RyanD
RyanD

Investment Enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi highlight

Apakah Bitcoin Bisa Dijadikan Alat Investasi?

19 Mei 2017   12:43 Diperbarui: 19 Mei 2017   15:16 243 2 1
Apakah Bitcoin Bisa Dijadikan Alat Investasi?
Ilustrasi (Luno.Com/id)

Definisi investasi menurut Wikipedia adalah suatu istilah dalam bidang keuangan dan ekonomi yang berkaitan dengan akumulasi aset  dengan suatu harapan bisa memberikan keuntungan di masa depan.

Menurut pendapat penulis, syarat utama agar suatu aset bisa dijadikan alat investasi adalah berkembangnya nilai aset tersebut dalam jangka panjang. Beberapa alat investasi yang sudah umum digunakan adalah deposito, reksadana, saham, obligasi, properti dan lainnya. Bahkan ada beberapa alat investasi yang bisa disebut eksotik seperti lukisan, mobil, perangko dan yang sangat menarik perhatian penulis adalah tas bermerek mahal seperti LV, Hermes dan lainnya ternyata juga bisa dijadikan alat investasi.

Sekarang ini jaman sudah semakin maju dan mulai muncul beberapa aset yang menurut penulis bisa juga dipertimbangkan sebagai salah satu alat investasi. Misalnya Bitcoin

Bitcoin adalah suatu cryptocurrency (mata uang yang didasarkan pada sistem sandi) dan sistem pembayaran digital yang ditemukan oleh seorang atau grup programer bernama Satoshi Nakamoto. Sampai sekarang belum ada yang tahu persis siapakah Satoshi Nakamoto.

Bitcoin hanyalah salah satu cryptocurrency yang ada di dunia, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2009. Bitcoin sendiri sebenarnya adalah sebuah perangkat lunak yang berdasarkan pada cryptography (seni atau ilmu pembuatan dan pemecahan sandi)  yang bersifat open source.

Sistem untuk mendata Bitcoin adalah dengan metode crowd sourcing, jadi banyak pihak yang semuanya menyetujui konsensus bahwa Bitcoin berharga. Ribuan komputer akan membentuk jaringan untuk mendata transaksi Bitcoin, setiap transaksi akan diverifikasi oleh jaringan komputer ini.

Bitcoin bisa didapatkan dengan cara menukarkan uang Anda ke Bitcoin sama seperti menukarkan uang ke money changer. Atau yang kedua dengan cara Bitcoin Mining, sebuah kegiatan untuk memecahkan sandi dan memperoleh Bitcoin sebagai hadiahnya.

Mengutip Luno.com, nilai Bitcoin sama dengan alat investasi seperti saham ditentukan oleh perbandingan antara jumlah permintaan dan penawaran. Atau bisa dikatakan sebagai pasar yang sempurna karena tidak ada campur tangan pemerintah.

Sumber Coindesk.com
Sumber Coindesk.com

Seperti bisa dilihat dari grafik di atas, dari tahun 2010 sampai sekarang nilai Bitcoin dibanding dengan US Dollar (USD) terus meningkat. Pada tahun 2010 nilai 1 Bitcoin adalah sekitar  USD 0,06 dan pada bulan Mei 2017 nilai 1 Bitcoin telah mencapai sekitar USD 1.700-1800.

Artinya dalam kurun waktu 7 tahun peningkatan nilai Bitcoin mencapai sekitar 2800 kali lipat. Sangat mengagumkan. Namun pada  tahun 2013 nilai Bitcoin sempat menanjak ke sekitar USD 900 dan turun ke USD 240 di tahun 2015, hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin juga memiliki resiko yang mirip dengan investasi saham. Namun dalam jangka panjang (5-10 tahun) nilai pengembalian Bitcoin cukup menjanjikan.

Keamanan Bitcoin, private key adalah sarana keamanan Bitcoin. Artinya setiap Bitcoin memiliki kode unik tersendiri yang juga akan ditunjang oleh Bitcoin Wallet. Bitcoin Wallet juga memiliki sistem keamanan tersendiri. Dengan kedua alat keamanan ini, penulis pikir Bitcoin cukup aman.

Beberapa negara besar seperti Amerika Serikat , Canada, Australia, Jepang, Russia dan Singapore sudah mengakui Bitcoin sebagai salah satu alat pembayaran.

Mengutip wikipedia pada tahun 2015 sudah ada sekitar 100.000 tempat yang menerima pembayaran dengan Bitcoin. Mungkin tahun 2017 sudah jauh lebih banyak lagi.

Melihat perkembangan nilai Bitcoin dalam jangka panjang dan juga mulai banyak tempat dan negara yang mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Bitcoin bisa dipertimbangkan sebagai salah satu alat investasi.


Salam Kompasiana