Menangis dalam Kebahagiaan

18 November 2009 16:40:00 Diperbarui: 26 Juni 2015 19:17:16 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Mungkin anda pernah merasakan apa yang saya rasakan. Menangis dalam kebahagiaan. Menangis karena anda merasakan sebuah kebahagiaan yang amat sangat anda rasakan, dan tiba-tiba air mata ini mengalir begitu deras di pipi. Membuat saya merasakan bahwa Allah selalu online mendengarkan doa-doa hamba-Nya yang selalu berserah diri.

Ketika hari ini, Rabu, 18 November 2009 para pemenang sayembara naskah buku pengayaaan di undang ke mendiknas untuk mendapatkan hadiah dari mendiknas secara simbolis, ada perasaan haru dan bangga. Tiba-tiba saja saya menjadi orang yang cengeng dan mudah sekali menangis. Padahal biasanya saya tak seperti itu. Entahlah, saya merasakan sebuah kebahagiaan bisa bertemu langsung menteri pendidikan nasional, Prof. Moh. Nuh yang baru saja mengeluarkan program 100 harinya. Salah satu program itu adalah koneksi internet ke sekolah-sekolah.

Mungkin bagi anda bertemu menteri itu merupakan hal biasa, tetapi bagi saya rakyat kebanyakan, bertemu menteri adalah anugerah terindah yang tak terlupakan. Apalagi hari ini kami semua akan siaran langsung di TVRI dan tentu dengan bangga tampil di televisi menerima hadiah lomba sebagai juara pertama dalam siaran langsung yang dipancarkan ke seluruh tanah air.

Bagi saya ini seperti mimpi. Menulis setiap hari di blog membuat saya bisa bertemu menteri. Menteri yang memperhatikan para guru yang suka menulis. Memberikan kami pengarahan bahwa menulis itu harus ada yang namanya ide, lalu melakukan tindakan menulis yang teratur setiap hari, dan mampu mengekprorasikan tulisan dalam bahasa tulis yang mudah dicerna dan bermanfaat.

Buku mengubah cakrawala pikiran atau wawasan, sehingga mampu memberikan inspirasi kepada para pembacanya, yang mudah dipahami, dan menangkap pesan dari penulis. Penulis harus mampu membangkitkan minat baca, menuliskan naskah-naskah yang bisa difilmkan tetapi juga mengungkap realitas sosial. Di sinilah terjadi proses pengayaan kepada para pembaca semua.

Ana-anak kita harus dilatih untuk bisa menulis, dan memiliki minat membaca yang tinggi. Sebab membaca dan menulis belum menjadi budaya dikalangan anak-anak sekolah kita.

Berikut ini saya sharingkan para pemenang sayembara penulisan naskah buku pengayaan 2009, yaitu:

1 Dwi Budiyanto, S.Pd, Dosen jurusan PBSI FBS UNY, Yogyakarta 2 H. Ruslan, Guru SD Negeri I Banyumulek Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat 3 Iis Wiyati, S.Pd, Guru SMAN 5 Bogor, Jawa Barat 4 Muji Hartono, S.Pd, Guru SDN Rejowinangu, Purworejo, Jawa tengah 5 Rochmatul Laily, Guru SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang 6 Saepul Muhtadin, S.Pd, Guru SMAN 1 Ciwidey, Jawa Barat 7 Sri Wahyuti, A.Ma.Pd, Guru TK Larasati Desa bandungrejo, Demak Jawa Tengah 8 Suhema, S.Pd, guru SDN Margadadi VI, Indramayu Jawa Barat 9 Wahyuningsih Rahayu, S.Pd, Guru SDN Batursari 5 Demak Jawa Tengah 10 Drs. Sigit Sulistio, Pengawas pendidikan Menengah, Majalengka Jawa Barat 11 Drs. Tjahjono Widiyanto, guru SMN 1 Ngawi Jawa Timur 12 Elly Rosita Desi, Guru SDN 1 Bondrang Ponorogo, Jawa Timur 13 Harwimuka, guru SDN Sumber Agung 02 Blitar Jawa Timur 14 Hasta Indriyana, S.Pd, Guru SMAN 1 Wonosari gunung kidul Yogyakarta 15 Hidayat Raharja, S.Pd, Guru SMAN 1 Sumenep, Jawa Timur 16 M.Yusuf Amin Nugroho, guru agama Islam Mts Negeri Wonosobo, Jawa Tengah 17 Saryana, M.Pd, Guru SDN Ngentak bantul Yogyakarta 18 Tri Astoto, M.Pd, guru SMAN 5 Pare-pare Sulawesi Selatan 19 Afrizal Harun, Dosen STSI Padangpanjang Sumatera Barat 20 Diat Ahadiat, S.Pd, Guru SDN 1 Karangmalang Crebon Jawa Barat 21 Drs. St. Sri Purnanto, Guru SMAN 1 panggul Trenggalek Jawa Timur 22 Gatot Supriyanto, Guru SMPN 1 Grabag magelang, Jawa Tengah 23 Ignatius Karyono, M.Sn, Guru SMK 1 Kasihan Sleman Yogyakarta 24 Iswatun Hasanah, Guru TK Pertiwi I kalianyar Nganjuk Jawa Timur 25 Mardiana Rahmawati, S.Sos, Guru MAN gandekan Bantul, Yogyakarta 26 Purwatiningsih, S.Pd, Guru SMA Bruderan Puworejo Jawa Tengah 27 Suhardi, Guru SMK Muhammadiyah Bahaour Kuala Pulang Pisau, Kalteng 28 Dra. Maria Suharsini, M.Si, Guru SMAN 2 Salatiga Jawa Tengah 29 Endang Sri Sulistyarini, S.Pd, Guru SDN Karangsari 2 Blitar Jawa Timur 30 Fahrurazi, S.Si, guru SMA PGRI 01 Kendal Jawa Tengah 31 Prayitno Abadi, S.Si, Peneliti Lapan Kendal Jawa Tengah 32 Gunawan, Guru SDN Surokerto, 1 Probolinggo Jawa Timur 33 Mainarni, S.Pd, Guru SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang 34 Sri Asih, UPT SMP Negeri 9 Pasuruan Jawa Timur 35 R. Arifin Nugroho, Guru SMA Kolese De Britto, Kulonprogo Yogyakarta 36 Rahman Hakim, Guru SMP Al-Ma’some Sumedang, Jawa Barat 37 Yohana LA, Suyati, Guru SMPN 4 Sanggau Kalimantan Barat 38 Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum, Dosen FKIP Univ Muhammadiyah Purwokerto 39 Drs. Abdul Jamil, SH, Guru SMPN 1 Terbuka Adiwarna 40 Drs. Aryo Sunaryo, M.Pd, Dosen Fakultas Sastra dan seni UNNES 41 Heri Nugroho, S.Pdi, Guru SMPN 7 Semarang 42 Ibnu Asakir, S.Pd, guru SD IT Salman Al Farisi Klebengan, Sleman Yogyakarta 43 Imron Rosidi, M.Pd, Guru SMKN 2 Pasuruan Jawa Timur 44 Muhamad Arifien Zuhri, S.Pd, Guru SDN Giripurwo I Kulonprogo Yogyakarta 45 Wiranto, S.Pd, guru SMAN 1 Wonosegoro Boyolali Jawa Tengah 46 Zahiroh Fitria Agustiana, Guru SDN 01 Wangandowo, Pekalongan Jawa Tengah 47 Dewi Hemia Ningsih, Guru SDN 13 Mandanga Kendari Sulawesi tenggara 48 Drs. Eka Waluya, Guru SMPN 1 Pringsurat Temanggung Jawa Tengah 49 Dwi Rakhmawati, S.E, guru komputer SD Al Firdaus Surakarta Jawa Tengah 50 Johan Wahyudi, guru SMPN 2 Kalijambe Sragen Jawa Tengah 51 Nur Leni, SP, Guru SD Al Firdaus, Surakarta Jawa Tengah 52 Qodir Muhadjir, Tutor kejar paket C PKBM satria, Purwokerto Jawa Tengah 53 Waitlem, S.Pd, GuruSMAN 4 Gunung Talang Solok Sumatera Barat 54 Wijaya Kusumah, S.Pd, guru SMP Labschool Jakarta, DKI Jakarta

Wijaya Kusumah

/wijayalabs

TERVERIFIKASI

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana