Mohon tunggu...
Aditya Dwiki
Aditya Dwiki Mohon Tunggu... Konsultan - Pribadi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Superman

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Wanita Juga Bisa

22 September 2021   23:59 Diperbarui: 23 September 2021   00:06 35 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Wanita Juga Bisa
Radioidola.com

Siapa bilang wanita tidak bisa menjadi pribadi yang sukses dan memiliki pengaruh besar terhadap peradaban dunia. Jika masih ada orang atau kelompok yang memandang kaum hawa sebelah mata, hanya di dapur dan tidak bisa berkarir hingga kancah dunia, sepertinya harus berkenalan dulu dengan Adi Utarini. Ya.. tahukah kalian, wanita yang menjabat sebagai dosen sekaligus peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM)

Yups, kalian tidak salah baca, tak tanggung -- tanggung lho, jika nama plus gelarnya ditulis lengkap, wanita yang akrab disapa Prof. Uut ini adalah Prof. dr. Adi Utarini, MSc., MPH, PhD. Gimana-gimana, bisa cara bacanya? Hehee. 

Lanjut kita kenalan lebih dekat.  Prof Uut mendapat penghargaan ini setelah bekerja sama dengan tim peneliti internasional dari Program Nyamuk Dunia untuk mencegah ancaman penyakit yang dibawa oleh nyamuk demam berdarah.

Prof. Uut and 'The Genk' melakukan inokulasi nyamuk ini dengan Wobachia. Bakteri ini tidak berbahaya sama sekali terhadap manusia, tapi mampu membuat nyamuk tidak menularkan demam berdarah dari gigitannya. Bahkan nih, Saat ini, hampir semua orang di Yogyakarta setidaknya seseorang yang pernah terkena DBD. Prof. Uut sendiri terselamatkan dua kali dari penyakit berbahaya ini.

Cukup sampai disitu, tentu belum. Bersama timWorld Mosquito Program(WMP) Yogyakarta, Adi Utarini telah berhasil menurunkan kasus demam berdarah di Kota Yogyakarta sebesar 77 persen, seperti dilansir dari Kagama.co, media resmi di bawah naungan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama). 

Prof. Uut, lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada 28 Desember 1989. Sejak itu, wanita berkacamata itu kemudian bekerja sebagai dosen di bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat yang saat ini dikenal Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan.

Haus akan ilmu pengetahuan dan tidak mudah puas dengan apa yang didapatkan. Ibu dari satu putri ini kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana Master of Science di Centre for International Child Health, University of College London, Inggris (British Council Awards, 1993-1994), Master of Public Health (STINT Award, 1997-1998) dan Doctor of Philosophy (STINT dan TDR Awards, 1999-2002) dari Umea University, Swedia.

Hebatnya lagi, sekembalinya ke Tanah Air, dia melakukan penelitian-penelitian pengendalian penyakit menular. Terutama pengendalian penyakit Tuberkulosis dan kebijakan manajemen mutu layanan kesehatan hingg akhirnya dikukuhkan sebagai Guru Besar pada 2011 silam. Berbeda dari wanita pada umumnya, Prof. Uut saat ini bahkan mengemban beberapa jabatan.

Antara lain, sebagai anggota Dewan Riset Nasional (2015-2022), Ketua Kompartemen Mutu di organisasi Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dan Editor Utama The Journal of Hospital Accreditation yang diterbitkan oleh Komisi Akreditasi RumahSakit Indonesia (KARS) bekerja sama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM.

Bagiamana? Sudah terpesona? Mentereng bukan? Masih mau memandang wanita sebelah mata?. Prof. Uut menjadi salah satu wanita yang membuktikan pada kita bahwa wanita bisa berbicara banyak, baik di kancah nasional, bahkan internasional sekalipun. 

Yuk, semangat mengejar impian dan cita-cita. Seperti apa yang diwasiatkan Bapak Proklamator Kita Bung Karno, "Gantungkanlah Cita-citamu setinggi langit, Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang". Salam....

Sumber : CNN Indonesia

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan