Bahaya Gadget untuk Kesehatan

17 Mei 2017 13:38:48 Diperbarui: 17 Mei 2017 13:42:38 Dibaca : 148 Komentar : 0 Nilai : 1 Durasi Baca :

Assalamualaikum,

Hay, Selamat Malam dan salam sehat Untuk kita semua guys

Mau Berbagi Tentang Kesehatan Mata nih, khususnya akibat dari penggunaan handphone berlebihan alias yang dikenal oleh anak-anak sekarang adalah Gadget,

Berdasarkan Hasil Survei dari beberapa remaja tentang gadget ini, Mereka beranggapan 1 hari tanpa gadget adalah hal yang paling menyakitkan, pokoknya kalau 1 hari tanpa pegang hanphone serasa mau mati, hehehe Miris kan ? (Kebutuhan guys, katanya )

 KAMU TAU ?

Bagaimana Posisi Gadget saat ini ? bagaimana barang kecil itu merusak organ organ kita? Sudah berapa banyak orang yang kelihatan penglihatanya karena Gadget ?

 Ini dia, di renungi yah … J

Ada beberapa hasil penelitian (dari “ELECTRICAL SENSITIVITY”nya Prof. Dr.dr.anies, M.Kes,PKK ) yaitu sebagai berikut:

  • Penelitian di Finlandia, radiasi elektromagnetik telepon seluler selama 1 jam mempengaruhi produksi protein pada sel. Meskipun tdk harus membahayakan kesehatan, tetapi jika terjadi pd sel otak dpt berakibat fatal.
  • Laporan dari European Journal of Cancer Prevention Augst 02 menyatakan pengugnaan HP lebih rentan bagi timbulnya kanker orak daripada tdk pernah menggunakannya sama sekali
  • ICNIRP (International Comission on Non Ionizing Radiation Protection) dan FCC (Federal Communication Commision) menyatakan telepon seluler aman, meskipun wajib bagi produsen mencantumkan tingkat pajanan radiasi SAR (Spesific Absorption Rate) pada buku manualnya
  • Meskipun emisi telepon seluler sangat kecil, apabia berada di dekat kepala selama beberapa menit dpt menaikan suhu di sel-sel otak sekitar 0,1 derajat C.

BISA DI BAYANGKAN KAN ?

Memang setiap yang kita lakukan sedikit yang tidak menggunakan media gadget atau elekttronik lainya, saya membuat artikel ini kan juga pakai gadget J

Hmmm, Gunakanlah, tapi yang sewajarnya okey…

Guys,  Di Indonesia Ada sekitar 15 juta orang di seluruh dunia yang buta karena katarak, penyebab utama kebutaan di dunia ini. Katarak terbentuk bila protein di lensa mata pecah, bergumpal, dan terjadi penumpukan pigmen yang mengaburkan lensa. Katarak adalah salah satu dampak jangka panjang dari radiasi UV dan radiasi lainya.  Sebenarnya, diperkirakan hingga 20 persen katarak disebabkan atau diperparah akibat terlalu sering terkena sinar matahari.

Sungguh menyedihkan, daerah yang disebut sebagai sabuk katarak di sekitar khatulistiwa mencakup negeri-negeri yang mayoritas penduduknya miskin. Karena itu, jutaan orang miskin di Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Asia menjadi buta karena mereka tidak mampu membayar operasi untuk menyingkirkan katarak.

Saat ini penggunaan gadget seakan sudah menjadi kebutuhan yang sulit di lepaskan dari kegiatan sehari-hari. Banyak orang yang menggunakan gadget untuk mempermudah tugas dan pekerjaan atau sebagai pengisi waktu luang. Tanpa disadari penggunaan gadget secara terus menerus dapat mengakibatkan berbagai masalah pada mata,seperti mata lelah ,merah, penglihatan yang buram, mata kering hingga iritasi ringan. Berikut beberapa kegiatan yang perlu dibatasi dalam penggunaan gadget

Bermain Games

Beberapa pakar berpendapat bahwa bermain video games terlalu lama dalam jangka panjang akan menimbulkan resiko mata minus atau rabun jauh bagi seseorang, sebagaimana efek yang ditimbulkan saat kita terlalu lama bermain komputer. Efek lainnya antara lain kelelahan mata, pandangan kabur, hingga sakit kepala yang muncul saat kita sudah asyik dengan permainan dan lupa untuk beristirahat. Masalah penglihatan yang disebabkan video games adalah karena mata yang tidak lagi terfokus pada permukaan yang datar namun secara terus menerus akan merubah fokus sehingga kelelahan mata akan timbul. Mata cenderung "terkunci” ke dalam layar dan hal ini dapat menyulitkan mata untuk fokus pada objek lain bahkan dalam waktu lama setelah selesai bermain. Selain itu, mata juga akan jarang berkedip dan menyebabkan kekeringan.

Bekerja Menggunakan Laptop atau Komputer

Sebenarnya layar komputer atau laptop tidak menimbulkan radiasi yang berbahaya bagi mata. Namun terkadang kita yang salah dalam menempatkan dan mengatur cahaya dari layar tersebut. Jika Anda kerap beraktivitas menggunakan laptop atau komputer, sebaiknya letakan monitor sekitar 50-60 sentimeter dari mata. Penerangan dari laptop tidak boleh terlalu terang dan tidak boleh terlalu redup. Jadi, cahaya laptop sebaiknya sedang dan ada penerangan di ruangan (di atas) laptop. Ada sebagian orang yang memasang alat pengurang paparan ultraviolet pada layar monitor. Sebenarnya efeknya tidak terlalu optimal.

Dan yang terpenting, istirahatkan mata Anda setiap 20 menit sekali.

Smartphone dan Tablet

Smartphone dan tablet banyak sekali di gunakan untuk membaca email ,sms,browsing internet sampai untuk menonton video. Dari studi yang telah dilakukan menunjukan bahwa kelelahan mata dapat terjadi apabila kita melihat melalui screen yang kecil dalam durasi yang lama.Umumnya orang menggunakan smart phone dan komputer tablet dengan jarak yang lebih dekat dari pada membaca buku atau koran sehingga mata menjadi lebih cepat lelah. Memperbesar ukuran font pada gadget dan mengatur jarak kira-kira 30 – 40 cm dari mata dapat membantu mengurangi gejala mata lelah.

Terapkan 'eye exercise' untuk mengurangi dampak buruk dari penggunaan gadget.Terapkan aturan 20/20 artinya luangkan waktu 20 detik untuk melihat benda benda sejauh 20 meter setiap 20 menit saat menggunakan gadget. Gunakan gadget dengan cara yang tepat sehingga Anda dapat menggunakannya dengan nyaman dan penglihatan tetap aman. (DK/RI)

HATI HATI UNTUKMU YANG DI SETIAP HARINYA MENGGUNAKAN GADGET, SAYANGI TUBUHMU… KARENA SEHAT ADALAH HAL TEPENTING DI DALAM HIDUP…

SAYANGI MATAMU

GUNAKAN GADGET DENGAN CARA YANG AMAN YAH GUYS

Assalamualaikim warahmatullahi Wabbarakatu

Salam sehat  J


KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL kesehatan

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana