Makna Kupat

04 September 2011 15:45:47 Diperbarui: 26 Juni 2015 02:14:45 Dibaca : Komentar : Nilai :

Setiap hari raya 'idul fitri kita sering disuguhi kupat. Kupat atau ketupat bagi orang jawa memiliki makna simbolis.Kupat dapat berarti ku-ngaku pat-lepat. Ngaku lepat (mengaku kesalahan) baik kesalahan yang dilakukan secara kasar (nyata/disengaja) maupun yang halus (tidak kelihatan/tidak disengaja).Kupat dapat berarti pula,ku-laku,perilaku (tindakan) dan pat-papat(empat). Perilaku 4 (empat) yang dimaksud adalah 1.Lebar (barusan,selesai) menjalankan ibadah puasa. 2. Luber ( lebih,keluar) mengeluarkan zakat . Baik zakat fitrah,maal,infak maupun shadaqah. 3. Lebur ( hancur,hilang) segala dosa yang pernah dibuatnya. 4. Labur (mengecat putih) mengembalikan pada kesucian.

Parikan (pantun jawa) yang menggunakan kata kupat, a.l :Sego kupat duduhe santen,menawi lepat nyuwun pangapunten. Sego kupat santene klopo,menawi lepat nyuwun pangapuro. Sego kupat gado-gado,menawi lepat ojo dipindho.

Sulistiyo Hadi

/sulistiyonopurwantohadi

Minat pada dunia pendidikan, kesenian dan sosial keagamaan.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article