Mohon tunggu...
Blasius Mengkaka
Blasius Mengkaka Mohon Tunggu... Guru - Guru dan Penulis.

Mencipta wacana bermutu dari sistem berpikir Plato dan Aristoteles. Sarjana Filsafat dari STFK Ledalero sejak tahun 2002 dan seorang guru profesional sejak tahun 2008. Email: mengkakablasius@yahoo.com. --(C)2013-2020.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Memahami "Materi Potensi" dan "Materi Aktualitas"

25 Agustus 2021   12:21 Diperbarui: 25 Agustus 2021   13:14 56 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Memahami "Materi Potensi" dan "Materi Aktualitas"
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Menurut teori Fisika, benda-benda yang besar berasal dari benda-benda yang kecil. Benda-benda kecil berasal dari benda-benda yang sangat kecil, benda-benda yang sangat kecil asalnya adalah dari atom. 

Atom adalah partikel terkecil yang tak dapat dibagi lagi. Dahulu Komputer-Komputer awal itu berukuran besar, makin lama diubah manusia menjadi Komputer yang kecil. Lalu sekarang manusia sudah memakai Komputer yang sangat kecil saja. Logikanya jelas, Komputer-Komputer besar itu asalnya dari Komputer-Komputer kecil seperti yang dipakai manusia zaman ini.

Sehebat apapun sebuah Komputer, manusia itu tetaplah makhluk yang lebih luhur dari Komputer yang paling canggih sekalipun. Kalian tahu bahwa Komputer itu kepintarannya sama saja dengan otak manusia. 

Jika manusia adalah sebuah Sumber Daya (SD), maka manusia yang kurang berpendidikan adalah potensi. Sedangkan manusia yang sudah berpendidikan secara baik adalah aktualitas. SD yang belum berpendidikan itu bagaikan materi mentah. Materi yang sudah jadi itu manusia yang sudah berpendidikan.

Dalam bukunya Metafisika, Aristoteles mengatakan bahwa  benda-benda yang masih mentah, yang belum diolah seperti buah sawit tu bersifat potensi. Potensi itu adalah prinsip sebuah perubahan.  Jika sebuah benda telah berubah dan bermanfaat, seperti Rinso, maka benda itu bersifat aktualitas. Aktualitas adalah keadaan yang sudah selesai, sudah jadi. 

Prinsip kerjanya: buah sawit sebagai materi potensi diolah untuk jadi minyak sawit. Lalu minyak sawit diolah untuk jadi Rinso. Rinso adalah materi aktualitas. Kelapa sawit adalah materi potensi. Perbedaan antara buah sawit dan Rinso adalah sama dengan perbedaan antara potensi dan aktualitas. Keduanya ada dalam waktu diakronis (lintas waktu). 

Sedangkan perbedaan antara bentuk dan materi bersifat sinkronis (dalam 1 waktu), seperti: kayu dibentuk untuk menjadi kursi. Kursi adalah bentuk, kayu adalah materi, keduanya ada dalam 1 waktu (waktu sinkronis).

Mohon tunggu...
Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan