Mohon tunggu...
Blasius Mengkaka
Blasius Mengkaka Mohon Tunggu... Guru dan Penulis.

Mencipta wacana bermutu dari sistem berpikir Plato dan Aristoteles. Sarjana Filsafat dari STFK Ledalero sejak tahun 2002 dan seorang guru profesional sejak tahun 2008. Email: mengkakablasius@yahoo.com. --(C)2013-2020.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Tentang Wajib Memakai Masker

19 Juni 2021   08:38 Diperbarui: 21 Juni 2021   21:37 59 4 0 Mohon Tunggu...

Kondisi sekarang (19/06/2021) di Prov. NTT, apabila ada aturan wajib memakai masker di rumah, maka jawabannya adalah terserah Anda saja. Biasanya para warga wajib memakai masker apabila mereka berada di luar rumahnya. Jika berada di dalam rumah sendiri, masker hanya disimpan. Saya juga lebih banyak menyimpan masker saya di atas meja apabila saya berada di dalam rumah. 

Sekarang kita sudah memasuki musim kemarau tahun 2021. 

Tadi pagi sekali, saya sempat jalan-jalan di lapangan  di samping rumah, di sebuah area yang luas. Saya hanya menemukan 1 warga, remaja, memakai masker. Di dalam area yang luas di luar rumah, droplet dan aerosol tidak berkumpul jika dibandingkan di dalam ruangan. Dalam kondisi ini sulit untuk mempertahankan penggunaan masker. 

Wajar, karena di musim kemarau banyak warga suka melakukan aktivitas di luar ruangan. Di luar ruangan, dalam area yang luas, jarak aman bisa lebih besar dari aturan, malahan bisa sampai 10 meter. Dalam jarak aman 5-10 meter, warga melepaskan maskernya. Daerah kabupaten Belu selama bulan Juni 2021 ini sudah nihil kasus baru positif Covid-19. Sementara itu banyak orang telah divaksinasi. 

Pos Kupang (30 April 2021) mengutip data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu per Rabu, 28 April 2021
memberitakan bahwa hingga saat ini Virus Corona telah merenggut 13 nyawa warga Kabupaten Belu. Hingga bulan Juni 2021, tidak ada penambahan jumlah kematian akibat kasus Covid-19. Kondisi ini tentu melegakan kami sebagai warga kabupaten Belu di Prov Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten Belu adalah daerah dengan insiden Covid-19 sangat rendah, tetapi tingkat vaksinasi adalah sangat tinggi.

Dengan semakin nihilnya jumlah korban dan semakin intensifnya program vaksinasi, para warga Belu sudah mulai longgar memakai masker di luar ruangan dalam area yang luas seperti di lapangan, dengan jarak aman mencapai 5-10 meter. Tanpa masker di luar ruangan dalam jarak aman 10 meter, warga bisa mendapatkan kembali sedikit normalitas. Tentu hal ini terjadi karena kondisi di sini semakin membaik. 

Pemerintah Belu tetap menghimbau bagi para warga Belu untuk wajib memakai masker bila mereka berada dalam ruangan atau beraktivitas di luar rumah. Para warga hanya wajib memakai masker apabila mereka berada di dalam ruangan dan di area yang amat sibuk, seperti: halaman sekolah, halaman kantor, pasar, tempat ibadah, terminal dan restoran.

Instrumen penting kewajiban memakai masker sekarang ini adalah karena adanya bahaya mutasi SARS-CoV-2. Di Prov. NTT, belum ada kasus positif Covid-19 karena mutasi SARS-CoV-2. Mutasi SARS-CoV-2 hanya terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera. Daerah-daerah lain harus tetap berwaspada. 

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meskipun jumlah kematian akibat Covid-19 adalah sangat rendah dan tingkat vaksinasi tinggi, tetap penting untuk selalu waspada. Sehingga penting sekali para warga Prov. NTT memakai masker di dalam ruangan agar tidak mengambil resiko. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x