, dan padahal pada undangan sebelum jam 8 harus sudah di lokasi. Namun, para testernya sendiri ternyata belum datang.

Saya yang datang duluan bisa melihat semua orang yang datang, dan banyak sekali peserta tes merupakan wanita atau lulusan sarjana S1, dan hanya beberapa saja yang laki laki atau lulusan SMK. Setelah jam 9 yang telat satu jam dari undangan, kami pun diantar ke tempat tes di lantai 3. Selama naik saya memperhatikan bahwa kantor ini lantai dasar dan lantai 2 seperti Gudang barang mereka, dan semua pekerja yang saya temukan di kantor tersebut merupakan wanita. 

Saya pun sudah mulai pesimis sedikit soal bekerja di sini.
Sampai di lantai 3 ruangannya kecil dan kursi pada sesi awal tidak cukup untuk menampung sekitar 70 an peserta. Sebelum memulai mereka tidak lupa untuk menampilkan company profile dari Paragon yang mengepalai produk wardah, Emina, dan IX. Tes berlangsung secara bergantian dan acak acakan karena nomor absen pun berhamburan setelah berganti sesi setiap 50 menit. 

Yang saya yakini adalah bahwa mereka lupa dengan lamaran kita, dan kita diwajibkan mengisi ulang posisi yang kita lamar di lokasi tes. Mereka menjelaskan bahwa posisi ini kebanyakan untuk pekerjaan di Samarinda, Bontang, dan Balikpapan.

Untuk tes kali ini posisi yang ditawarkan untuk S1 adalah PLDP (Paragon Leader Development Program) yang terbagi jadi 3 yakni CDO (Customer Development Officer), HCO (Human Capital Officer), dan Promotion. Saya sih isi sebagai HCO saja dan ujung ujungnya hanya sempat mengikuti sesi I, tidak mengikuti sesi II tes psikotes di sini. Saya ingin membagi ilmu sedikit tentang tes tes yang di lakukan disana.

Tes yang dilakukan...
Jadi tes mereka adalah TES TIKI yang dijawab menggunakan sebuah lembar LJK yang diisi menggunakan pensil 2B. Tes TIKI sendiri mirip dengan tes tes psikotes pada umumnya. Tes TIKI yang kami kerjakan disini ada 4 jenis:

  • Tes TIKI Menghitung Angka
  • Isinya ya menghitung cepat aja sih, dan kalau ini sekitar 5 menitan dan ada 20-30 soal. Kalau
  • Tes TIKI Hubungan Kata
  • Yang ini juga umum banget ya kita disuruh memilih kata yang mirip dan kata kata yang berlawanan, dan ini juga cepat banget Cuma 7 menit kalau bener.
  • Tes TIKI Penalaran Gambar I
  • Disini memilih gambar yang polanya mirip dengan 4 gambar sebelumnya
  • Tes TIKI Penalaran Gambar II
  • Tes yang ini mirip dengan sebelumnya tapi lebih sulit jadi waktunya dikasih 12 menit.

Setelah tes TIKI selesai maka selanjutnya, kami diantarkan ke tes selanjutnya yakni tes Koran (Kreaplin) dan wow susah banget konsentrasi kalau tempatnya penuh orang, tapi itu memang tantangannya.

Kurang lebih setelah 2 tes itu, sekitar 30 menit kemudian akan dicanangkan nama nama yang lolos untuk tes psikotes tahap selanjutnya. Dan dari sekitar 70 orang lebih yang datang hanya ada 11 nama yang keluar, dan hanya 1 atau 2 nama yang terkesan pria.

Kesan Akhir Pengalaman...

Yaah meskipun gak lolos untuk tes tahap 2, gak semuanya sia sia kok. Buktinya saya bisa ngunjungi adek baru saya, foto di jembatan samarinda, ketemu adik yang kuliah, dapat nyobain makanan geprek khas pramuka dan ketemu orang orang baru di Samarinda. 

Ya, saya ketemu Erik si wong jowo Ketua karang taruna dari pedalaman yang satu setengah jam dari tenggarong dan Nadab si peminat reptile ular dan anjing, yang sopan dan bekerja sebagai guru lepas dan Gojek  di Samarinda.

Berbagi pengalaman dan info ini dengan mereka dan tentunya dengan kalian para pembaca merupakan salah satu benefitnya juga. Anyway wish me luck untuk kesempatan selanjutnya dan semoga ini artikel bermanfaat buat pembaca setia kompasiana.

====================================
Follow me through :

FB (https://facebook.com/adam.afrixal)
Twitter (https://twitter.com/afrixal)
Instagram (https://instagram.com/adamafrixal/)
Linkedin (https://linkedin.com/in/adam-afrixal-sinuraya-25792114a)

or check out my blog at
https://www.emoallim.blogspot.co.id

thanks