Jansori Andesta
www.kompasiana.com/www.jansmiauw.com

aku anak ketiga dari pasangan hazairin dan sawati. dari tahun 2005 aku mulai menyukai puisi (baca n tulis puisi). dan saat ini menulis adalah pilihanku.
Kompasianer sejak:
17 October 2011
Tulisan : 732 artikel
Komentar : 3404 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Payah Berupuak Ati

nido keruan agi endak kemano pegi litak badan midang di aghi nuntut gindu di ati jemo diribang dino tegaghi la abis petang bekeleman kini segolah berupuak nyimpugh sendighi ngapo nyadi luak ini tuapo ...

FIKSI | 30 April 2014 19:56

10   2   dibaca 4

Puisi

Inilah Hamba Tiada Ubah

jauh kata menitah rapuh jasad tegak terbatas hayat serupa ada sebongkah tanah berjalan menuju arah berakhir ujung kembali ke tanah tak layak bangga jumawa hati menatap pantang pada saudara sama berpijak berjalan, berlari dan lelah tertunduk hina bercermin ...

FIKSI | 20 April 2014 00:11

19   1   dibaca 1

Puisi

Kutemukan Tulus Hatimu (Pujangga Hatiku)

ya, kutemukan tulus hatimu memberi kasih tanpa meragu hingga tiada terbantah kala mengeja kata menyusun bait selalu terlafal fasih nama indahmu pujangga hatiku aku kan setia menanti kasih bersama ...

FIKSI | 14 April 2014 21:28

98   6   dibaca 5

Puisi

Aku Bertanya, Haruskah?

warna warni berkibar di mana-mana wajah-wajah dan nama-nama bermunculan dan entah siapa nama dengan sederet gelar tertera ya, saat itu akan segera tiba saat orang-orang bersama-sama masuk dan keluar dari bilik-bilik suara berderet tertata begitu ...

FIKSI | 6 April 2014 22:52

25   3   dibaca 1

Puisi

Aku Hanyalah Awam

aku berpuisi bukan puisi tapi hanya tulis yang entah arti tiada manis dirasa pasti hambar segala sisi dan isi aku melukis bukan lukisan tapi hanya coretan yang entah arti tiada indah dipandang mesti hadirkan ambigu segala ...

FIKSI | 2 April 2014 07:47

25   6   dibaca 1

Puisi

Bukan Malam Enggan Berkawan

bukan malam enggan berkawan bersama dingin bernaung awan dan gelap melingkup rata pandangan bukan kawan ada kita hanya peduli diri sendiri melihat sempit pada kerdil jiwa yang terlanjur menepi bersama segala serapah dan caci ...

FIKSI | 30 March 2014 19:42

25   1   dibaca 0

Puisi

Bisik Lirih Hati

lajak kata meluka hati lajak tingkah pula sakiti lajak rasa membebani diri lajak hasrat sesat sendiri jangan biarkan jauhkan… jauhkan… kendali diri lagi dapatkan biar tiada bala yang kan hancurkan ya, berbisik hati ...

FIKSI | 29 March 2014 20:40

21   6   dibaca 0

Puisi

Akan Aku Gores Sesuka Hatiku

akan aku gores sesuka hatiku pada lembar-lembar yang masih tersisa utuh mungkin dari segala sisi dan sudut nyata tersentuh entah kata entah sketsa yang akan tertera rata tak jeda di serata luas bentangannya ya, akan ...

FIKSI | 28 March 2014 23:22

19   6   dibaca 1

Puisi

Pada Kampanye

dan merah putih semakin menghilang dan warna warni merebak menaungi wajah-wajah pucat kelaparan mungkin menunggu mati adakah tuan peduli atau hanya berlenggak di atas panggung orasi lantang bicara mengurai bermacan janji yang entah untuk segera ditepati tak ...

FIKSI | 26 March 2014 12:48

12   1   dibaca 0

Puisi

Kepingan-kepingan Baitku

Ada Rasaku dan pada daun yang gugur ada rasaku terlebur bersama pada genangan lumpur tempat segala gundah berpupur lekat menyatu sebelum akhirnya hancur - Satu Waktu Aku terasa berada pada satu sudut yang sangat ...

FIKSI | 25 March 2014 23:16

14   0   dibaca 0
1 2 3 ... 74 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: