Lingkungan

Tanaman Juga Memiliki Kebutuhan Loh....

17 Maret 2019   22:09 Diperbarui: 17 Maret 2019   23:22 74 7 7
Tanaman Juga Memiliki Kebutuhan Loh....
pertanian.pontianakkota.go.id

Tanaman berbeda dengan tumbuhan loh, bedanya tanaman itu dibudidayakan dengan tujuan untuk dikonsumsi atau memenuhi kebutuhan masyarakat umum sedangkan tumbuhan itu dibudidayakan sebagai tanaman hias yang sering ditanam untuk memperindah karangan rumah kita. Akan tetapi, kita juga harus tahu tanaman dan tumbuhan itu memiliki serapan atau kebutuhan unsur hara yang terbatas, sama seperti manusia jika diberi makan pasti punya batas kenyangnya masing-masing. 

Oleh karena itu, pada saat kita memberi makan padatanaman dan tumbuhan harus juga memperhatikan kebutuhan yang diperlukan oleh mereka. Karena jika tidak memperhatikan kebutuhan mereka akan berakibat fatal bagi tanaman tersebut, seperti jika kekurangan unsur hara pertumbuhan akan terhambat begitu juga kita kelebihan akan menyebabkan efek negatif bagi tanaman diantaranya mudah terserang penyakit dan hasil produksi dari tanaman tersebut akan berkurang. Maka dalam hal tersebut, kita harus mengetahui kebutuhan unsur hara dari setiap tanaman, agar dapat mengurangi biaya pengeluaran seperti biaya pemupukan.

Kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara juga bersifat spesifik seperti unsur hara non mineral antara lain Carbon (C), Oksigen (O) dan Hidrogen (H) dapat diserap dalam bentuk gas. Selain itu unsur C, H, O juga dapat diserap berbentuk ion dari dalam tanah. Sedangkan, unsur hara mineral  terdiri dari 13 jenis, yaitu N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Mn, Zn, Cu, Mo, B, Cl diperoleh tanaman dari dalam tanah. Akan tetapi unsur hara juga dapat diperoleh bukan hanya dari tanah, bahkan dapat juga diperoleh dari bahan organik yang telah terurai, hujan, dan dari pemupukan yang dilakukan. 

Semua unsur mineral ini diserap tanaman dalam bentuk ion, kecuali B diserap dalam bentuk asam borat. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan tanaman dalam pertumbuhan dan perkembangannya, harus memperhatikan ke-16 unsur hara tersebut yang sering disebut unsur hara essensial. Tanaman tersebut akan tumbuh dengan baik dan sehat apabila 16 unsur hara ini bisa tercukupi.

Pada era ini kebanyakan para petani memenuhi kebutuhan unsur hara pada tanaman melalui cara pemupukan, dimana pupuk yang sering digunakan yaitu NPK, SP-36, Urea, TSP, Phonska, ZA dan KCl. Pemberian pupuk tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara N, P, dan K yang merupakan unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman. Untuk mengetahui kebutuhan unsur hara tanaman menggunakan perhitugan sebagai berikut:

Dimana untuk presentase N pada urea yaitu 46%, P pada SP-36 yaitu 36%, N pada ZA yaitu 21%, P pada TSP yaitu 46%, dan K pada KCl yaitu 52%. Sehingga, ketika sudah mengetahui presentase atau banyaknya jumlah kebutuhan unsur pertanaman akan menguntungkan para petani dalam penggunaan pupuk yang tadinya boros. Selain itu juga dapat berdampak positif bagi tanaman antara lain tumbuh dengan baik dan juga akan meningkatkan hasil produksi tanaman tersebut.

Unsur hara yang secara alami ada didalam tanah, maupun yang diberi secara manual (pemupukan) dapat diserap tanaman apabila terjadi kontak dengan akar tanaman. Oleh karena itu, dalam pemberian pupuk harus juga memperhatikan dalam pengaplikasiannya, agar tanaman dapat langsung memperoleh unsur hara yang akan diberikan. Dimana pemberian pupuk secara optimal akan berguna pada tanaman, jika diberikan disekitar perakaran tanaman tersebut. Sehingga, ketika telah mengetahui kebutuhan unsur hara tanaman, maka tanaman tersebut akan tumbuh dengan dengan optimal seperti yang kita harapkan jika pemberian pupuk sesuai dengan keperluan atau kebutuhan dari tanaman tersebut.