Mohon tunggu...
Aam Nurhasanah
Aam Nurhasanah Mohon Tunggu... MENULISLAH SETIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI

Menjadi penulis adalah impiann.. Saya akan buktikan suatu saat nanti bisa mengukir sejarah lewat tulisan..

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Blogger Muda Segudang Prestasi

26 Oktober 2020   22:49 Diperbarui: 26 Oktober 2020   22:51 22 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Blogger Muda Segudang Prestasi
pelatihanbelajarmunilis.blogspot.com

 Belajar Menulis Gelombang 16Pertemuan  ke 7

: Senin, 26 Oktober 2020

Waktu

: Pukul 19.00 -- 21.00 WIB

Pemateri

: RAIMUNDUS BRIAN PRASETYAWAN, S.Pd.

Topik

: BLOGGER MUDA MENGUKIR PRESTASI

Oleh

: AAM NURHASANAH,  S.Pd.

 

Selayang Pandang Profil Pak Brian

Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd lahir di Jakarta, 30 Juni 1992. Kini tinggal di Bekasi dan berprofesi sebagai guru SD di Jakarta. Memulai aktivitas menulis ketika blog pertamanya (www.praszetyawan.com) dibuat pada 2009. Profilnya pernah dimuat dalam buku berjudul "Majors For The Future".

Riwayat Pendidikan

SD Strada Kampung Sawah (1998-2004)

SMP Strada Kampung Sawah (2004-2007)

SMA Pangudi Luhur II Servasius (2007-2010)

PGSD Unika Atma Jaya Jakarta (2010-2014)

Riwayat Pekerjaan

Guru SD Santo Mikael, Jakarta (2014-2015)

Guru SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta (2015-sekarang)

Puluhan tulisannya sudah dimuat di berbagai media cetak seperti Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, Tabloid Bola, Harian Bola, Tabloid Soccer, dan Majalah Hidup.

Blog:

Blog personal (Blog Utama): www.praszetyawan.com

Blog Buku: www.bukubrian.blogspot,com

Blog Tutorial Blogspot: www.tamanbelajarblog.blogspot.com

Blog Pembelajaran SD: www.bahastematiksd.blogspot.com

Kompasiana: www.kompasiana.com/brianprasetyawan

Gurusiana: brianprasetyawan.gurusiana.id  

Guraru: guraru.org/guru-berbagi/author/brianprasetyawan/

Buku Solo:

Blog Untuk Guru Era 4.0 (Januari 2020)

Aksi Literasi Guru Masa Kini (Mei 2020)

Menerjang Tantangan Menulis Setiap Hari (Juni 2020)

 

Buku Antologi:

Senandung Rasa - Antologi Puisi (April 2020)
 Bersajak di Kala Pandemi - Antologi Puisi (Mei 2020)
Rona Rasa #dirumahaja - Antologi True Story (Juni 2020)
Ramadhan Tahun Ini - Antologi Puisi (Juni 2020)
Semangatmu Inspirasiku - Antologi True Story (Juni 2020)
Inisialmu dalam Buku Ini - Antologi Puisi (Juli 2020)
Jejak Keberhasilan -  Antologi True Story (Agustus 2020)
Kembara Bakti -  Antologi True Story (September 2020)
 

Penangggung Jawab Pembuatan Buku Antologi:

Ini Cerita Seru Hobiku

Pena Digital Guru Milenial (Juli 2020)

Ukir Prestasi Tebar Inspirasi (September 2020)  

 

Komunitas yang Diikuti:

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN)

Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB)

Gurusiana

PGRI Kecamatan Kemayoran

Blogger Jabodetabek

Blogger Energy

Warung Blogger

Bloggercrony

Akun Medsos:

Akun Medsos:

Email: brian_cisc@yahoo.co.id

Facebook: https://www.facebook.com/brianpraszetyawan

Instagram: https://www.instagram.com/brianprasetyawan/

Twitter: https://twitter.com/praszetyawan

Youtube: Brian Prasetyawan (https://www.youtube.com/channel/UCO6UJPCGBYAmzObwvNQ2_3Q/)

.

Kilas balik

Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd atau biasa disapa dengan sebutan Pak Brian sebenarnya  kelahiran Jakarta, 30 Juni 1992. Guru muda satu ini sangat pandai mengelola blog. Jika ada peserta belajar menulis yang kesulitan membuat blog atau kesulitan berkaitan dengan blog, Pak Brian selalu siap membantu tanpa pamrih. Awal kisah saya mengenal Pak Brian adalah ketika saya menjadi peserta belajar menulis di gelombang ke 8. Pak Brian adalah alumni grup belajar menulis gelombang ke 4 satu angkatan dengan Cikgu Tere. Cikgu Tere adalah salah satu alumni gelombang 4 yang bukunya lolos seleksi di Penerbit Mayor PT Andi Offset. Sangat bangga sekali kenal dengan  orang-orang hebat yang sering berbagi ilmu menulis gratis.  

 

Malam ini saya diberi tugas untuk menjadi moderator dan mendampingi Pak Brian untuk memandu jalannya perkuliahan kelas belajar menulis gratis. Saat ini sudah pertemuan ke 10 dan mungkin ada peserta yang resumenya sudah lebih dari 10 seperti Bunda Tini Sumartini, M.Pd. Seperti biasa, kuliah masih menggunakan Whatsapp Grup dan saat ini sedang berlanjut di gelombang 16. Karena Omjay sedang rapat, saya memulai kuliah online sekitar pukul 19.13 WIB. Saya kemudian membuka kelas dan mengingatkan kembali peserta bahwa peraturan masih sama, kuliah dibagi dua sesi, sesi pertama adalah sesi materi dan sesi kedua adalah sesi tanya jawab.

Pada menit 19.19 WIB, Pak Brian lalu memulai sesi materi. Pak Brian sangat senang sekali karena bisa sharing dan berbagi pengalaman tentang dunia menulis. Malam ini Pa Brian akan membahas Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyiapkan kumpulan resume untuk menjadi naskah buku

Pak Brian membuka sesi materi dengan berbagai pertanyaan pembuka kepada peserta.

Bagaimana kelanjutan proses penerbitan buku jika sudah menyelesaikan 20 resume.

Apakah harus melalui penerbit yang ditentukan pelatihan belajar menulis?

Bagaimana menyusun kumpulan resume dalam bentuk format buku ?

3 pertanyaan di atas kemungkinan besar mewakili pertanyaan teratas sebagian besar peserta kelas belajar menulis. Sebelum menjawab pertanyaan di atas, Pak Brian sedikit berbagi pengalaman awal sejarah beliau saat pertama kali menulis dan menerbitkan buku.

 

 

Sejarah ngeblog dan Menerbitkan Buku

Pak Brian sudah ngeblog sejak 2009. Namun keinginan untuk membuat buku baru muncul pada akhir 2013. Keinginan tersebut masih ada jejak digitalnya. Bisa dilihat di: https://www.liputan6.com/citizen6/read/782602/resolusi-2014-mencipta-buku-setahun-satu

Ketika itu Pak Brian ingin menerbitkan buku pada tahun 2014. Namun karena tidak punya mentor yang membimbing dan tidak tahu harus masuk di komunitas apa,  Pak Brian  hanya tahu satu tempat menerbitkan buku secara mandiri yaitu nulisbuku.com.  Disitu memang gratis, tapi tidak termasuk fasilitas desain cover dan ISBN. Jika mau dua hal itu harus bayar. Biayanya mungkin hampir sejuta. Ketika itu masih kuliah dan tidak mungkin mengeluarkan biaya sebanyak itu. Pak Brian tidak tahu tempat lain untuk menerbitkan buku secara self publishing.Semangat naik-turun dan akhirnya vakum. File naskah tersimpan saja di dalam laptop bertahun-tahun.

Namun akhirnya pada 2019 saya mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Mata saya terbuka bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie.Pak Brian makin semangat menyelesaikan naskah hingga akhirnya pada Oktober 2020  mengirim naskah buku pertama ke salah satu penerbit Indie.Perlu waktu 3 bulan untuk menunggu sampai buku terbit.Akhirnya pada akhir Januari 2020, buku pertama terbit.


Dok. pribadi
Dok. pribadi
Setelah buku pertama terbit, barulah Pak Brian bertemu dengan grup pelatihan belajar menulis. Ketika itu memasuki gelombang 4. Senang sekali berada satu grup dengan guru-guru yang juga suka menulis.Semangat saya menjadi berkali-kali lipat hingga menerbitkan buku solo pada Mei dan Juni 2020.



Dok. pribadi
Dok. pribadi
Ini buku kedua (Mei 2020)



Dok. pribadi
Dok. pribadi
Ini buku ketiga (Juni 2020)

Bapak/ibu beruntung bisa bergabung di grup ini. Bapak/ibu tinggal pilih mau menerbitkan buku dimana dan mendapat bimbingan.Pelatihan belajar menulis tidak menentukan penerbit tempat bapak/ibu menerbitkan buku.Silakan bapak/ibu bebas memilih penerbit. Pertemuan sebelumnya sudah ada Cak Inin dari Kamila Press dan Pak Thamrin Dahlan dari YPTD

Bapak/ibu sudah tahu ketentuan/persyaratan dari tiap penerbit tersebut. Saya pun juga mau memberi pilihan kepada bapak/ibu yaitu menerbitkan buku lewat Pa Brian yang bekerja sama dengan sebuah penerbit indie. Penerbit Gemala yang sudah menerbitkan bukunya bu Aam.

Maka yang sebaiknnya bapak/ibu lakukan adalah memahami betul ketentuan tiap penerbit dan memilih yang cocok dengan bapak/ibu.Format naskah buku tidak ditentukan dari pelatihan belajar menulis, tapi menyesuaikan penerbit yang bapak/ibu pilih.Karena bisa saja antar penerbit beda format settingannya

Nah sekarang  ingin membahas bagaimana menerbitkan buku jika lewat Penerbit Gemala

Pertama, 20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word. Nah settingan file microsoft word ini perlu disesuaikan dengan format penerbit. Kalau format penerbit rekanan saya:

Ukuran kertas A5 (14x20cm)

Huruf times new roman, ukuran 12

Spasi 1,5

Margin 2 cm semua

Paragraf rata kiri-kanan (justify)

Kemudian masukkan juga kelengkapan naskah dalam file naskah kumpulan resume

Kelengkapan naskah yaitu:

cover ( judul buku dan nama penulis saja), kata pengantar, daftar isi (tanpa nomor halaman), profil penulis, sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3 kalimat)

Urutannya:

Cover

Kata Pengantar

Daftar Isi

Isi naskah

Profil Penulis

Sinopsis

Jadi semuanya dalam satu file. Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file

jika sudah siap, silakan kirim ke WA saya

Untuk di penerbit rekanan saya, tidak ada batas minimal jumlah halaman

Hanya 30 halaman A5 saja tetap diterbitkan

Kalau resume bapak/ibu nanti pasti lebih dari 90 halaman A5

Jadi tidak perlu ragu pada resumenya masing-masing

Untuk menerbitkan di penerbit rekanan saya, biayanya 300.000

Penulis mendapat fasilitas penerbitan:

Desain cover

ISBN

Layout

Edit ringan

2 Buku bukti terbit

E-Sertifikat

.

Sesi tanya jawab

Tadi sudah saya sampaikan bahwa Pak Brian punya keinginan memiliki buku pada 2014. Nyatanya buku pertama saya baru terbit 2020. Apa Faktornya ? Menurut Pak Brian adalah Motivasi dan kepercayaan diri. Jika motivasi dari diri sendiri, ada kemungkinan akan naik-turun. Maka sebaiknya ikutan komunitas, seperti pelatihan belajar menulis ini. Untuk percaya diri, saya banyak membandingkan buku-buku dari berbagai penerbit indie. Ternyata isi tulisannya tidak harus yang berat-berat. Tulisan tentang keseharian saja bisa diterbitkan.

Ilmu mengedit bisa dimulai dari dua hal sederhana:

1. Paragraf jangan berisi terlalu banyak kalimat

2. Mulailah membiasakan membuat kalimat yang pendek-pendek. Kalimat panjang cenderung akan membingungkan.

3. Edit saja hal-hal kecil seperti typo (salah ketik) dan merapikan susunan paragraf

 

Untuk  biaya pracetak (Lay out, ISBN, cover, editor) di Penerbit Gemala adalah  300 ribu.

Waktu yg dibutuhkan hingga terbit adalah  kurang lebih 1 bulan. Harga cetak per buku tergantung jumlah halaman. Sebagai gambaran: 100 halaman A5 = 33.250

Kualitas jilid, dll seperti penerbit pada umumnya. Kertas bookpaper 57 gram, jilid lem panas.  Cover : soft cover bahan art carton 260 gms, binding, laminating glossy. Wrapping plastik.

Nama Penerbit yang bisa dihubungi di grup kelas belajar menulis ada 4 penerbit untuk bisa menerbitkan buku antara lain:

1.      Kamila Press, Cak Inin

2.      YPTD, Pak Haji Thamrin Dahlan

3.      Penerbit Gemala (rekanan saya),

4.      Oase Pustaka (rekanan Bu Kanjeng)

 

 

Tidak ada batas waktu penyusunan membuat naskah buku dari hasil resume. Sebenarnya simpel. 20 resume digabung jadi satu dan dirapikan. Ditambahkan kelengkapan naskah. Baca ulang lagi dan edit. Selesai.

Untuk isi buku selain kumpulan resume bolehkan ditambah dr sumber lain tetapi msih tentang cara menulis? Boleh sekali. Justru itu yang diharapkan. Tapi kalau ada mengambil dari sumber lain, jangan lupa buat daftar pustakanya

Apakah antologi puisi bisa diterbitkan? Bisa. Kalau untuk syarat pelatihan, harus ditulis 1 orang yaitu bapak sendiri.

Langkah awal untuk menjadi penulis buku gimana adalah dengan ikut komunitas menulis seperti pelatihan belajar menulis ini. Lalu rajin menulis di blog. Kumpulan tulisan di blog bisa dibukukan. Ini adalah konsep yang diterapkan Om Jay. Maka itulah gunanya blog. Menampung tulisan-tulisan kita. Kalau sudah banyak, kita tinggal pilih-pilih tulisan mana yang mau dibukukan

 

1. Bisakah diceritakan kiat2 menulis dari Bapak?

2. Juga latar belakang keterampilan menulis yg ada pd Bapak?

3. Apa rencanaa/target Bapak ke depan?

 

Kiat menulis pemula adalah apa saja bisa ditulis. Jangan ragu pada tulisan kita. Karena tulisan yang kita anggap biasa, bisa saja dianggap luar biasa bagi orang lain. Tidak perlu memikirkan bahwa menulis itu harus begini, harus begitu. Mulai saja dulu.

Pada dasarnya Pak Brian tidak punya hobi menulis. Namun sejak ngeblog, hobi menulis menjadi muncul. Ia mempelajari tentang menulis secara otodidak lewat internet atau buku. Maka sebenarnya masih perlu banyak belajar tentang menulis. Untuk di grup 16 ini ada Pak Opin dan Pak Rizky.

Rencana ke depan,  blog Pak Brian  www.praszetyawan.com  akan dibuat jadi 5 buku. Lalu mengajak siswa kelas saya menerbitkan buku antologi. Saya ada mimpi untuk membentuk komunitas guru penulis Jakarta.

kesimpulan perkuliahan malam ini adalah sekarang ini menerbitkan buku semakin mudah. Tulisan apapun bisa diterbitkan. Ditambah lagi bapak/ibu sudah bergabung dengan grup ini. Jalan yang harus dilewati untuk menerbitkan buku semakin jelas dan terbuka. Maka mari tuntaskan sampai buku terbit. Jangan berhenti di satu buku. Mudah-mudahan berlanjut menerbitkan buku kedua, ketiga, dan seterusnya

Luar biasa sekali materi malam ini. Semoga buku solo kedua saya, yang lolos seleksi penerbit mayor PT Andi, akan segera terbit. Untuk semua peserta tetap semangat membuat resume sampai bukunya terbit juga. Buku antologi adalah salah satu lecutan semangatt untuk menambah motivasi menulis. Ayo kita sukses bersama dan buku kita laris manis seperti moderator kelas menulis. Saya izin pamit, mohon maaf apabila ada kurang tata atau bahasa. Semangat terus buat semua peserta grup belajar menulis gratis yang dikomandai oleh Omjay. 

#Day20AISEIWritingChallange

VIDEO PILIHAN