Mohon tunggu...
Abdul Ichsan Said
Abdul Ichsan Said Mohon Tunggu... “Writing is never about knowing, it is about sharing and caring”

"Memanfaatkan usia muda untuk terus berkreativitas" E-mail: abdulichsansaid@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Kuota, Sinyal, dan Gawai Instrument Penting Pembelajaran Jarak Jauh

4 Agustus 2020   07:10 Diperbarui: 4 Agustus 2020   10:45 76 12 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kuota, Sinyal, dan Gawai Instrument Penting Pembelajaran Jarak Jauh
Sumber Background: https://prabunews.com/ 

Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ) adalah jenis pembelajaran yang dilakukan tanpa bertatap muka secara langsung. Dalam artian pembelajaran dilakukan secara virtual baik melalui video pembahasan, video langsung, dan materi pelajaran yang diberikan melalui platform digital.

Pembelajaran Jarak Jauh diberlakukan semenjak kasus yang terinfeksi virus covid-19 di Indonesia semakin meningkat dan diangkat statusnya menjadi pandemi oleh World Health Organization ( WHO ). Sehingga semua sekolah dan juga universitas yang ada di Indonesia serentak melakukan PJJ untuk mencegah penularan virus covid-19.

Dalam Pembelajaran Jarak Jauh tentunya ada kelebihan dan kekurangan yang ditimbulkan dalam proses pembelajaran jarak jauh. 

Kelebihannya selain untuk menekan kasus positive covid-19 adalah dapat  menghemat uang transportasi, bisa melakukan kegiatan lainnya baik bekerja part time atau freelance bagi yang kuliah untuk para pelajar yang masih SD, SMP, dan SMA mereka bisa memiliki waktu yang luang untuk berkreativitas, menghemat uang transportasi dan juga dapat membantu orangtua mereka dan hal lainnya tanpa menganggu aktivitas dan proses pembelajaran yang didapatkan dari lembaga pendidikan.Kekurangan yang dihadapi adalah pada akses internet ( sinyal ), kuota , dan juga alat elektronik seperti Handphone dan juga laptop. 

Bagi mereka yang berada di kota besar tentunya ini bukan merupakan kekurangan, karena merupakan akses yang mudah untuk didapatkan atau dimiliki. 

Berbanding terbalik dengan mereka yang berada di kota kecil, desa, atau pedalaman ( tempat yang lebih terpencil dari desa ) untuk mendapatkan akses seperti sinyal, kuota, handphone, dan laptop merupakan hal yang sulit dan juga butuh perjuangan untuk mendapatkan akses tersebut.

Sebenarnya untuk PJJ di kota kecil, desa, dan juga pedalaman tidak diberlakukan, tapi dikarenakan diantara mereka ada yang merantau baik pelajar atau pekerja dan profesi lainnya melakukan perjalan balik ke kampung halaman sebelum diberlakukan peraturan yang ketat dan juga larangan berpergian, yang dimana mereka berasal dari daerah yang terdampak covid-19. 

Sehingga PJJ harus dilakukan demi mencegah penularan covid-19. Sehingga hal ini merupakan perjuangan dan juga tantangan bagi para tenaga pengajar untuk memberikan materi pembelajaran kepada murid dan juga mahasiswa mereka.

Ada beberapa kendala yang sudah menjadi perhatian khusus bagi kemendikbud terkait dengan PJJ untuk memberikan atau membantu dalam mendapatkan pelayanan pembelajaran yang sama seperti di daerah lainnya, sehingga tidak ada pembelajaran yang berat sebelah atau dalam artian pembelajaran di daerah A lancar sedangkan di daerah B terkendala. Diantara kendalanya adalah baik yang berada di daerah  3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) dan juga di daerah pedesaan:

Tidaknya aliran listrik, jaringan internet, dan juga gawai

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x