NASIB PRANGKO

Tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi yang semakin maju dengan keberadaan surel (surat elektronik/email) membuat tradisi surat menyurat semakin ditinggalkan masyarakat. Dan tentu saja keadaan ini mempengaruhi penggunaan perangko di Indonesia. Perangko pun pada masa itu seringkali dikoleksi oleh para filatelis atau para kolektor karena keunikan gambar pada perangko tersebut. Namun seiring perkembangan, kini keberadaan perangko pun kian tergerus. Hanya segelintir orang saja yang masih mengoleksi perangko dan nasib perangko pun semakin tergeser. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang nasib perangko di zaman serba digital ini? Sampaikan ulasan Anda dengan menyertakan label: Nasib Prangko pada artikel Anda.