BAHAYA ROKOK ELEKTRIK

BNN menemukan narkotika jenis baru yang bernama 4-Chloromethcathinone atau yang dikenal dengan Blue Safir. Cairan berwarna biru ini bisa diubah dalam bentuk bubuk sehingga dapat dicampur dengan liquid rokok elektrik atau vape. Karena penemuan narkoba terbaru jenis liquid yang disalahgunakan ini, Menkes Nila F Moeloek berujar bahwa penggunaan rokok elektrik sebetulnya lebih berbahaya daripada rokok tembakau. Menurutnya, zat seperti nikotin dan tar dalam liquid vape bisa langsung masuk ke paru-paru ketika dihisap karena tidak terdapat filter seperti rokok tembakau. Kompasianer, apa pendapat Anda mengenai penggunaan rokok elektrik ini? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan label: Bahaya Rokok Elektrik pada artikel Anda.


Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana