Mohon tunggu...
Abdul Salam Atjo
Abdul Salam Atjo Mohon Tunggu... Petani - Penyuluh Perikanan

Berkarya untuk petani

Selanjutnya

Tutup

Makassar

Jaga Lingkungan Pesisir DKP Sulsel Lakukan Transplantasi Karang

31 Juli 2022   06:45 Diperbarui: 31 Juli 2022   07:34 44 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman terus gencar memperlihatkan komitmennya untuk menjaga lingkungan dan mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir melalui program prioritas transplantasi karang buatan (artificial reef) dilaksanakan di berbagai kab/kota Sulawesi Selatan.

Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan (DKP Sulsel) melalui Cabang Dinas Kelautan (CDK) Ajatappareng melakukan transplantasi karang buatan/artificial reef di Dusun Pulau Pute Angin, Desa Lasitae Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Kamis 28 Juli 2022.

Kegiatan transplansi karang buatan/artificial reef metode spyder dilaksanakan bersama Cabang Dinas Kelautan (CDK) Ajatappareng bersama dengan Dinas Perikanan Kab. Barru. Kepala Dinas Perikanan Kab. Barru, Ir. Andi Sidda menyampaikan, "Alhamdulillah, minggu ini adalah minggu terakhir saya sebagai ASN dan hari ini dilakukan tranplantasi karang buatan/artificial reef ini adalah kegiatan terakhir pengabdian saya kepada masyarakat sebagai abdi negara sehingga saya berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pesisir di Pulau Puteangin",katanya.

"Semoga transplantasi karang/artificial reef metode spyder yang kita berikan sebanyak 200 buah ini bisa memulihkan kondisi terumbu karang Pulau Puteangin sehingga meningkatkan pendapatan nelayan, sebagaimana keinginan Gubernur Sulsel, bapak Andi Sudirman Sulaiman yang mencanangkan program prioritas ini" ujar Kepala Cabang Dinas Kelautan Ajatappareng, Sukmawati Gaffar. Dalam kegiatan ini, CDK Ajatappareng selain penyelam juga melibatkan Masyarakat Nelayan Pulau Puteangin untuk membantu kegiatan ini.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Makassar Selengkapnya
Lihat Makassar Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan