Mohon tunggu...
Ram Tadangjapi
Ram Tadangjapi Mohon Tunggu... Cuma senang menulis

Kutu Buku, Penggila Film, Penikmat Musik

Selanjutnya

Tutup

Film

Resensi Film The Rose (1979)

6 April 2019   18:41 Diperbarui: 6 April 2019   18:51 0 0 0 Mohon Tunggu...
Resensi Film The Rose (1979)
(sumber: www.allmusic.com)

What are we ladies? What are we? We are waitresses at the banquet of life!.

Rose (Bette Midler) seorang penyanyi dengan aksi panggung yang menawan, suara serta penampilan nan liarnya saat bernyanyi mampu melejitkan dirinya menjadi salah satu penyanyi yang populer. Bersama Rudge (Alan Bates) yang menjadi manajernya ia melakukan sejumlah tur dan cukup sukses.

Kesibukan Rose menjalani sejumlah rangkaian tur cukup membuat fisik dan psikisnya lelah, ia kemudian meminta untuk cuti selama setahun pada Rudge namun permintaannya ditolak. Suatu ketika Rose merasa dipermalukan oleh seorang penyanyi senior bernama Billy Ray (Harry Dean Stanton), hal tersebut membuat Rose bersitegang dengan Rudge yang menurut Rose tidak berusaha membelanya saat ia dipermalukan. 

Rose kemudian bertemu dengan seorang sopir gagah bernama Dyer Houston (Frederic Forest), saat berada di dekat Dyer ia merasa mendapatkan sosok pria yang berbeda dari semua pria yang ia kenal. Ternyata kehadiran Dyer membuat Rose memiliki semangat baru untuk menjalani aktifitasnya meskipun ia seperti kehilangan akal sehat sehingga beberapa kali mengacaukan jadwal rekaman yang membuat Rudge semakin antipati.

Dyer sendiri mampu menjadi seseorang yang Rose andalkan sehingga keduanya semakin terikat dalam hubungan romantis. Namun ketidak stabilan emosi Rose yang sering kali turun naik tanpa terduga ditambah lagi kecenderungan orientasi seksual Rose yang mengejutkan membuat Dyer sering kehilangan arah untuk menentukan sikap saat bersama Rose.

Saat Rose akan melakukan tur ke kota kelahirannya ia terjebak dalam situasi tidak mengenakkan dan serba salah karena pada saat bersamaan hubungannya dengan Dyer sedang mengalami masalah berat sedangkan di sisi lain Rudge menuntut Rose untuk tetap mematuhi aturan yang ia buat. Rudge kemudian memutuskan untuk memecat Rose dan membuat Rose semakin terhimpit masalah sehingga Rose melarikan diri ke dalam jeratan narkotika, tanpa Rose sadari semua itu sangat beresiko terhadap hidupnya.

Bette Midler sebagai Rose (sumber: Screenshot/Dok. Pribadi)
Bette Midler sebagai Rose (sumber: Screenshot/Dok. Pribadi)

Film arahan Mark Rydell ini cukup baik memvisualkan perjalanan tur seorang penyanyi, melalui tangkapan gambar sederhana dipadukan dengan keadaan kota di  beberapa daerah Amerika era 60-an cukup mampu menghadirkan sebuah cerita yang sederhana namun penuh melodi kerapuhan.

Deretan lagu pengisi film ini juga cukup enak ditelinga baik yang berirama menghentak maupun lagu sedih. Sayangnya latar belakang karakter Rose serta situasi yang membuat Rose menjadi pribadi dengan emosi labil tidak terjelaskan sehingga penonton kehilangan petunjuk utuh untuk melihat siapa Rose sebenarnya. Interaksi Rose dengan keluarganya juga tidak terpaparkan dengan jelas bahkan sosok kedua orang tua Rose hanya tampil secara sekilas di tiga scene dan itu tidak memberikan penjelasan apa-apa.

Bette Midler tampil menawan sebagai karakter Rose sang bintang dengan beragam masalah, mungkin karena latar belakangnya sebagai penyanyi sehingga ia mampu menghidupkan karakter ini. Frederic Forest dan Alan Bates juga mampu melengkapi sebagai dua orang pria yang mampu membuat Rose terlilit masalah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x