Jansori Andesta
www.kompasiana.com/www.jansmiauw.com

aku anak ketiga dari pasangan hazairin dan sawati. dari tahun 2005 aku mulai menyukai puisi (baca n tulis puisi). dan saat ini menulis adalah pilihanku.
Kompasianer sejak:
17 October 2011
Tulisan : 806 artikel
Komentar : 3740 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

‘Kebunku Penuh dengan Bunga’ Kini Tinggal Legenda

lihat kebunku penuh dengan bunga ada yang putih dan ada yang merah setiap hari kusiram semua mawar melati semuanya indah begitu dahulu riang suara kekanak menari dan berlari kecil di ...

FIKSI | 17 jam lalu

24   13   dibaca 6

Puisi

Terbisik Dalam Jiwa: Menulislah, Menulis Hingga Akhirnya

Foto: Dokumen Pribadi menulislah, menulis apa saja menulis apapun yang bisa yang dibaca yang dirasa yang kan berguna mungkin bagi semua menulislah, menulis dengan sepenuh rasa sebanyak waktu yang dipunya tanpa rasa terpaksa tanpa tergesa-gesa menulislah, alirkan ...

FIKSI | 30 March 2015 00:14

20   7   dibaca 4

Puisi

Terucap dalam Sumpah: Ini Nusantara, Kan Tetap Jadi Milik Kita

selama gembur subur tanah masih ada untuk bertanam selama semangat juang dalam diri masih ada digenggam walau luap genangan kedukaan selalu coba merendam walau di tepian azam menganga ...

FIKSI | 28 March 2015 21:21

50   18   dibaca 9

Puisi

Berhutang Masih, Tak Luput Diri Menagih

mengeja diri dan kutemui serupa inilah aku kini berhutang masih, tak luput diri menagih tak jua malu meminta lebih meminta itu meminta ini meminta apapun yang diingini kehendak nafsu sudah ...

FIKSI | 27 March 2015 16:10

18   10   dibaca 6

Puisi

Tepatlah Nian Bait Tersampai

tepatlah nian bait tersampai ingatkan pada desa nan damai berpucuk hijau dan kicau ramai membujuk rindu beningnya sungai deras mengalir ke hati sampai petuah bijak pula terampai lalapan jiwa sedap aduhai ingatkan ...

FIKSI | 26 March 2015 19:59

20   10   dibaca 6

Puisi

Kalau Ada Bertemu Dengan Kasihku

kalau ada bertemu dengan kasihku sampaikan padanya di sini aku merindu selalu merindu di keramaian siang hingga malam membisu dari terbitnya terang di ufuk jauh hingga datang warna gelap membatu ya, ...

FIKSI | 26 March 2015 16:59

11   5   dibaca 2

Puisi

Lagi-Lagi, Sekali Lagi Nenek Kena Bui

nenek meri Dituntut 5 Bulan Penjara, 10 Bulan Masa Percobaan sumber gambar: harianterbit.com nenek lagi, nenek lagi lagi-lagi nenek yang kena bui seorang wanita tua tiada berpangkat apa lagi bergaji pasti bahkan ...

FIKSI | 24 March 2015 15:14

34   9   dibaca 4

Puisi

Hadirmu Puan, Tiada Mudah Terbaca Fikiran

sumber gambar: harryramdhani.blogspot.com tiada mudah terbaca fikiran tiada tertebak ke mana arah tujuan hadirmu puan di tengah musim berguliran penuh teka-teki jua kejutan di sepanjang hari di setiap detik berjalan di kala ...

FIKSI | 23 March 2015 21:34

32   6   dibaca 6

Puisi

Lagi Puan, Kau Tawarkan Bait-bait Kerinduan

sumber gambar: devonapixie.wordpress.com lagi, sekali lagi puan kau tawarkan bait-bait kerinduan pada malam panjang dingin berangan pada pagi yang masih belum bertujuan pada hati yang entah ke mana nantinya akan dilabuhkan bukan ...

HL | 22 March 2015 07:37

89   16   dibaca 11

Puisi

Lagi, Bicara Pada Cermin Kaca

sumber gambar: d0th.wordpress.com mengapa untuk apa salah siapa aku bicara pada siapa yang aku tak begitu tahu apa bagaimana serupa apa adanya tanpa dusta tanpa mengada-ada pada dunia entah yang mana? oh, wajah penuh makna dalam kaca entah dari mana yang aku ...

FIKSI | 21 March 2015 12:07

15   4   dibaca 3
1 2 3 ... 81 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: