Mohon tunggu...
abraham raubun
abraham raubun Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Ahli gizi

Olah raga, kuliner

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Menikmati Campor Lorjuk Khas Pamekasan

14 September 2022   04:40 Diperbarui: 14 September 2022   04:45 65 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Foodie. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Mendengar kata Madura tentu terlintas dengan cepat dalam pikiran sate  yang memang sudah tak asing di dunia kuliner.  Kalau ke Madura "Pintu" masuk ke pulau ini sekarang melalui darat lewat jembatan Suramadu. Dulu harus menggunakan kapal feri untuk menyebrang. Salah satunya yang masih saya ingat adalah "Putri Koneng".

Ketika bertugas ke Pamekasan, teman di kantor perwakilan UNICEF menawarkan menu khas Pamekasan. Namanya unik Campor Lorjuk. Bahan dasarnya ternyata lontong dan sejenis kerang namanya Lorjuk.

Makanan ini penampilannya mirip ketupat sayur, hanya saja dilengkapi soun, kremesan,   krupuk singkong khas Madura yang disebut "tette" dan lauk Lorjuk, disiram kuah berwarna merah, diberi sambal cabe giling dan kecap.

Lorjuk ini sejenis kerang, biota laut yang bercangkang.  Panjang tubuhnya sekitar 3 cm. Bentuknya runcing seperti pisau. Karena itu ada yang menyebutnya "jackknife". Masyarakat Madura sering mengolah Lorjuk  dijadikan pepes dan air hasil rebusannya juga dapat diolah menjadi petis. Lorjuk biasa bersembunyi di balik batu dan pasir dasar laut yang surut yang hanya berlangsung singkat, sekitar dua hingga tiga jam.

Lorjuk hidup di habitat pesisir pantai yang berlumpur. Hewan laut yang satu ini bertahan hidup dengan cara bersembunyi secara vertikal dalam  pasir. Baru keluar saat air laut surut. Memang tidak semua pantai menjadi habitat lorjuk. Kerang ini hanya dapat ditemukan di sepanjang perairan pantai yang datar dan landai seperti di Pamekasan, Madura.

Di Pamekasan sendiri ada beberapa penjual Campor Lorjuk yang terkenal salah satunya di daerah Pademawu. Entah ada atau tidak di daerah lain panganan ini.

Jenis kerang laut cukup banyak ragamnya. Ada jenis yang tidak bisa dimakan karena beracun. Beberapa jenis lain yang umum dikenal seperti kerang hijau, kerang dara, gonggong, Ale-ale dan sebagainya merupakan "seafood" yang biasa diolah menjadi makanan yang lezat dan merupakan sumber protein hewani serta zat besi, beberapa vitamin B dan lain-lain.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan