HIGHLIGHT

Indonesia.go.id, Situs Nasional Kok 'Unyu'?

18 September 2012 02:12:22 Dibaca :
Indonesia.go.id, Situs Nasional Kok 'Unyu'?
Halaman depan situs Indonesia.go.id

Melongok situs web Indonesia.go.id sungguh membuat dahi mengkerut. Situs ini seharusnya menjadi salah satu etalase utama saat orang ingin tahu lebih dalam tentang Indonesia. Namun, situs yang bertajuk ‘Portal Nasional Republik Indonesia’ ini nyatanya jauh dari harapan. Sekretariat Negara Republik Indonesia sebagai pengelola situs belum mampu menyuguhkan konten yang profesional. Situs Indonesia.go.id seolah menjadi kumpulan link dan kumpulan berita dari situs lain. Disebut kumpulan link karena situs ini banyak mengarahkan pada layanan ke situs-situs kementerian atau lembaga nasional lainnya. Sebenarnya maksudnya baik, yakni mengarahkan pengguna untuk menuju lembaga terkait. Namun, jika kumpulan link ini terlalu mendominasi wajah situs kok sepertinya tidak ada hal baru yang bisa disuguhkan oleh sebuah ‘Portal Nasional Republik Indonesia’. Kemudian terkait konten berita. Saat saya berkunjung Selasa (18/9/2012) pagi, berita terbaru yang masih nangkring di wajah situs adalah berita yang diupload pada Kamis (13/9/21012). Berita yang tampil bahkan hanya hasil comotan mentah-mentah dari situs Kementerian atau lembaga negara lain. Meski disertai link sumber berita, terkadang berita dari situs Kementerian pun malah mengambil dari situs media nasional. Semestinya institusi sekelas Sekretariat Negara memiliki tim khusus IT dan media yang mampu memproduksi sendiri konten berkualitas. Bukankah setiap kegiatan kenegaraan selalu ada dokumentasinya? Kenapa bukan foto dan berita tersebut yang selalu diupdate untuk mengisi situs Indonesia.go.id? Sebuah portal nasional pastinya juga memiliki menu pilihan untuk mengubah bahasa, dan Bahasa Inggris adalah pilihan wajib. Namun, sekali lagi sangat disayangkan tidak semua konten di situs tersebut yang bisa berganti menjadi Bahasa Inggris meskipun sudah diklik menu “ENGLISH” di pojok kanan atas situs. Parahnya, hal ini terjadi pada konten berita yang selalu memunculkan kalimat “There are no translations available” pada awal berita yang tetap “ngomong” Bahasa Indonesia meski sudah diganti Bahasa Inggris. Hal ini jelas memalukan terjadi pada portal nasional yang kemungkinan besar bakal diakses oleh pengguna dari luar negeri yang memiliki kepentingan dan ingin tahu tentang Indonesia.

1347934141137941060
Terjemahan ke Bahasa Inggris yang tidak tersedia
Tak perlu studi banding dengan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk belajar tentang pengelolaan situs resmi nasional. Hanya perlu bantuan Google sebenarnya kita bisa membandingkan situs nasional kita dengan negara lain. Bahkan dengan Vietnam pun agaknya kita perlu belajar. Tampilan situs Vietnam.gov.vn sebenarnya tidak terlalu istimewa, tapi paling tidak sebagai “Government Web Portal”, situs tersebut lebih update dari sisi konten berita dan yang terutama, situs tersebut mampu dibaca dengan Bahasa Inggris padahal aslinya menggunakan bahasa dan huruf lokal.
1347934204144139873
Tampilan situs pemerintah Vietnam
Artikel ini bukan untuk mencela produk milik bangsa sendiri, tapi anggaplah sebagai bentuk kepedulian terhadap situs resmi nasional kita yang perlu banyak perbaikan. Malu kan punya situs nasional kok ‘unyu’? Bikin galau saja nih. Salam.

Widi Kurniawan

/widikurniawan

TERVERIFIKASI (HIJAU)

"Aku tidak menyebut saya dengan gue"

-------------- www.cintalorenz.com

--------------Follow @maswidik

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?