Kecerobohan Wartawan Dalam Informasi "Bubu" Syahrini, Pra Konpers Hari Ini

14 Mei 2012 09:34:46 Dibaca :

tadi Syahrini mengadakan konferensi pers mengenai status hubungannya dengan pacarnya sekarang yang disebut "bubu" a.k.a Raja Syazni.  konpers ini diliput oleh semua media massa hari ini hingga memenuhi semua halaman slot tayangan infotainment di hampir semua media massa yang ada di Indonesia.


sebelumnya diberitakan berbagai informasi yang beredar mengenai pacar syahrini yang menyedot perhatian banyak pihak di Indonesia.


lepas dari itu, informasi mengenai syahrini memang sungguh sangat masif sejak rekaman lagu nya bersama duda Krisdayanti, Anang, menyebar luas pada masyarakat. dan ini menjadikannya seorang yang mendapat perhatian banyak pribadi lain di Indonesia saat ini.


antara penting dan tidak penting, keberadaan syahrini dalam perhatian banyak orang di Indonesia saat ini, layak untuk dijadikan cermin mengenai diri sendiri dalam menyikapi "keumuman" kehidupan masyarakat Indonesia sesungguhnya dalam bersikap.


Syahrini, jika melihat sepak terjangnya dalam dunia perhatian remeh temeh hiburan Indonesia, merupakan seorang dengan riwayat kehidupan yang tidak istimewa. tidak membanggakan, tidak dapat juga dikatakan memalukan. dengan pengaruhnya yang menjadi variabel pengambilan keputusan dunia hiburan di tanah air, dengan uang yang beredar pada dunia itu serta bahan pengisian rehat kehidupan yang cukup berarti dalam tatanan rutin general masyarakat Indonesia, Syahrini yang dari Sukabumi saat ini merupakan Syahrini yang pola pikirnya sederhana, dengan ambisi , determinasi dan keberuntungan yang menonjol sebagai salah satu Individu di antara ratusan juta Individu lain yang berada di Indonesia.


dan salah satu yang menarik di antara menonjolnya syahrini saat ini baru-baru ini adalah pemberitaan mengenai seseorang yang merupakan orang penting dalam hidup syahrini yaitu pacarnya.


sebelumnya syahrini sering diberitakan oleh wartawan dan dikonsumsi oleh masyrakat luas di Indonesia bahwa ia memiliki seorang pacar yang disebutnya "bubu".


dalam berbagai pemberitaan media selanjutnya --dan cukup aktual, baru saja terjadi--, dipercayai oleh jutaan pemerhati kehidupannya bahwa pacar "bubu": syahrini adalah seorang yang tidak nyata, dengan segala kutipan-kutipan yang dilontarkan Syahrini kepada wartawan mengenainya kebanyakan adalah palsu.


satu yang paling menjadi sumber kenyataan tersebut adalah mengenai pernayataan seorang selebirtis lainnya di Indonesia, Rico ceper, bahwa sang bubu syahrini adalah seorang yang merupakan salah seorang pengusaha berdarah batak dari bogor yang merupakan mantan pacar Syahrini sendiri.


hal ini menjadikan kenyataan bahwa "bubu" syahrini adalah palsu, kian benar karena dalam berita sebelumnya diumumkan oleh syahrini bahwa sang pacar adalah seorang berkewarganegaraan malaysia.


yang menyedihkan dari polemik pemberitaan kian benarnya kepalsuan syahrini adalah bahwa wartawan yang memberitakan mengenai bubu syahrini adalah seorang mantan pacarnya, adalah mengenai sumber pemberitaan itu sendiri yang berasal dari pembuktian asal yang tidak teliti.


sang sumber berita yang diberitakan dalam berbagai media seperti disini http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Bubu-Syahrini-Berasal-Dari-Bogor dan disini : http://www.tempo.co/read/news/2012/05/10/219402918/Rico-Ceper--Si-Botak-itu-Sammy-bukan-Bubu menyebut bahwa pacar syahrini dapat dikonfirmasi sebagai seorang yang bukan seperti yang dimaksud Syahrini sebelumnya, dengan hanya bermodalkan hubungan telepon dan sekelebat tayangan gambar dari sang sumber. Sesuatu yang mengambarkan mengenai cukup cerobohnya metode kerja wartawan media hiburan tanah air.


dan ini menyebabkan Syahrini dan Bubu mengadakan konferensi pers hari ini di depan semua wartawan seperti yang kita, masyarakat luas Indonesia ketahui bersama, rasakan, sebenarnya tidak perlu terjadi.

Febrian Arham

/prontzthetounz

TERVERIFIKASI (HIJAU)

alumni DIII STAN' 04, (harusnya) DIV STAN' 08
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?