Mohon tunggu...
A_047_REGINA INDRA
A_047_REGINA INDRA Mohon Tunggu... Mahasiswa - perempuan

seorang mahasiswa yang gemar membaca buku self improvement juga nulis menulis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Depresi Kurangnya Iman?

8 Desember 2021   16:35 Diperbarui: 8 Desember 2021   16:37 71 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Apa benar bahwa orang religius tidak butuh untuk ke psikolog?

Apa orang religius kebal dengan mental illness?

Definisi depresi  adalah kondisi dimana terdapat perasaan sedih,hampa ,bahkan kehilangan keinginan untuk berkegiatan terjadi secara konsisten atau bisa dibilang  gangguan suasana hati yang menyebabkan seseorang terus merasa sedih dan kehilangan minat.

Kondisi ini lebih dari sekadar perasaan sedih yang normalnya dialami orang-orang dengan kondisi mentalnya sehat. Ini karena perasaan sedih sangat sulit untuk disingkirkan sehingga terus menerus menghantui. Sebutan lain untuk penyakit mental ini adalah depresi mayor atau depresi klinis, yang memengaruhi perasaan, pemikiran, dan perilaku yang dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik.

Menurut riset ,orang yang lebih religius memiliki keadaan psikologis yang lebih baik dibandingkan orang yang tingkat religiusitas nya rendah  dan orang yang lebih religius juga punya lebih sedikit simpton depresi lebih jarang menyalahgunakan obat terlarang

Bahkan Rasulullah SAW pun  yang mempunyai ketingkatan iman yang paling tinggi melebihi manusia yang ada,manusia yang paling mulia dan paling sempurna diciptakan Allah SWT pernah merasakan kesedihan. Muhammad sebagai Nabi di caci maki oleh  orang orang jahat dan Nabi hatinya jadi sempit itu artinya bahwa Nabi Muhammad Saw  juga merasakan sedih sehingga ini yang menjadikan sedih adalah fitrah sebagai manusia,manusia jika tidak pernah sedih ,itu yang keluar dari batas kemanusiaannya.

Penelitian terhadap keterkaitan hubungan mental illness dan religious hasilnya tidak mengatakan bahwa orang yang memiliki religiulitas tingkat tinggi  akan membuat psikologis lebih baik ,penelitian nya bersifat korelasional

Orang yang memiliki religiulitas tinggi  mmeiliki kesehatan mental yang lebih baik daripada orang dengan religiulitas yang rendah karena terkadang orang yang memiliki kesehatan  mental yang baik karena mereka religius.

Hasil penelitian mengatakan dan memberikan penjelasan mengapa orang yang religious tinggi memiliki controlling terhadap depresi

  • Agama menyiapkan acara menghadapi pengalaman buruk,karena agama juga menjauhkan dari cara penyelesaian masalah yang negative
  • Agama bisa memperburuk Kesehatan mental seseorang ini karena anggapan stigma di komunitas beragama ,hasil penelitian Grajiano (2010) masih ada komunitas beragama yang melihat depresi dipandang sebelah mata karena mereka beranggapan bahwasanya orang yang depresi karena berdosa dan diganggu setan  dan muncullah self stigma yang mana proses seseorang menyetujui stigma tersebut hingga dia mengaplikaskannya ke diri sendiri dan orang yang memiliki self stigma terkadang sering mendeskriminasikan diri sendiri padahal Ketika seseorang mengalami depresi yang dibutuhkan itu adalah uluran tangan
  • Orang yang mempraktikan ajaran agama lebih cepat recovernya dari depresi juga tingkat depresinya lebih rendah

 Menjadi beriman bukan membuat kamu tidak pernah merasakan sedih tapi menjadi beriman membuat setiap kesedihan kamu itu menjadi hikmah,membuat setiap daripada kesedihan mu itu menghadirkan solusi solusi baru

Hamasah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan