HEADLINE HIGHLIGHT

Menghadirkan Mbok Jamu di Hotel

15 Juni 2012 12:49:15 Dibaca :
Menghadirkan Mbok Jamu di Hotel
Mbak Jamu sedang melayani pengunjung Hotel

Back to nature memang sedang in, apalagi jika kegiatan ini berhubungan dengan budaya luhur bangsa Indonesia. Salah satu budaya warisan nenek moyang yang masih diminati ini adalah  jamu.

Jamu merupakan minuman khas Indonesia yang turun temurun dinikmati dengan khasiat beragam. Namun, era perdagangan bebas membuat jamu harus bersaing ketat dengan kehadiran obat tradisional impor yang biasanya berasal dari negara Cina dan membanjiri pasar obat dalam negeri. Keberadaan jamu sendiri semakin langka dan tidak populer, padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman etnobotani yang luar biasa.

Belum lagi ada perlakuan produsen jamu yang kerap membuat resah masyarakat dengan menambahkan zat-zat kimia tanpa takaran yang jelas. Jika lantas si pasien terus mengkonsumsi jamu dengan tambahan obat-obatan khusus disinyalir akan menimbulkan efek samping berupa penyakit lain dengan tingkatan stadium yang lebih parah.

Untuk itulah, jamu harus dibersihkan dari praktik-praktik yang menurunkan popularitasnya. Salah satu caranya adalah adanya dukungan dari pemerintah dalam pengembangan pengolahan jamu tradisional. Dukungan akan eksistensi jamu juga bisa dilakukan dengan cara lain, semisal yang dilakukan Hotel Grand Cempaka - Jakarta. Dalam memperkenalkan dan melestarikan keberadaan jamu khas Indonesia ini, Grand Cempaka menghadirkan "mbok  jamu" sekaligus dengan "bakulnya.

1339763641986109699
Penikmat jamu sedang antri menanti ramuan Mbak Jamu
1339763774360514904
Menikmati khasiat jamu dan pelayanan yang ramah
Menurut si Mbak Jamu, dia dan ibunya yang meracik jamu-jamu nikmat ini. Rasanya luar biasa. Segar dan menumbuhkan rasa penasaran pengunjung hotel untuk mencicipinya. Jamu yang ditawarkan sama dengan jamu gendong yang biasa dijajakan, semisal jamu beras  kencur, kunyit asam, pahitan, atau jahe hangat.

Pengunjungpun antusias menikmati hidangan tradisional ini, terlebih lagi para turis asing atau tamu dari luar jawa yang memang jarang menemukan jamu gendong. Beberapa hotel memang sudah terlihat menyediakan suguhan jamu tradisional yang disandingkan dengan hidangan mancanegara. Sudah saatnya jamu menjadi tuan rumah di negeri Indonesia ini.

Siti Mugi Rahayu

/sitimugirahayu

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Saya seorang guru yang tertarik pada pendidikan yang humanis.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?