Sandrina Azzahra: Penari Cilik yang Ajaib

07 April 2013 12:54:58 Diperbarui: 24 Juni 2015 15:35:10 Dibaca : Komentar : Nilai :
Sandrina Azzahra: Penari Cilik yang Ajaib
Sandrina,penari cilik ajaib itu. Gambar:seputarwanitaanak.blogspot.com

Sandrina,penari cilik ajaib itu. Gambar:seputarwanitaanak.blogspot.com
Dahulunya , saya berpikir – apa2-an mengadakan perlombaan kok dalam bidang yang ber-lain2-an , berbagai bakat tertampung disana. Maksud saya dalam acara IMB / Indonesia Mencari Bakat , yang disiarkan oleh Trans Teve setiap hari Sabtu dan Minggu , jam. 18.00 sampai selesai. Sesudah saya perhatikan , ternyata bisa juga menilai sesuatu/bakat yang berbeda. Caranya dengan polling pemirsa teve – yang terbanyak mendapay suara via SMS , itulah yang menang. Pada awalnya saya kurang memperhatikan , tetapi setelah mulai ketiga besar , saya menjadi amat tertarik. Yang diunggulkan adalah : Sandrina Azzahra, penari jaipong – Vina Chandrawati, pelukis pasir dan Joshua Pangaribuan , seorang penyanyi solo. Menurut saya memang ketiganya patut diunggulkan dalam bidang masing2 – tetapi saya tertegun dengan salahsatunya , yaitu Sandrina Mazaya Azzahra. Ternyata Sandrina bukan hanya gadis cilik penari jaipong saja, tetapi terbukti , atas tantangan juri2 , dia juga bisa menarikan aneka tarian daerah lain Indonesia, sehingga dia pantas dijuluki penari Indonesia. Bahkan kemarin dia berhasil menarikan kombinasi tari breakpong , suatu paduan antara break-dance dan jaipong. Penari cilik ajaib ini benar2 bisa memikat penonton dan pemirsa IMB dengan lenggang-lenggoknya yang memukau, decak kagum , luwes , atraktif dan saya bisa tergelak saat dia menarikan NEKU , Nenek-Kuat, suatu tarian yang bukan main tentang seorang nenek tua tetapi masih gesit , bahkan bisa mengangkat barbell buesar dengan tangguh. Gayanya yang kocak dengan make-up nenek tua ompong lincah bisa membuat setiap orang – bahkan 4 orang juri tertawa ter-gelak2 kagum. Sandrina dilahirkan di Bogor 11 tahun yang lalu pada tanggal 8 Juli 2001, Jawa/Sunda. Murid SDN I Panagaran Bogor ini pernah memperoleh MURI karena pernah menari solo 24 jam nonstop , dia juga amat menyukai modern dance, fashion show dan hip-hop. Ketika ditanya – dia mendapat inspirasi dari siapa kok jadi suka menari ? Dia berkata amat suka dengan Inul Daratista dan tarian2 India , ngefans dengan Shahrukh Khan , pernah mendapat piala walikota tiga kali dan ingin tetap menjadi penari sampai tua nantinya Ingin tetap melestarikan budaya bangsa , yaitu bidang seni tari. Dan sore nanti , jam 18.00 , dia akan ditantang oleh pemenang duel antara Vina Chandrawati , si pelukis pasir dengan Joshua Pangaribuan , penyanyi solo bersuara melankolis-romantis . Saya ingin mengikuti menyaksikan . melihat dengan greget dan debar yang menyenangkan dan terkagum – saya kadang geli melihat Sandrina – bocah kecil imut dengan kepiawaian yang mentakjubkan – bocah yang tampak ter-bata2 dan malu2 dalam kondisi luar panggung jika disapa oleh para juri dan presenternya. Tetapi sontak berubah perangai jika sudah menari di panggung – seperti yang di- katakana oleh Soimah ( Jos gandos kotos-kotos ) salah satu juri IMB , bahwa : “ Kalau ngelihat kamu menari di panggung , seperti bukan Sandri biasanya , tapi kayak kesurupan- bisa menjiwai tokoh yang dilakoni -- tidak usah di ragukan lagi kemampuan kamu “. Saya setuju dengan yang dikatakan oleh Soimah dan juri2 lainnya yang tidak kalah kagumnya menyaksikan kepiawaian Sandrina. Mudah2-an Sandrina tetap rendah hati dan tetap berlatih dengan giat – tidak besar kepala dan terjebak oleh pujian2 yang diterimanya bertubi-tubi seperti itu. Anda tidak percaya dengan kehebatan Sandrina ? – Nanti , jam 18.00 di acara IMB Trans teve, kita bisa saksikan bersama dan kita bisa berkomentar melihat kiprahnya Sandrina , seorang penari Indonesia yang ajaib. Semoga semua berjalan mulus dan apik.

Siti Swandari

/sitiswandari

TERVERIFIKASI

terbuka, ingin bersahabat dengan siapapun dan dimana saja,with heartfelt wishes. gemini, universitair, suka baca, nulis , pemerhati masalah sosial dan ingin bumi ini tetap nyaman dan indah.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article