Ris Sukarma
Ris Sukarma

Pensiunan pegawai negeri, sekarang aktif dalam pengembangan teknologi tepat guna pengolahan air minum skala rumah tangga. Ingin berbagi dengan siapa saja dari berbagai profesi dan lintas generasi.

Selanjutnya

Tutup

Banyak Minum Air Mencegah Serangan Jantung, Benarkah?

11 April 2012   09:09 Diperbarui: 25 Juni 2015   06:45 1707 0 0

Serangan jantung sudah menjadi penyakit masyarakat masa kini. Penyakit jantung menyerang semua orang: tua, muda, kaya maupun miskin. Serangan jantung datang secara mendadak, dan berujung pada kematian. Banyak uang terbuang percuma untuk mencegah penyakit yang menakutkan ini. Tapi, tahukah anda bahwa banyak minum air bisa mencegah serangan jantung? Inilah beberapa rahasia tentang kegunaan air bagi kita sebagaimana diungkapkan oleh Leo Babauta dalam Dumb Little Man – Tips for Life.


Kenapa air begitu penting? Air merupakan kebutuhan dasar manusia, tanpa makanan kita bisa tahan seminggu. Tapi tanpa air, dalam beberapa hari kita akan mengalami dehidrasi dan kematian akan segera menjemput.


Meskipun air banyak terdapat disekitar kita (apalagi kalau sedang banjir), tapi ternyata jumlah air tawar di muka bumi ini hanya tiga persen, sisanya adalah air laut yang asin dan tidak bisa diminum. Dari yang tiga persen air tawar ini, ternyata 68,7 persennya ada di kutub dalam bentuk gunung es yang membeku, dan 30,1% terkubur di bawah tanah dalam bentuk aliran air tanah. Siapa yang mau menarik gunung es dari kutub untuk memenuhi kebutuhan air tawar kita?


Air yang mengalir di sungai-sungai dan tergenang dalam danau-danau ternyata hanya 0,3 persen dari seluruh air yang ada di muka bumi. Jadi kita sepatutnya bersyukur apabila kita tinggal di tempat dimana air banyak mengalir, dibandingkan dengan saudara-saudara kita yang tinggal di NTT misalnya, atau orang-orang yang tinggal di gurun-gurun pasir.


Ada sembilan alasan mengapa kita perlu banyak minum air setiap hari. Pertama, air akan mengurangi berat badan. Ini berita gembira bagi mereka yang ingin tetap langsing. Air ternyata merupakan terapi paling baik untuk mengurangi berat badan karena air akan menggantikan minuman-minuman berkalori tinggi yang biasa kita minum, seperti soda atau air jus, atau bagi peminum minuman beralkohol. Air tidak memiliki lemak, kalori dan gula, dan jelas tidak bikin mabuk!


Kedua, minum air banyak-banyak akan menurunkan resiko serangan jantung. Sebuah studi yang dilakukan American Journal of Epidemiology pada tahun 2002 menemukan bahwa mereka yang meminum lima gelas air setiap hari akan mengurangi resiko serangan jantung sampai 41%, dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari dua gelas sehari.


Alasan ketiga, air adalah pembangkit energi. Apabila anda pernah mengalami dehidrasi atau kekurangan air dalam badan, meskipun hanya 1 atau 2 persen saja, badan akan terasa lemas tidak bertenaga. Apabila anda merasa haus itu tandanya badan anda kekurangan air, dan ini akan menyebabkan kelelahan, kelemahan otot dan pusing-pusing.


Keempat,air dapat menyembuhkan sakit kepala. Memang banyak penyebab sakit kepala, tapi seringkali itu disebabkan karena kurang minum. Kelima, air akan membersihkan kulit anda. Tentu dampaknya tidak langsung terlihat, tapi dengan rajin minum air, dalam seminggu dampaknya sudah akan terasa.Keenam, air membantu pencernaan. Perut kita memerlukan air yang cukup agar pencernaan berjalan dengan baik. Kadang air juga bisa menyembuhkan asam lambung.


Ketujuh, air adalah cairan pembersih. Air digunakan oleh badan kita untuk menghilangkan racun dan kotoran dari tubuh kita. Kedelapan, air dapat mengurangi resiko kanker yang berkaitan dengan proses pencernaan. Meminum air secukupnya terbukti dalam mengurangi resiko kanker usus sampai 45 persen. Minum banyak air juga akan mengurangi resiko kanker kantung kemih sampai 50 persen dan berpotensi mengurangi resiko kanker payudara.


Terakhir, alasan kesembilan, air menyebabkan kita bisa berolah raga dengan lebih baik. Dengan meminum air, keringat yang keluar dari tubuh akibat kegiatan olahraga dapat segera tergantikan.


Pertanyaannya sekarang, berapa banyak sebaiknya kita minum air. Ini mungkin berbeda antara satu orang dengan yang lain, juga tergantung berat seseorang. Yang penting, minum air tidak harus menunggu sampai haus. Yang terbaik adalah meminum air secara berkala satu gelas pada waktu bangun tidur, satu gelas setelah sehabis makan, satu gelas pada waktu diantara makan, dan jangan lupa minum air sebelum dan sesudah berolah raga. Air yang diminum juga tentunya air bersih yang telah memenuhi syarat-syarat kesehatan.


Beberapa tip di bawah ini mungkin perlu dipertimbangkan: (i) bawalah air dari rumah kemanapun kita pergi, sehingga kita bisa minum secara berkala; (ii) apabila biasanya anda minum air soda atau jus (atau mungkin minuman dalam kaleng atau beralkohol), gantilah sekarang dengan segelas air; (iii) daripada membeli air botolan atau air kemasan, belilah saringan air* yang bisa mengolah air ledeng dirumah, sehingga bisa sekaligus mengurangi beban pengeluaran anda; (iv) berolahragalah secara rutin karena olahraga akan menyebabkan kita minum air lebih banyak; (v) cobalah catat dalam buku catatan harian anda, berapa gelas anda minum air setiap hari, ini penting untuk menjaga agar kebisaan baik ini tetap terpelihara.


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


*Catatan: air sumur atau ledeng yang diolah dengan pengolahan air rumah tangga seperti saringan keramik terbukti mampu menghilangkan bakteri E Coli sampai 99.88%, sehingga aman untuk diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu.