INDONESIA IMPOR CANGKUL

Indonesia melalui PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) ternyata melakukan impor cangkul dari Tiongkok. Keputusan pemerintah ini menuai polemik dan mengundang kecaman dari netizen. Bahkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menilai impor cangkul yang dilakukan pemerintah malah menimbulkan pertanyaan soal komitmen untuk memberdayakan industri kecil menengah. Namun, pemerintah beralasan bahwa kebutuhan cangkul cukup tinggi, tetapi perusahaan BUMN belum mampu memproduksi pembuatan cangkul dengan jumlah sesuai kebutuhan. Kompasianer, menurut Anda apakah kebutuhan akan mengimpor cangkul ini benar-benar diperlukan? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan tag Impor Cangkul pada artikel Anda.


Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana