Sepenggal Harapan PSSI

16 Mei 2012 16:47:07 Dibaca :

Berita seputar liga Champion telah marak menghiasa media, berbagai prediksi telah disampaikan oleh masing-masing pendukung, diikuti dengan alasan beragam mengapa mereka bisa juara. pendukung Bayer Munich yakin mereka bisa juara karena mereka yakin dengan menjadi tuan rumah. dan banyak lagi alasan yang lain. Pendukung chelsea juga yakin mereka akan menjadi juara karena mampu mengatasi Barcelona yang sementara ini dinggap tim yang sebenarnya terbaik untuk saat ini.  Tapi inilah sebuah presiksi yang terkadang belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Dibalik pesona liga champion yang akan hadir beberapa hari kedepan telah enghipnotis kita semua selaku pecinta dan penikmat hiburan yang namanya " SEPAK BOLA". tetapi di dalam benak kami sambil minum kopi hangat ditemani angin semilir, angin malam yang mambuat lamunan ini semakin nyata, Mengapa mereka semua bisa melakukan itu semua, mengapa pemain bisa menujukan seni bola sedemikian hebatnya, sehingga penonyonpun di buat ter gila- gila. Mengapa mereka manyak dijagokan oleh penonton; ada supporter, ada pemirsa orang yang melihat televisi yang terkadang mereka hanya ingin tahu tentang tim yang masuk liga champion, atau ada orang yang hanya sekedar penasaran dari apa yang didengar dengan hebohnya di sekitarnya.

Inilah sepak bola, "S E P A K  B O L A" Sebuah hasil mahakarya perpaduan; kelenturan, kekuatan, imajinasi, kecerdasan, ketepatan, dan seni yang dipadu dengan emosi. Inilah yang menyihir kita tanpa sengaja melihat sifat keduniawian ( amarah, benci, suka, cinta, fanatisme dll ). Tapi semua itu bisa berjalan seiring sejalan dengan aturan yang ada. aturan siapa dan dipimpin oleh siapa? tentu jawabanya sederhana FIFA. Bethul apa bethul ? untuk apa aturan itu dibuat tentu untk menselaraskan tontonan yang tidak hanya di tonton ttapi juga menjadi tuntunan. Malam semakin larut lamunanku terbayang akan negara ku INDONESIA.  ada apa dengan negeri ku?. Ada apa dengan PSSI ku?. Di jalan, di bus, di kereta, di kantor, di pasar, mereka telah terbelah menjadi dua; Ada KPSI, ada PSSI.

Dua pendapat telah mebuat kegalauan di seatero negri ini atau mungkin sa dunyo, weleh-weleh........ kembali ke lamunanku, so siapa yang paling tepat untuk menyelaraskan sifat Keduniawian ( krn adanya cuma di dunia sih, maaf ini sebutan dari perasaan ane aja) PSSI KAH ATAU KPSIKAH?. ENTAR JAWAB SENDIRI.

Tapi yang paling mengagumkan dari KPSI dan PSSI munculnya seorang pencinta bola eh ternyata bukan dari negri ane sendiri yang begitu mencintai negri ane mungkin melebihi cinta ane, BUKTI nyata telah dipublikasikan apa itu? http://bola.okezone.com/read/2012/05/10/419/627060/kurikulum-sepakbola-membangun-sepakbola-dari-rumah. so disini ane terdiam.

GOOD JOB, I wish Indonesia will be best tim in south asia( ga berani muluk dulu) ah. terasa cape deh. salam kenal buat om-om saya di kompasiana. dari pinggir gunung yang jauh dari polusi udara. Maafin belebotan bahasanya.

Rahmat Wedang

/rahmatjaim

ORANG YANG INGIN TERUS BELAJAR BIJAK
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?