HIGHLIGHT

Sisi Lain Jakarta dalam Sebuah Garis

05 Mei 2012 00:06:38 Dibaca :
Sisi Lain Jakarta dalam Sebuah Garis
Patung Pemanah Kembar di kompleks olah raga Gelora Bung Karno

Jakarta sebagai ibukota negara sekaligus kota metropolitan yang dihuni belasan juta jiwa penduduknya, tentu memiliki cerita tersendiri untuk warganya. Sebagai kota yang dahulunya bernama Sunda Kelapa sebelum berganti nama menjadi Batavia hingga saat ini Jakarta, kota yang konon tak pernah tidur selalu menyisakan kisah baik pendatang maupun yang telah lama bermukim. Hiruk pikuk Jakarta yang seolah menjadi kota serba ada, mulai dari pemerintahan, industri, budaya, pariwsata, olah raga dan pusat perekonomian. Menjadikan kota yang berulang tahun pada 22 Juni ini, seolah penuh sesak akibat ketidak mampuan dalam mengatasi beban warganya. Macet, banjir, kebakaran, kriminalitas, tawuran pelajar serta berbagai persoalan yang terdapat di Jakarta, seolah menjadikan santapan sehari-hari. Belum lagi mengenai faktor kesenjangan sosial yang tampak nyata dan mudah terlihat siapa saja dengan banyaknya pusat perbelanjaan dan gedung megah sementara tepat di sebelahnya terdapat pemukiman kumuh di pinggiran sebuah sungai berwarna kecokelatan. Meski begitu, Jakarta tetaplah menjadi daya tarik dan magnet utama dalam menarik kaum pendatang yang berasal dari pelosok nusantara. Karena hanya di Jakarta, yang menyediakan beragam macam hiburan yang dikemas dengan balutan eksotisme dan keindahan semu. Ibarat anomali dalam hidup di rimba beton...

1336173029222560157
Pemandangan Istana Negara dari tugu Monas
Monas atau Monumen Nasional sebagai ikon kota Jakarta tentunya merupakan tempat rekreasi yang paling sering di kunjungi warganya. Selain murah dan letaknya yang strategis karena berada di pusat kota, salah satu daya tariknya adalah dengan menaiki hingga puncak. Di bawah lidah api yang merupakan terbuat dari sepuhan emas, pengunjung dapat melihat pemandangan menarik di Jakarta dan sekitarnya. Gunung Gede di selatan, kepulauan Seribu di utara, kawasan industri dari arah timur serta padatnya perumahan penduduk di sebelah barat. Selain itu juga, kita dapat melihat ke arah istana seraya mengintip aktivitas langsung dari para penghuninya walau sedikit terhalang rerimbunan pohon.

*      *      *

1336174026236203267
Taman Menteng yang dahulunya adalah stadion sepak bola Persija

*      *      *

13361722741947181383
Jakarta dan Palembang sebagai tempat penyelenggara SEA Games 2011

*      *      *

1336172320695334205
Pertandingan Semifinal Indonesia vs Vietnam di stadion Gelora Bung Karno

*      *      *

13361723711558322493
Patung Dirgantara yang dikenal dengan Tugu Pancoran

*      *      *

13361724303246878
Para pedagang bersandar dibawah gemerlapnya lampu-lampu di Tugu Selamat Datang

*      *      *

1336172459784011672
Stasiun Gambir salah satu pintu masuk dan keluar kota Jakarta

*      *      *

13361725072099222047
Jembatan layang Tomang tertinggi di Indonesia dengan latar salah satu mal terbesar

*      *      *

1336172561840302560
Jika musim hujan maka antara tinggi air dan jembatan dapat sejajar

*      *      *

1336172614769772149
Sarana hiburan malam warga Jakarta yang hobi berolah raga wall climbing

*      *      *

13361726772145411434
Jembatan darurat dari sebatang kayu pengbung dermaga dan kapal nelayan

*      *      *

13361727191069119651
Turis asing menikmati sensasi memotret senja di pelabuhan Sunda Kelapa

*      *      *

13361727591009206085
Topeng Monyet, salah satu hiburan jalanan warga Jakarta

*      *      *

Baca juga Weekly Photo Challenge [WPC] sebelumnya. WPC 1: Melihat Cahaya WPC 2: BW Photography WPC 3 : weekly-photo-challenge-garis Dan beberapa tema lain di Group Kampret

*      *      *

Foto-foto koleksi pribadi. - 05 Mei 2012

Choirul Huda

/roelly87

TERVERIFIKASI (BIRU)

Penulis di Kompasiana (Kompasianer) yang hobi reportase untuk menulis catatan harian, musik, olahraga, fiksi, dan sebagainya. @roelly87 (www.roelly87.com)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?