Mohon tunggu...
Abdullah Umar
Abdullah Umar Mohon Tunggu... Pengamat Hukum dan Politik

Mahasiswa Jurusan Hukum di Cairo University, Mesir

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Pilihan

Asian Games 2018, Modal Sedikit, Untung Banyak

3 September 2018   20:40 Diperbarui: 3 September 2018   20:48 0 3 1 Mohon Tunggu...
Asian Games 2018, Modal Sedikit, Untung Banyak
situasi di sekitar GBK saat ASIAN GAMES 2018. sumber : tribunnews


Menghitung Keuntungan Ekonomis yang Didapat dari Hajat Terbesar di Asia

Visualisasi gegap gempita dan euforia pelaksanaan Asian Games 2018 masih terbayang bayang di benak seluruh rakyat Indonesia. Sejenak teringat satu cerita tentang Pelaksanaan Ganefo dan Asian Games 56 tahun yang lalu. Pada tahun 1962, di masa pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah ajang pesta olah raga terbesar di Kawasan Asia. Perhelatan akbar ini, memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan di Indonesia. Sebuah prestasi luar biasa bagi negara yang belum genap berusia 20 tahun pada waktu itu.

Kemudian di era milenial saat ini, ketika melihat Asian Games 2018 sebagai salah satu gelaran olahraga akbar kita sekali lagi dikejutkan dengan hebatnya Pemerintahan Presiden Jokowi dalam menyelenggarakan Asian Games 2018 secara sukses. Hal tersebut terlihat dari Asian Games 2018 yang diikuti oleh 45 negara, yang diliput oleh 11.0000 media lokal dan internasional dan viewers sebanyak 5 miliar pemirsa dalam 3 minggu. 

Meski pelaksanaan acara hanya di Jakarta dan Palembang, namun dampaknya meluas ke seluruh Indonesia. Dari mulai sektor transportasi, pariwisata yang meningkat sebesar 26,1%, hingga sektor konsumsi yang menyumbang porsi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 53-54%. Berdasarkan data Bappenas, sumbangsih Asian Games pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar Rp 45 triliun. 

Manfaat langsung Asian Games 2018 yang dirasakan oleh DKI Jakarta sebesar 22 triliun, investasi konstruksi 13,7 triliun rupiah, operalisasi penyelengaraan 5,8 triliun rupiah, pengeluaran pengunjung mancanegara dan domestik sebesar 2,6 triliun rupiah, prediksi wisatawan 408.400 orang dan kesempatan kerja di Jakarta bertambah sebesar 57.300 orang. 

Sedangkan manfaat langsung Asian Games 2018 bagi Palembang sebesar 18,5 triliun rupiah. Investasi konstruksi 15,4 triliun rupiah, operalisasi penyelenggaraan 2,1 triliun, pengeluaran pengunjung mancanegara dan domestik 968 miliar rupiah. Prediksi wisatawan 175.029 orang (66.029 wisatawan mancanegara dan 108.999 wisatawan domestik), jumlah kesempatan kerja pada periode 2015-2019 di Palembang bertambah sebesar 51.500 orang. 

Jumlah penerimaan yang didapat dari sponsor 1,6-1,8 triliun, penjualan tiket 50-60 miliar dan penjualan merchandise sebesar 20 miliar dengan keuntungan bersih 7 miliar, dan hal tersebut bisa kita lihat dari laris manisnya souvenir khas Asian Games 2018 yang semakin membuktikan bahwa daya beli masyarakat terus meningkat.

Tentu apabila kita melihat keuntungan ekonomi yang dirasa dari adanya penyelenggaraan Asian Games cukup luar biasa. Bagaimana tidak dengan modal hanya sekitar 24 triliun yang didalamnya sudah termasuk biaya pembangunan infrastruktur tetapi Indonesia masih bisa untung sebesar 21 triliun. Padahal biaya penyelenggaan tersebut masih jauh di bawah China saat penyelenggaraan Asian Games tahun 2010 yang mengeluarkan biaya hingga $18,37 miliar atau sekitar 259 triliun. 

Tidak sampai situ saja, Belum lagi ditambah keuntungan jangka panjang sebagai impact dari multiplier effect kedepannya dari sektor investasi, pariwisata, industri, UMKM dsb. Karena event olahraga sedari dulu merupakan ajang bergengsi yang pasti mendatangkan keuntungan maksimal bagi negara penyelenggara apabila berhasil dilaksanakan dengan baik begitupun sebaliknya.

Optimisme sangat diperlukan untuk menyongsong kesejahteraan bangsa kedepannya ditengah krisis global saat ini. Di sini pemerintah terutama Presiden Jokowi terlihat mempunyai komitmen yang sangat tegas dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Asian games 2018. Bukan hanya menjadi event olahraga terbesar di Asia yang menyatukan berbagai macam perbedaan tetapi juga membuktikan bahwa di tengah krisis global saat ini, Indonesia mampu menyelenggarakan event sekelas Asian Games dengan lancar dan sukses, sehingga apresiasi-pun bermunculan dari negara-negara lain.

Sekali lagi Presiden Jokowi mampu membuktikan komitmen sebagai seorang pemimpin yang benar-benar mampu mengelola anggaran besar untuk kegiatan Internasional bukan cuma kemudian hanya menjadi sebuah proyek gagal atau mangkrak.  Terimakasih Pak Jokowi kami turut bangga (Onward! No Retreat) Maju Terus Jangan Mundur!