Mohon tunggu...
Abby Onety
Abby Onety Mohon Tunggu... seorang guru yang berusaha menjadi blogger yang baik

Tenaga pengajar yang hobby traveling

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Niniek Collection Membuka Pasar dengan Bisnis Online

7 Desember 2018   15:35 Diperbarui: 8 Desember 2018   21:43 2613 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Niniek Collection Membuka Pasar dengan Bisnis Online
Niniek Collection

Tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan mencapai 7,2 %, sementara penyumbang terbesar adalah Kota Makassar sebesar 5,4 %.  Pertumbuhan ekonomi ini dibarengi dengan pertumbuhan  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 16.428 di Makassar  yang tersebar di 15 kecamatan pada tahun 2018 ini.  UMKM memiliki peran strategis dan penting untuk menopang perekonomian indonesia. Hal ini dikarenakan jumlah industri yang besar dan terdapat dalam setiap sektor ekonomi serta potensinya yang besar dan menyerap tenaga kerja.

Program digitalisasi UMKM menjadi sangat penting diterapkan karena sangat bermanfaat bagi perkembangan UMKM khususnya di Kota Makassar.  Peran UMKM di Makassar sangat membantu perekonomian warganya saat ekonomi nasional sedang menurun.  Di Makassar, UMKM terdiri dari ragam, pengrajin emas dan perak, kerajinan tangan dan pakaian.  Bisnis online menjadi salah satu yang sangat menonjol. 

Target pemerintah sampai tahun 2020, akan lahir 8 juta UMKM online.  Untuk memajukan UMKM online harus dilakukan secara keroyokan.  Artinya bebagai elemen harus bersinergi antara satu sama lain.  Misalnya antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta jasa pengiriman.  Dalam jasa pengiriman, JNE siap menampung peluang dengan manajemen yang bagus sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggannya.

Bicara soal UMKM, saya akan mengajak anda untuk melirik salah satu pelaku UMKM di Kota Makassar yang turut andil dalam memajukan ekonomi Kota Makassar dengan bisnis online yang dikelolanya yaitu Niniek Collection.  

dok.pribadi
dok.pribadi
Ibu Niniek Djamaluddin yang lebih akrab disapa Bu Niniek, mengawali bisnisnya tanpa program khusus lebih dulu.  Awal mula berdirinya butik Niniek Collection ini hanya iseng-iseng saja.  

Bu Niniek merancang bajunya sendiri untuk dipakai pada salah satu acara di lingkungan keluarga.  Tapi ternyata, dikalangan kerabat dan teman-temannya saat itu, baju yang dia kenakan banyak yang suka sehingga diminta untuk merancang dan membuat beberapa helai pakaian untuk keluarga dan teman-temannya.

Ia  mencoba mengangkat kearifan lokal Sulawesi Selatan dalam rancangan baju-bajunya melalui kain sutra dari Sulawesi Selatan.  Niniek Collection mencoba mengkombinasikan kain sutra menjadi batik sutera berbahan halus dan enak dipakai.  

Budaya lokal menjadi hal yang menarik untuk dijual, sebab banyak orang diluar Sulawesi Selatan yang berminat dengan Kain Sutra.  Bukan hanya itu, orang Sulawesi Selatan yang berdomisili di luar pulau Sulawesi pun kadang merindukan dan membutuhkan kain sutra untuk beragam keperluan.

dok.pribadi
dok.pribadi
Seiring perjalanan waktu, baju rancangan Bu Niniek makin banyak yang suka. Alhamdulillah respon positif dari banyak kalangan memberikan energi positif untuk mendirikan sebuah butik di jalan Badak Lorong 1 No 1 Kota Makassar.  

Produk hasil rancangan sendiri ini dipasarkan baik secara online dan offline.  Penjualan secara online dapat kita lihat di akun instagram @Niniek_Djamaluddin.  Menurutnya, media sosial banyak memberikan sumbangsih positif dalam mengembangkan bisnisnya.  Salah satunya adalah instagram yang sangat membantu dalam meningkatkan omset penjualan secara online. 

Dalam mengembangkan usaha UMKM, digitalisasi UMKM menjadi media yang sangat penting dalam membuka pasar dan melebarkan permintaan yang potennsial.  

Para pelaku UKM harus terus mengembangkan bisnisnya dengan meningkatkan kemampuan informasi teknologi (IT) sehingga bisa memasarkan produk mereka secara digital. Sebab, perkembangan teknologi tidak bisa kita tolak.  Mau tidak mau, suka atau tidak suka, siapa astau tidak siap, kita harus bisa mengikuti arus perkembangannya.  Jika tidak, maka kita akan ketinggalan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN